Whatsapp Share Like Simpan

Sayuran penambah darah penting dikonsumsi oleh ibu hamil untuk membantu memproduksi sel darah merah dalam tubuh. Kekurangan sel darah merah dalam tubuh akan menyebabkan anemia atau kurang darah. Gejala anemia pada ibu hamil bisa berupa pusing, tubuh mudah lemas, lesu, jantung berdebar lebih cepat, sesak napas, sulit berkonsentrasi, dan kulit terlihat pucat. 

Anemia pada ibu hamil bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kekurangan asupan zat besi, vitamin B9 (asam folat), dan vitamin B12, perdarahan, kekurangan asupan sayuran penambah darah, hingga mengonsumsi minuman yang mengandung kafein secara berlebihan. 

Melansir laman resminya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa sekitar 40% ibu hamil di seluruh dunia mengalami anemia. Untuk itu, konsumsi sayuran penambah darah bisa menjadi salah satu pilihan tepat bagi ibu hamil agar terhindar dari kondisi ini. Lantas, apa saja rekomendasi sayuran penambah darah yang aman bagi ibu hamil? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk! 

Rekomendasi Sayuran Penambah Darah Bagi Ibu Hamil

Berikut ini beberapa jenis sayuran penambah darah yang bisa Ibu olah menjadi berbagai makanan sehat dan bergizi selama hamil dan menyusui:

  1. Bayam

    Bayam termasuk sayuran penambah darah yang cukup familiar bagi sebagian besar ibu hamil. Apalagi bayam termasuk sayuran hijau yang mudah didapat dan diolah menjadi menu makanan lezat. 

    Artikel Sejenis

    Melansir laman resmi U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram bayam terdapat sekitar 2,7 gram zat besi. Jika Ibu rajin mengonsumsi bayam dengan diimbangi makanan bergizi lainnya, maka produksi sel darah merah dalam tubuh akan terjaga. 

    Bayam juga dikenal sebagai sayuran penambah darah karena mengandung vitamin C yang dapat membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik.

  2. Kale

    Sayuran penambah darah yang selanjutnya yaitu kale. Dalam 100 gram kale, terdapat sekitar 1 mg zat besi yang dapat membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah untuk mencegah anemia. 

    Meskipun kandungan zat besi pada kale tidak sebanyak bayam, tetapi sayuran ini juga kaya akan nutrisi lain, seperti serat, vitamin B6, vitamin C, kalsium, kalium, natrium, dan magnesium. 

  3. Wortel

    Selain bayam dan kale, wortel juga dapat membantu menambah darah dalam tubuh agar terhindar dari anemia. Ini karena wortel termasuk sayuran yang kaya vitamin A. 

    Tubuh membutuhkan vitamin A agar kadar sel darah merah dalam tubuh tetap terjaga. Sebab, vitamin A mampu mengoptimalkan zat besi yang disimpan dalam tubuh untuk bergerak ke pusat pembuatan sel darah merah. 

  4. Jamur

    Jamur juga termasuk sayuran penambah darah yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. Salah satu jenis jamur yang kaya zat besi adalah jamur tiram. Dalam 100 gram jamur tiram terdapat sekitar 1 mg zat besi. 

    Mungkin sebagian ibu hamil bertanya-tanya, apakah boleh mengonsumsi jamur selama hamil? Mengingat saat ini masih banyak mitos yang mengatakan jamur berbahaya bagi kesehatan janin dalam kandungan. 

    Faktanya, anggapan tersebut keliru ya, Bu. Ibu hamil boleh mengonsumsi jamur tiram, tentunya sesuai dengan batas normal dan tidak berlebihan. Dalam hal ini, ibu hamil perlu menyeimbangkan asupan makanan bergizi seimbang.

  5. Kentang

    Selain mengandung karbohidrat yang tinggi, kentang juga bisa dijadikan makanan penambah darah yang aman dikonsumsi ibu hamil. Dalam 295 gram kentang terdapat sekitar 3,2 mg zat besi yang dapat membantu menambah darah agar terhindar dari anemia. 

    Selain itu, sayuran penambah darah ini juga dapat memenuhi sekitar 46% kebutuhan harian vitamin C ibu hamil sehingga tubuh mampu menyerap zat besi dengan lebih baik.

