Whatsapp Share Like
Simpan

Sebelum memutuskan memberikan susu bubuk pertumbuhan untuk si Kecil, sebaiknya Ibu memahami kandungan susu yang hendak Ibu beli. Memilih susu bubuk pertumbuhan anak yang tepat untuk anak di atas usia setahun adalah hal yang penting. Anak-anak harus terus memperoleh tambahan nutrisi yang dibutuhkannya yang berbeda dengan kebutuhan orang dewasa maupun anak-anak yang sudah lebih besar. Mereka sebaiknya tetap mendapatkan susu pertumbuhan yang bisa memberikan kebutuhan kalori hingga 45 persen dari kebutuhan sehari-hari selama masa pertumbuhannya.

Berbagai merek susu pertumbuhan untuk anak di atas 1 tahun tersedia di pasaran dan semua merek tersebut tunduk pada aturan dan pengawasan Pemerintah (melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan/BPOM). Semua susu tersebut sudah diperkaya dengan zat besi (untuk mencegah anemia), vitamin D (untuk pertumbuhan tulang), dan berbagai zat gizi lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Namun, ada beberapa kandungan susu yang harus Ibu perhatikan sebelum memilih susu untuk buah hati tercinta. Ini dia patokannya:

Memilih Susu yang Mengandung Kasein dan Whey

Kebutuhan akan susu pertumbuhan sebaiknya dipenuhi sebagai pelengkap berbagai makanan sehari-hari untuk menunjang tumbuh-kembangnya. Susu tersebut sebaiknya  mengandung kasein dan whey sebagai sumber protein, selain mengandung minyak sayur sebagai sumber lemak, laktosa sebagai sumber karbohidrat, berbagai vitamin (seperti vitamin A dan D), dan nutrisi lain yang ditambahkan.

Rasio kasein dan whey dalam susu tergantung pada jenis susunya. Pada dasarnya, jumlah rasio tersebut berkaitan dengan lamanya masa cerna. Susu yang mengandung whey lebih banyak akan lebih mudah dicerna oleh si Kecil, sedangkan jumlah kasein yang lebih besar membuat susu agak lebih lama dicerna. Keduanya sama-sama penting untuk tubuh mungilnya. Whey berfungsi untuk membangun otot dan kasein berfungsi untuk memelihara jaringan otot dan mencegah kerusakan otot.

Memilih Susu yang Tepat

Berikut ini beberapa saran yang harus Ibu perhatikan dalam memilih  susu pertumbuhan yang tepat untuk si Kecil:

Artikel Sejenis

  • Pastikan susu mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh-kembang anak yang optimal. Jenis-jenis nutrisi tersebut antara lain zat gizi makro (protein, karbohidrat, dan lemak), zat gizi mikro (vitamin dan mineral), omega 3, omega 6, kalsium, dan zat besi.
  • Perhatikan apakah si Kecil bisa mencerna susu dengan baik. Beberapa anak ada yang tidak toleran (alergi) terhadap jenis susu tertentu, sehingga mengalami diare, ruam, dan sebagainya. Tunggu reaksinya selama beberapa hari setelah anak minum susu, jika tidak ada masalah berarti si Kecil aman untuk mengonsumsinya.
  • Lanjutkan susu yang sudah cocok dikonsumsi si Kecil, tentunya setelah Ibu menentukan pilihan susu terbaik bagi si Kecil. Jangan terpengaruh harganya. Lebih baik perhatikan pada kandungan nutrisi yang dapat mendukung tumbuh kembang untuk si Kecil.
  • Pilih susu bubuk yang Ibu buat dengan mengikuti petunjuk penyajiannya. Petunjuk dibuat tentunya karena memiliki alasan yang sudah dipertimbangkan secara ilmiah.

