Whatsapp Share Like Simpan

Saat hamil, normalnya seorang wanita tidak akan mengalami menstruasi. Tapi di beberapa kondisi, jika tiba-tiba hamil tapi haid atau keluar darah dari vagina yang menyerupai menstruasi, Ibu tentu perlu waspada. Hamil tapi haid ini mungkin bisa tidak serius namun juga bisa menandakan gangguan pada kehamilan Ibu.

Secara medis, mengalami hamil tapi haid adalah kondisi yang tidak mungkin terjadi. Menstruasi terjadi ketika sel telur lepas dari ovarium setiap satu bulan sekali atau siklus 21-28 hari. Ketika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan luruh dan keluar dari rahim lewat vagina, kemudian terjadi menstruasi.

Umumnya, ada kemungkinan penyebab lain keluarnya darah dari vagina yang seperti hamil tapi haid. Salah satu kemungkinan tersebut adalah perdarahan implantasi, darah yang keluar biasanya hanya sedikit seperti flek. Pendarahan implantasi terjadi ketika sperma sudah membuahi sel telur dan tertanam dalam rahim. Keluarnya darah seperti haid saat hamil ini disebabkan oleh sel telur yang sudah mengalami pembuahan, menempel pada dinding rahim. Kemudian terjadi sedikit gesekan antara sel telur dan dinding rahim sehingga memicu keluar bercak darah.

Pendarahan implantasi ini terjadi sesuai dengan waktu atau jadwal menstruasi. Keluar darah saat hamil juga mungkin terjadi karena keguguran dan kehamilan ektopik.

Namun, sebaiknya ibu hamil harus tetap waspada terhadap gejala hamil tapi haid yang menyerupai menstruasi ini. Bila Bumil mengalaminya, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.

Artikel Sejenis

Penyebab Kondisi Hamil Tapi Haid

Penyebab kondisi hamil tapi haid ini bisa disebabkan oleh beberapa hal dan tergantung dengan situasi masa kehamilannya.

  • Di Masa Awal Kehamilan

    Menurut The American College of Obstetricians Gynecologists (ACOG), kondisi hamil tapi haid mungkin terjadi pada trimester pertama. Bisa terjadi 15-25 kasus dari 100 kehamilan. Biasanya, ibu sudah hamil tapi masih keluar darah seperti haid ketika 1-2 minggu setelah pembuahan. Biasanya kondisi hamil tapi haid ini akan terjadi dalam waktu yang singkat sekitar 1-2 hari. 

    Di masa-masa ini leher rahim akan lebih mudah berdarah karena banyak pembuluh darah yang berkembang. Terkadang darah juga bisa keluar setelah berhubungan seksual. Jika Ibu belum mengetahuinya, hal ini tentu akan kaget saat mengalami haid padahal hasil menunjukkan positif hamil. Namun, ini adalah hal yang normal dan umumnya tidak perlu perhatian medis. 

    Selain yang dijelaskan di atas, kondisi hamil tapi haid pada masa awal kehamilan bisa juga dikarenakan karena hal-hal ini:

    • Infeksi vagina atau leher rahim
    • Keguguran
    • Kehamilan di luar rahim atau kehamilan ektopik
    • Hamil anggur

    Nah, karena masih ada kemungkinan-kemungkinan inilah Ibu perlu segera konsultasi ke dokter apalagi jika keluarnya darah ini dengan gejala kram perut yang mengganggu, lemas atau sakit punggung bagian bawah.

  • Trimester Kedua atau Ketiga

    Kondisi hamil tapi haid atau menstruasi pada kehamilan trimester kedua dan ketiga, cenderung lebih sering membutuhkan rujukan medis. Hal ini dikarenakan pada trimester kedua dan ketiga, usia kehamilan semakin bertambah dan kondisi janin semakin membesar. Sehingga Kondisi si Kecil dalam kandungan juga terpengaruh bila kesehatan ibu terganggu selama kehamilan.

    Berikut penyebab kondisi keluar darah seperti haid tapi sedang hamil.

    • Plasenta previa, saat plasenta menutupi leher rahim.
    • Solusio plasenta, ketika plasenta terlepas dari rahim dan memicu perdarahan hebat.
    • Ruptur uteri (otot rahim sobek).
    • Melakukan hubungan seksual.

