Share Like
Simpan

 

Punya banyak pertanyaan mengenai proses persalinan? Temukan berbagai fakta menarik seputar proses persalinan, di sini!

Kelahiran si Kecil di dunia adalah momen yang sangat berharga, terutama bagi Ibu yang baru akan pertama kali melahirkan. Oleh karena itu, agar bisa lebih siap menghadapi proses persalinan, berikut adalah beberapa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang seringkali ditanyakan oleh para calon Ibu.

  1. Sebenarnya seperti apa sih air ketuban yang pecah? Bagaimana kalau hal ini terjadi di muka umum?
    Menurut penelitian, hanya 1 diantara 4 perempuan yang mengalami pecah air ketuban sebelum proses persalinan. Lagipula, cairan ketuban Ibu akan keluar perlahan dalam jumlah yang sedikit. Jadi, Ibu pun tidak perlu membayangkan air ketuban akan membasahi pakaian dan membuat malu di muka umum.
    Namun, ada yang perlu perhatikan, yaitu fakta bahwa udara terbuka yang tidak steril dapat meningkatkan resiko infeksi pada janin. Oleh karena itu, segera konsultasi dengan dokter kandungan mengenai tindakan lanjutan jika terjadi pecahnya air ketuban.
     
  2. Apa saja ya yang terjadi pada vagina/organ vital/ alat kelamin saat saya “mendorong” si Kecil keluar dari rahim?
    Pada dasarnya, Ibu akan “mendorong” si Kecil keluar dengan menggunakan tekanan pada perut. Cara memperoleh tekanan ini sendiri serupa dengan bagaimana manusia mengeluarkan feses/kotoran/ buang air besar.
    Mengingat saluran pencernaan wanita berjalan paralel dengan rahim, maka wajar saja jika pada saat proses persalinan ada sisa-sisa pencernaan yang ikut keluar. Jadi, Ibu pun tidak perlu merasa risih jika mengalami hal ini, karena memang umum terjadi pada setiap proses persalinan.
     
  3. Benarkah obat pengurang rasa sakit dapat menyebabkan mual yang luar biasa? Lalu, apakah normal jika saya muntah setelah mengonsumsi obat-obat ini saat persalinan?
    Memang benar Bu, ada beberapa obat pengurang rasa nyeri yang dapat menyebabkan rasa mual, Obat-obat ini berfungsi “mematikan” reseptor nyeri di otak untuk beberapa saat, sehingga dapat menimbulkan rasa pening, bahkan vertigo jika tidak terbiasa.
    Namun, bukan berarti Ibu bebas dari muntah saat tidak mengonsumsi obat. Kontraksi yang terjadi di perut pada proses kelahiran normal sebenarnya sudah cukup untuk mendorong makanan ikut keluar. Uniknya, muntah justru dapat membuat Ibu lebih cepat melahirkan karena membantu proses pembukaan vagina.

Bagi calon Ibu baru, proses kelahiran akan menimbulkan berbagai perubahan dan kondisi pada tubuh. Namun, asalkan tetap bisa menjaga kesehatan, dan rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan, Ibu tidak perlu khawatir. Dengan perhatian penuh dan gizi yang cukup, proses kelahiran yang dijalani pun akan berjalan dengan lancar!

Salam Hangat.