Whatsapp Share Like
Simpan

Telur merupakan salah satu jenis protein yang sangat baik untuk dikonsumsi bayi. Pada bagian kuning telur terdapat banyak sekali nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi. Jadi saat bayi sudah memasuki fase MPASI, sumber protein ini sangat disarankan untuk diberikan pada bayi. Pengolahannya pun sangat mudah dan bervariasi, sehingga mempermudah Ibu dalam memberikannya sebagai MPASI bagi buah hati. Berikut adalah daftar manfaat kuning telur untuk bayi beserta cara pengolahannya:

1. Perkembangan Otak

Kuning telur mengandung kolin dan kolesterol yang sangat berperan dalam perkembangan otak bayi. Kolin bermanfaat untuk mengurangi peradangan, mengatur sistem kardiovaskular, dan memperbaiki fungsi neurologis, sementara kolesterol dapat meningkatkan formasi asam empedu yang berfungsi dalam produksi hormon dan pengolahan lemak.

2. Baik untuk Pertumbuhan Tulang

Manfaat telur untuk bayi lainnya adalah untuk pertumbuhan tulang yang kuat berkat adanya kandungan vitamin D yang diketahui sangat baik dalam penyerapan kalsium bagi tubuh. Selain itu, vitamin ini juga bermanfaat dalam otot dan sistem saraf. Apalagi ditambah dengan adanya kandungan vitamin K yang membantu menghasilkan protein untuk pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh.

3. Menjaga Kesehatan Mata dan Kulit

Mengandung vitamin A dan E, artinya kuning telur juga baik dalam menjaga kesehatan mata dan kulit bayi. Penglihatan bayi akan terhindar dari rabun mata serta kulitnya menjadi halus. Kedua vitamin tersebut juga diketahui merupakan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.

4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Berkat beberapa kandungan mineral seperti selenium dan zinc, manfaat telur untuk bayi pun semakin beragam. Keduanya merupakan zat yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh supaya bayi lebih kebal terhadap serangan virus, bakteri, dan kuman penyebab penyakit.

Artikel Sejenis

5. Meningkatkan Kadar Sel Darah Merah

Zat besi merupakan jenis mineral yang berfungsi untuk meningkatkan kadar sel darah merah. Dikarenakan mengandung zat besi, maka jika bayi mengonsumsi kuning telur, risiko terkena anemia pun akan kecil.

6. Memproduksi dan Merawat Sel Baru dalam Tubuh

Di dalam kuning telur juga terkandung asam folat. Didukung oleh protein dan potassium, zat ini sangat berperan dalam menghasilkan dan merawat sel-sel baru di dalam tubuh.

7. Menjaga Kesehatan Jantung

Omega 3 di dalam kuning telur tidak hanya baik untuk perkembangan otak, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Dengan begitu, mengonsumsi sumber protein ini akan mengurangi risiko penyakit serangan jantung, jantung koroner, penyumbatan darah, dan serangan stroke.

8. Meningkatkan Fungsi Hati

Kuning telur memiliki kandungan sulfur yang berperan dalam penyerapan vitamin B12 untuk meningkatkan fungsi hati. Zat tersebut juga dapat memperbanyak produksi kolagen dan keratin yang berkhasiat untuk pertumbuhan rambut dan kuku bayi.

Cara Mengolah Telur

Telur memang sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi, tapi juga merupakan pemicu alergi yang cukup kuat. Untuk itu diperlukan pengawasan dalam pemberiannya. Jika bayi memiliki risiko alergi yang tinggi, maka sebaiknya baru diberikan setelah usianya 1 tahun.

Di samping itu, agar manfaat kuning telur untuk bayi pada MPASI dapat diperoleh secara optimal, Ibu sebaiknya mengikuti cara pengolahan di bawah ini:

  1. Pilih telur yang masih segar. Telur yang segar tentu kualitasnya lebih baik. Cara paling cepat untuk mengetahui telur masih dalam kondisi segar adalah dengan merendamnya di dalam air. Jika telur tersebut langsung tenggelam ke dasar wadah dalam posisi tidur, menandakan kondisinya masih segar.
  2. Masak hingga matang. Pastikan Ibu menyajikan MPASI kuning telur yang sudah dimasak hingga matang, sebab telur setengah matang mengandung bakteri Salmonella yang bisa masuk melalui kulit telur yang retak. Bakteri tersebut dapat mengakibatkan bayi mengalami Salmonellosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella yang menyerang usus.
  3. Jangan masak terlalu lama. Tidak boleg dimasak terlalu cepat, kuning telur juga tidak boleh dimasak terlalu lama karena dapat menghilangkan kandungan protein di dalamnya. Jika sudah muncul garis berwarna hijau keabuan pada telur, tandanya telur tersebut sudah dimasak terlalu lama. Waktu yang paling pas untuk merebus telur adalah selama 8-10 menit.
  4. Jangan dikonsumsi berlebihan. Dikarenakan kandungan kolesterolnya cukup tinggi, yaitu 185 mg, maka sebaiknya jangan memberikan kuning telur secara berlebihan pada bayi. Mengonsumsi kolesterol berlebihan dapat berisiko menyebabkan bayi mengalami obesitas. Baiknya berikan kuning telur satu hingga dua kali saja dalam seminggu.

Bagaimana, Bu, apakah sudah tahu ingin mengolah telur seperti apa untuk MPASI buah hati? Pastikan Ibu sudah mengolahnya dengan benar supaya manfaat telur untuk bayi bisa diperoleh lebih optimal. Selamat berkreasi dengan aneka resep telur untuk buah hati ya, Bu.

Ingin berkonsultasi seputar anak? Ibu bisa melakukannya di laman Tanya Pakar. Para ahli di sana siap menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu supaya bisa menggunakan fitur tersebut, ya.

Sumber:

Womantalk.com

Kumparan.com