Memilih Susu dengan Penambahan ALA/LA dan Isomaltulosa

Mengingat bahwa susu pertumbuhan diperuntukkan bagi pemenuhan nutrisi optimal si Kecil, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah penambahan ALA/LA dan isomaltulosa. Berikut adalah penjelasan dan fungsi dari kedua kandungan susu tersebut:

  • Asam alfa linoleat (ALA)/Asam linoleat (LA) adalah termasuk jenis asam lemak esensial. Artinya, asam lemak ini tidak dapat dibuat oleh tubuh sendiri, sehingga harus diperoleh dari luar (makanan). Dalam susu pertumbuhan, biasanya ditambahkan asam linoleat yang sering disebut juga omega-6. Sedangkan ALA adalah pembentuk DHA (docosahexaenoic acid), yang merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3. DHA banyak terkandung di otak dan retina mata, sehingga sangat penting untuk fungsi penglihatan.
  • Isomaltulosa adalah karbohidrat yang alami terdapat pada tanaman bit, tebu, dan madu, sebagai pemberi energi bagi tubuh dan otak. Berbeda dengan sukrosa, isomaltulosa diserap oleh tubuh secara perlahan. Karenanya, isomaltulosa pun akan memberi asupan energi yang konstan dan stabil, sehingga menghindarkan peningkatan atau penurunan kadar gula darah dan insulin secara drastis dalam tubuh. Dengan kata lain, isomaltulosa adalah zat yang mampu bertahan lebih lama dalam hal penyediaan energi jika dibandingkan dengan sukrosa.

Isomaltulosa relatif juga tidak merusak gigi dan bisa dianggap sebagai zat pengganti sukrosa yang baik bagi kesehatan mulut. Dengan begitu risiko si Kecil mengalami kerusakan gigi pun akan lebih kecil. Selain itu, asupan karbohidrat yang stabil dan konstan tidak akan membuat perubahan drastis pada kadar gula darah si Kecil (yang disebut ‘sugar rush’ dan ‘sugar crash’), sehingga membuat energi si Kecil tetap terjaga dengan baik.

Tambahan Zat yang Diperlukan di Dalam Susu

Selain beberapa kandungan susu yang telah disebutkan di atas, Ibu juga sebaiknya mempertimbangkan untuk memilih susu yang mengandung beberapa zat berikut ini:

  • Minyak Ikan. Minyak ikan mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang anak, seperti asam lemak omega 3, zat besi, serta vitamin A dan vitamin D.
  • Serat Pangan Prebiotik. Di masa tumbuh kembangnya, anak akan membutuhkan serat pangan prebiotik yang dapat menyehatkan pencernaannya serta mencegah anak terserang sembelit dan diare.
  • Asam Sialat. Di dalam susu terdapat kandungan asam sialat yang memiliki banyak manfaat bagi si Kecil. Di antaranya adalah pematangan sel saraf otak, pembentukan hubungan antar sel saraf secara sempurna, menyimpan informasi di dalam otak, serta pertumbuhan.
  • Sphingomyelin. Ini adalah zat yang berfungsi untuk mengoptimalkan pembentukan selimut pada sel saraf otak, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan anak. Selain itu sphingomyelin juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga sistem saluran cerna.
  • Asam Lemak Esensial. Ini adalah jenis lemak yang sangat penting karena memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Beberapa manfaatnya adalah untuk mengatur sistem saraf, membangun sistem kekebalan tubuh, membantu penyerapan nutrisi, pembentukan sel, menguatkan sistem kardiovaskular, dan menyehatkan fungsi otak dan mata. Contoh dari asam lemak esensial adalah omega 3 dan omega 6 yang merupakan lemak tak jenuh yang berfungsi untuk menurunkan kolesterol, menyehatkan jantung, serta mengurangi peradangan.

Nah, Ibu sebaiknya bijak dalam memilih susu pertumbuhan anak untuk si Kecil. Sebab, ia masih sangat butuh penambahan nutrisi untuk tumbuh-kembangnya. Anak sehat dan pintar tentu dambaan setiap orang tua, bukan? Untuk itu pastikan memilih yang terbaik, seperti susu bubuk Frisian Flag 123 PRIMANUTRI yang mengandung semua nutrisi seperti yang telah disebutkan di atas.

Jika Ibu masih punya pertanyaan seputar tumbuh kembang si kecil, jangan ragu untuk melakukan konsultasi anak pada laman Tanya Pakar. Namun pastikan Ibu sudah melakukan registrasi sebelumnya ya, Bu!

Sumber: https://hellosehat.com