Share Like
Simpan

Apakah Ibu hobi memasak? Membuat sendiri makanan saat sedang hamil memang lebih disarankan karena bisa menentukan bahan dan rasa sesuai selera. Namun, Ibu perlu berhati-hati dalam proses pembuatannya agar daging, sayur, dan buah yang digunakan tidak terkena bakteri dari alat masak yang digunakan.

Agar makanan yang dimasak tetap memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan serta aman dikonsumsi, yuk perhatikan hal-hal berikut:

1. Kebersihan 

Sebelum memasak, pastikan tangan dan seluruh alat masak dalam keadaan bersih. Cucilah tangan selama 20 detik menggunakan air dan sabun. Sayur dan buah yang akan digunakan untuk membuat makanan ibu hamil juga perlu dicuci di bawah air yang mengalir sampai benar-benar bersih. 

Jika menggunakan bahan makanan yang ada dalam kaleng, pastikan untuk mencuci kaleng tersebut sebelum membuka dan mengeluarkan makanan yang ada di dalamnya.

2. Bebas kontaminasi

Pernahkah Ibu mendengar istilah cross contamination? Istilah ini digunakan untuk menyebut kontaminasi bakteri yang ada pada satu bahan makanan, khususnya daging mentah ke bahan makanan lainnya, seperti sayur dan buah. 

Untuk menghindarinya, letakkan daging mentah, makanan yang berasal dari laut, dan telur secara terpisah serta sediakan wadah ataupun pisau khusus untuk mengolahnya.

3. Proses pengolahan

Agar makanan ibu hamil tidak membahayakan kesehatan, perhatikan dengan saksama proses memasaknya dengan memastikan seluruh bahan mentah seperti daging sapi, ayam, telur, dan seafood diolah hingga benar-benar matang sehingga seluruh bakteri yang ada di dalamnya mati. 

Ibu hamil yang mengonsumi makanan mentah berisiko mengalami mual, muntah, demam, diare, bahkan juga keguguran akibat adanya bakteri salmonella yang masih hidup di dalam sajian tersebut.  

4. Perhatikan kemasan

Apabila membuat makanan ibu hamil dari produk kemasan seperti kecap atau bumbu lainnya, perhatikan dengan baik tanggal kedaluwarsa yang ada pada kemasannya. Pastikan Ibu menggunakan bahan makanan yang masih jauh dari tanggal kedaluwarsa agar tidak mengalami gangguan kesehatan seperti mual, muntah, dan diare.

Ingat Bu, dalam keadaan hamil kondisi tubuh lebih rentan terhadap berbagai risiko yang bisa ditimbulkan oleh makanan kedaluwarsa meski tanggalnya hanya terlewat 1 hari saja. Maka dari itu, lebih jeli lagi dalam membeli berbagai bahan makanan yang ada dalam kemasan agar terhindar dari risiko alergi ataupun keracunan.

Mulai sekarang, perhatikanlah hal-hal tersebut sebelum mulai memasak makanan yang akan di konsumsi untuk ibu hamil. Dengan memastikan kebersihan, proses pengolahan, serta penyimpanan bahan makanan, Ibu akan terhindar dari bakteri jahat yang dapat mengganggu kesehatan dan membahayakan janin. Selamat memasak!