Whatsapp Share Like Simpan

Berbeda dengan di sekolah, belajar di rumah cenderung sulit dilakukan dengan baik. Ada saja godaan yang membuat anak jadi malas untuk belajar, mulai dari ingin bermain, nonton televisi, main gadget, rebahan, dan sebagainya. Orang tua pun dibuat pusing untuk meminta anaknya tetap fokus belajar agar tidak ketinggalan materi pelajaran yang diberikan oleh gurunya secara online. Bagaimana ya cara belajar efektif bagi anak selama di rumah? Coba beberapa tips berikut ini yuk, Bu:

Persiapkan Koneksi Internet yang Lancar

Saat ini proses belajar anak di rumah sangat bergantung pada koneksi internet. Jadi, Ibu harus menyediakan koneksi internet supaya anak tetap tersambung dengan guru selama proses belajar mengajar berlangsung.

Tidak harus selalu memasang jaringan internet di rumah, Ibu masih bisa menggunakan smartphone atau tablet yang telah diisi dengan kartu SIM. Ibu hanya perlu membeli kuota internet, maka anak sudah bisa belajar secara online di rumah. Carilah kartu SIM yang providernya paling lancar di daerah tempat tinggal Ibu.

Siapkan Tempat Belajar yang Nyaman

Cara belajar efektif sangat didukung oleh tempat belajar anak, Bu. Oleh karena itu, siapkan tempat khusus yang nyaman bagi anak untuk belajar. Tempat ini bisa di kamar tidurnya atau di ruangan yang tidak memiliki benda-benda yang bisa mengganggu konsentrasinya belajar.

Sediakan meja dan kursi yang dilengkapi dengan sandaran dan busa untuk memberikan ia kenyamanan saat duduk. Meja yang digunakan anak untuk belajar juga harus disesuaikan dengan tinggi badan anak, tidak boleh terlalu tinggi maupun terlalu rendah dari posisi duduknya.

Artikel Sejenis

Singkirkan Benda yang Mengganggu Fokus Anak

Anak-anak masih sulit untuk fokus pada satu hal, apalagi kalau ada benda-benda yang dapat mengganggu konsentrasinya, misalnya mainan, televisi, dan gadget. Namun karena sekarang anak harus belajar dan sekolah di rumah, maka Ibu harus menyingkirkan benda-benda tersebut ketika waktu belajarnya tiba. Baru setelah ia selesai belajar, Ibu bisa mengizinkan anak untuk menggunakannya kembali.

Pasang Pencahayaan yang Cukup

Cara belajar efektif selanjutnya adalah dengan memasang pencahayaan yang cukup di tempat belajar anak. Pencahayaan akan sangat mempengaruhi penglihatan anak. Jika terlalu redup, maka bisa membuat penglihatan rusak dan kepala pusing. Tak hanya itu, belajar dengan pencahayaan yang redup juga bisa membuat mata bekerja keras, sehingga akhirnya mata cepat lelah dan mengantuk.

Begitu juga jika pencahayaannya terlalu terang juga bisa menyilaukan mata. Jadi, pastikan pencahayaan tempat ia belajar cukup ya, Bu. Tidak terlalu redup, tapi juga tidak terlalu terang.

Baca juga: Menjaga Perhatian Penuh Anak dalam Proses Belajar

Sediakan Alat Tulis dan Perlengkapan Belajar Anak

Coba Ibu cek peralatan tulis dan perlengkapan belajar anak. Apakah sudah lengkap semua? Jika belum, maka lengkapilah semua yang dibutuhkan anak untuk mendukung proses pembelajarannya, ya. Saat kebutuhan belajar anak tidak tercukupi dengan baik, maka waktu belajarnya pun dapat terganggu. Misalnya saat ia membutuhkan lem untuk menempel prakarya yang ditugaskan oleh guru. Kalau ia tidak memiliki lem, otomatis ia tidak bisa menyelesaikan prakarya tersebut.

Hidangkan Camilan Pembangkit Semangat

Cara belajar efektif memerlukan tenaga besar karena otak harus terus berpikir. Nah, Ibu pun harus meningkatkan tenaga anak dengan menghidangkan camilan. Tentunya tidak boleh asal camilan, tapi harus bisa sebagai pembangkit semangat anak. Contohnya saja buah-buahan, yogurt, kacang-kacangan, dan coklat. Sediakan dalam porsi secukupnya saja ya, Bu, karena kalau terlalu banyak malah dapat membuat ia kekenyangan dan akhirnya mengantuk.

Pastikan Sirkulasi Udara Memadai

Tempat belajar yang gerah dan pengap bisa membuat anak menjadi tidak konsentrasi belajar. Supaya cara belajar efektif, pastikan tempat belajarnya memiliki sirkulasi udara yang memadai ya, Bu. Kondisi ini bisa didukung dengan adanya jendela untuk pertukaran udara serta pendingin ruangan untuk menghilangkan rasa panas yang bisa menyebabkan anak merasa kegerahan.

Dampingi Anak Belajar

Terakhir, anak akan membutuhkan pendampingan selama ia belajar online maupun mengerjakan tugas dari gurunya. Dikarenakan anak terkadang tidak langsung memahami materi yang disampaikan oleh guru, maka Ibu pun bertugas untuk membantunya memahami materi tersebut. Pendampingan dari Ibu juga akan menghindarkan anak dari rasa malas dan tidak mau belajar. Jadi, selalu dampingi anak saat belajar ya, Bu.

Bagaimana dengan proses belajar buah hati selama belajar di rumah, Bu? Apakah berjalan dengan lancar atau justru terdapat kendala? Coba terapkan cara belajar efektif untuk anak di atas saja, yuk. Semoga setelah menerapkannya anak Ibu bisa tetap semangat dalam belajar, ya. Jika Ibu menemui kesulitan selama mendampingi anak belajar, berkonsultasilah kepada gurunya, karena biasanya guru selalu mengamati cara belajar anak didiknya. Selamat mencoba ya, Bu.

Untuk Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Untuk bisa mengakses laman tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Edukasi.kompas