    Selain kondisi hamil tapi haid yang mungkin Ibu alami, Ibu juga bisa merasakan kram atau kontraksi. Kondisi dengan penyebab di atas ada yang termasuk ke dalam komplikasi kehamilan dan komplikasi persalinan.

Lakukan Hal-hal Ini Saat Kondisi Hamil Tapi Haid Terjadi

Kondisi hamil tapi haid tidak selalu disebabkan oleh hal-hal yang berbahaya. Tapi saat terjadi Ibu hamil wajar kalau merasa khawatir dan cemas. Selain menenangkan diri, memberi afirmasi positif dan mencoba menghubungi atau mendatangi dokter, IBu bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Pakai pembalut untuk menentukan seberapa banyak pendarahan yang terjadi dan bagaimana warna darah yang keluar, apakah darah tersebut berwarna merah, cokelat, atau merah muda.
  • Perhatikan apakah kondisi hamil tapi haid ini muncul beserta keluarnya jaringan atau gumpalan menyerupai daging.
  • Hindari penggunaan tampon dan produk pembersih vagina.
  • Tunda dulu untuk berhubungan seksual.
  • Perbanyak istirahat di rumah dan hindari aktivitas fisik berat.

Pada beberapa kondisi, kondisi hamil tapi haid ini bisa menjadi tanda persalinan. Jika ibu mengalaminya saat kehamilan sebelum 37 minggu, itu tandanya akan mengalami persalinan prematur. Akan tetapi, jika darah yang keluar sangat banyak kondisi seperti ini bisa menjadi tanda keguguran. 

Sebagai pengulangan dan juga pengingat lagi, intinya Ibu hamil perlu memeriksakan diri ke dokter kandungan jika pendarahan tidak kunjung berhenti, kondisi hamil tapi haid ini muncul disertai kontraksi rahim atau terasa nyeri, keluar gumpalan jaringan, demam, serta jika darah yang keluar dari vagina sangat banyak atau bahkan melebihi jumlah darah yang keluar saat menstruasi biasa.

Untuk menentukan penyebab pendarahan tersebut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan USG. Jika dokter menyatakan bahwa pendarahan yang dialami bersifat normal atau berupa pendarahan implantasi, biasanya Ibu hamil mungkin hanya akan disarankan untuk beristirahat di rumah. Tapi, kalau kondisi hamil tapi haid ini disebabkan oleh kondisi tertentu, dokter akan melakukan tindakan penanganan.

Oleh karena itu, kunci dari mengatasi kondisi hamil tapi haid adalah dengan pemeriksaan kehamilan secara rutin ke dokter kandungan. Dengan demikian, dokter bisa mendeteksi sejak dini bila ada masalah atau kelainan dalam kehamilan.

Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan adalah hal yang penting untuk dilakukan selama masa kehamilan. Hal ini berguna untuk bisa selalu tahu kondisi ibu dan janin apakah dalam kondisi yang baik atau tidak dan saran mengenai asupan pemenuhan nutrisi Ibu.

Dalam hal pemenuhan nutrisi susu Frisian Flag PRIMAMUM bisa jadi salah satu asupannya. Karena, susu Frisian Flag PRIMAMUM mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan kaya vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil.

Frisian Flag PRIMAMUM termasuk susu dengan harga ekonomis dengan nutrisi lengkap yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Tersedia dalam rasa cokelat yang lezat dan tidak membuat Ibu merasa enek atau mual.

Frisian Flag PRIMAMUM mengandung 180 kalori dan 9 gram protein dalam 1 gelasnya. Dengan mengonsumsi 2x sehari, Ibu sudah bisa mendapatkan 15% asupan energi dari Frisian Flag Primamum. Apalagi rasa cokelatnya lezat dan tidak bikin enek sehingga bisa membantu Ibu memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Jangan lupa pula Bu, penting untuk mengetahui perkiraan hari lahir si Kecil agar bisa mempersiapkannya dengan lebih matang. Caranya mudah, Ibu bisa memanfaatkan fitur Kalkulator Kehamilan yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Yuk, langsung coba fiturnya di sini.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz