Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu tentu tahu bahwa asupan utama bagi bayi adalah ASI. Namun dalam beberapa kasus, bayi terpaksa harus diberi susu formula bayi untuk menggantikan ASI bila sesuai indikasi medis dan berdasarkan anjuran tenaga medis. Selalu berkonsultasi dengan tenaga medis untuk penggunaan susu formula bayi.

Meski kandungannya berbeda dengan ASI, tapi kini susu formula bayi telah diformulasikan dengan berbagai macam nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang bayi. Untuk itu, agar bayi mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya, takaran susu bayi pun harus disesuaikan dengan usia serta berat badannya. Jadi, berapakah takaran susu formula yang bayi butuhkan? Berikut informasi selengkapnya:

Usia 0 Bulan

Bayi yang baru lahir memiliki ukuran lambung yang masih sangat kecil sehingga ia belum membutuhkan takaran susu formula bayi yang banyak untuk sekali minum. Meski begitu, ia membutuhkan susu dengan frekuensi yang sering, yakni setiap 2 hingga 3 jam. Setidaknya dalam sekali minum takaran susunya adalah sebanyak 45-90 ml atau 355-946 ml dengan pemberian 6 sampai 8 kali dalam sehari.

Usia 2 Bulan

Seiring bertambahnya ukuran lambung bayi, di usia 2 bulan ini bayi mungkin akan menyusu setiap 3 hingga 4 jam sekali. Takaran susu formula bayi pun ikut bertambah. Ia umumnya dapat menghabiskan susu sebanyak 120-150 ml sekali minum atau 740-946 ml dengan pemberian 5 sampai 6 kali dalam sehari.

Usia 3-5 Bulan

Dikarenakan bayi sudah lebih besar dan aktif bergerak, tentunya ia akan cepat lapar dan membutuhkan lebih banyak susu formula bayi, Bu. Setiap kali menyusu, bayi dapat menghabiskan sebanyak 120-180 ml atau 887-946 ml dengan pemberian 5 sampai 6 kali sehari.

Artikel Sejenis

Untuk bayi yang bertubuh lebih besar, ia mungkin akan mampu menghabiskan susu formula awal dengan takaran yang lebih banyak. Bila beratnya sudah mencapai 5,4 kg, bayi mungkin sudah lebih banyak menyusu pada siang hari sehingga di tengah malam ia tidak akan membutuhkannya lagi.

Usia 4-6 Bulan

Takaran susu formula awal yang bayi butuhkan saat usia 4 hingga 6 bulan adalah sebanyak 828-946 ml dengan pemberian 4 sampai 6 kali sehari. Namun karena di usia ini beberapa bayi sudah diperkenalkan dengan makanan padat pertamanya, maka takaran susu bayi pun dapat disesuaikan.

Biasanya sebagai perkenalan bayi baru akan makan sebanyak dua kali dengan jumlah yang sedikit. Jadi pemberian susu dapat disesuaikan pada pagi, malam, dan di antara waktu makannya.

Usia 7-9 Bulan

Mulai lebih sering dan banyak makan MPASI, bayi berusia 7 hingga 9 bulan hanya akan membutuhkan susu formula lanjutan 3 sampai 5 kali sehari dengan takaran 887-946 ml. Namun pada bayi yang sulit makan, takaran susunya bisa ditambah supaya ia tetap mendapatkan cukup nutrisi.

Usia 10-12 Bulan

Memasuki usia 1 tahun, takaran susu formula bayi akan berkurang, Bu. Ia hanya akan membutuhkan 710-887 ml dengan pemberian 3 sampai 4 kali dalam sehari. Selain itu, ia harus lebih banyak makan untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Apakah Berat Badan Bayi Berpengaruh?

Tentu saja, Bu. Bayi umumnya memerlukan 150-200 ml susu per kilogram berat badannya dalam sehari. Meski begitu, ada kalanya kebutuhan bayi akan berbeda karena nafsu makannya pun bervariasi setiap hari. Mungkin saja di satu hari ia bisa menghabiskan susu lebih banyak hari, kemudian esoknya ia hanya mau menyusu sedikit.

Kebiasaan minum susu, baik dari segi frekuensi dan jumlah, pada setiap bayi dapat berbeda-beda. Pada awalnya Ibu sebaiknya memberikan takaran susu bayi dengan mengikuti keinginannya setiap kali bayi merasa lapar. Lalu seiring berjalannya waktu, bayi akan dapat membuat rutinitas menyusunya sendiri secara teratur dan lama-kelamaan jadwalnya untuk minum susu pun akan terbentuk dengan sendirinya.

Tanda Bayi Cukup Susu

Seperti yang sudah dibahas di atas, setiap bayi memiliki kemampuan menghabiskan susu dalam jumlah dan frekuensi yang berbeda-beda. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui apakah bayi sudah cukup menyusu atau belum. Berikut adalah tanda-tandanya:

  • Berat badan bertambah setiap bulan. Pengecekan berat badan bayi secara berkala penting untuk dilakukan sebagai cara untuk mengetahui kecukupan nutrisi yang ia peroleh dari susu. Bayi yang mendapatkan cukup susu akan mengalami kenaikan berat badan setiap bulan. Jadi Ibu harus menimbang bayi setiap bulan, ya. Jika mendapati beratnya kurang, berarti Ibu harus menambah jumlah dan frekuensi susunya.
  • Frekuensi buang air. Bila bayi buang air kecil sebanyak 6 kali sehari dan buang air besar sebanyak 4 kali sehari, tandanya ia sudah mendapatkan cukup susu. Jadi jangan lupa untuk rutin mengecek berapa kali ia buang air ya, Bu.

Bagaimana dengan buah hati, Bu? Apakah ia sudah mendapatkan takaran susu bayi dengan pas sesuai kebutuhannya? Bayi memang harus mendapatkan susu untuk tumbuh kembangnya, tapi juga tidak boleh terlalu banyak. Terlalu banyak mengonsumsi susu formula bayi dapat menyebabkan obesitas pada bayi. Dalam sehari, bayi hanya boleh mengonsumsi susu sebanyak 960 ml saja.

Agar lebih tepat, biasanya di setiap label kemasan susu formula bayi yang Ibu beli sudah tertera takaran susu yang dianjurkan untuk diminum bayi setiap harinya. Jadi pastikan Ibu membaca anjuran tersebut agar bayi cukup mendapatkan susu setiap harinya ya, Bu.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar. Di sana para ahli akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu untuk bisa menggunakan fitur tersebut.

Sumber:

Hellosehat.com

Tribunnews.com