  6. Ubi jalar

    Selain zat besi, tembaga juga berperan sebagai nutrisi untuk membantu mencegah anemia. Ini karena tembaga dapat membantu mengoptimalkan penyerapan zat besi di dalam tubuh. 

    Nah, ubi jalar termasuk sayuran penambah darah karena mengandung tembaga dan zat besi. Dalam 100 gram ubi jalar mengandung sekitar 0,3 mg tembaga dan 2,1 mg zat besi. 

  7. Paprika merah

    Paprika merah termasuk sayuran penambah darah karena mengandung vitamin A dan zat besi yang cukup tinggi. Dalam 100 gram paprika merah terdapat sekitar 170 mcg vitamin A dan 21,1 mg zat besi. 

    Selain itu, paprika merah juga kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Dengan begitu, produksi sel darah merah dapat tercukupi dengan baik untuk mencegah ibu hamil mengalami anemia atau kurang darah. 

  8. Collard hijau

    Mungkin istilah collard hijau masih cukup asing di telinga sebagian Ibu, ya? Namun, tahukah Ibu bahwa collard hijau merupakan sayuran penambah darah yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil lho. Dalam 100 gram collard hijau yang direbus mengandung sekitar 2,5 gram zat besi. Cukup tinggi, bukan?

    Tak hanya itu, collard hijau juga termasuk sayuran hijau yang mengandung vitamin C sebanyak 34,6 mg sehingga dapat mengoptimalkan penyerapan zat besi untuk memproduksi sel darah merah dengan baik. 

Sayuran penambah darah di atas juga tidak hanya berfungsi untuk mencegah anemia, tetapi di dalamnya juga mengandung nutrisi lain yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satu nutrisi yang paling umum ditemukan dalam sayuran adalah serat. 

Seperti yang Ibu ketahui, serat merupakan nutrisi yang berperan penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan agar terhindar dari sembelit atau konstipasi. Gangguan pencernaan seperti sembelit sering kali dialami oleh sebagian besar ibu hamil. 

Itulah sebabnya, sayuran penambah darah bisa Ibu olah dan kombinasikan dengan berbagai jenis makanan lain, serta diimbangi dengan pola hidup sehat dan aktif agar terhindar dari anemia, sembelit, dan gangguan kesehatan lainnya. 

Selain sayuran penambah darah yang telah disebutkan di atas, sebenarnya ada beberapa makanan penambah darah yang bisa membantu mencegah anemia pada ibu hamil, di antaranya kacang kedelai, alpukat, pepaya, dan buah plum. 

Perlu Ibu ketahui juga, sayuran penambah darah bukan satu-satunya makanan bernutrisi untuk mencukupi kebutuhan gizi harian Ibu dan janin dalam kandungan. Ibu perlu mengonsumsi makanan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, serta beragam vitamin dan mineral lain agar tumbuh kembang bayi dalam kandungan lebih optimal. 

Salah satu makanan bernutrisi yang perlu dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui adalah susu. Nah, susu Frisian Flag MAMA bisa jadi pilihan tepat karena mengandung beragam nutrisi penting, di antaranya protein, karbohidrat, lemak, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, kalsium, kalium, zat besi, zinc (seng), fosfor, natrium, dan magnesium. 

Tahukah Ibu bahwa Frisian Flag MAMA mengandung nutrisi untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Frisian Flag Mama merupakan sumber protein yang penting untuk pertumbuhan tulang si Kecil dan juga daya tahan tubuh Ibu. 

Di dalamnya pun mengandung kalsium yang tinggi untuk kesehatan tulang Ibu dan si Kecil, tinggi zat besi untuk mencegah anemia, sumber serat inulin untuk mencegah terjadinya sembelit atau konstipasi, serta tinggi asam folat untuk mencegah terjadinya cacat pada tabung saraf janin. 

Selain itu, Frisian Flag MAMA juga mengandung multivitamin dan multimineral lainnya. Frisian Flag MAMA tersedia dalam rasa cokelat yang lezat yang bisa dikonsumsi dalam suhu panas maupun dingin yang pastinya akan disukai oleh Ibu.