Whatsapp Share Like
Simpan

Bu, apakah anak Ibu mudah bosan saat belajar? Anak-anak memang memiliki pola pikir yang unik, Bu. Untuk mempelajari sesuatu, mereka memiliki cara sendiri yang berbeda dari orang dewasa. Jika Ibu menerapkan pola belajar yang tidak menyenangkan, maka mereka akan cepat bosan. Oleh karena itu, saat memasuki usia Taman Kanak-kanak (TK) anak harus diajari dengan cara khusus. Tidak hanya gurunya, Ibu sebagai orang tua yang mengajari anak di rumah pun juga harus tahu bagaimana cara mengajar anak TK yang menyenangkan. Langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini, Bu:

Memakai Kata-kata Sederhana

Di usianya ini anak masih belum memahami semua kata. Untuk itu dalam berkomunikasi dengan mereka haruslah memakai kata-kata yang sederhana agar ia lebih mudah memahami maksud yang Ibu ingin sampaikan. Berikan arahan, perintah, atau kalimat dengan kata-kata yang sederhana secara perlahan. Jangan terlalu cepat, karena bisa membuatnya bingung. Bila penyampaiannya tepat, maka dapat menambah kosakata yang ia miliki dan berdampak dalam mengembangkan kemampuan komunikasi anak.

Sambil Bernyanyi

Anak-anak sangat suka mendengar musik dan bernyanyi. Ibu bisa memanfaatkannya sebagai cara mengajar anak TK. Dengan bernyanyi, suasana belajar jadi lebih menyenangkan dan anak pun lebih mudah dalam menyerap ilmu yang Ibu berikan. Gunakan lagu yang sudah dihapal oleh anak untuk mengajari ia berbagai hal, seperti nama hewan, nama hari, nama bulan, angka, abjad, dan lain sebagainya.

Membebaskan Waktu Bermainnya

Masa kanak-kanak adalah masa bermain. Meski sudah masuk usia sekolah, tapi Ibu tetap harus memberikannya waktu untuk bermain lebih banyak. Setelah ia selesai mengerjakan kegiatan belajarnya, berikan ia waktu bebas untuk bermain hal yang ia sukai.

Bermain bagi anak dapat bermanfaat dalam meningkatkan kreativitas, mengekspresikan minat dan bakat, dan melatih kemampuannya. Di sini Ibu bisa mengenali minat dan bakat buah hati. Jika ia lebih tertarik untuk melakukan satu jenis kegiatan, bisa jadi itu merupakan bakat terpendam yang ia miliki. Ibu pun hanya perlu membimbing dan mengarahkan anak supaya bakatnya lebih terasah dan membawa anak meraih kesuksesan.

Belajar dengan Cara Seru

Proses belajar bagi anak TK masih sangat baru, Bu, sehingga tidak boleh terlalu serius. Ilmu yang diajari pun masih bersifat dasar dan harus diberikan dengan cara yang seru agar si anak tertarik. Untuk anak di usia ini, hal-hal yang dipelajari antara lain mengenal nama, menggambar, menulis, mewarnai, melipat kertas, dan sejenisnya.

Ajarkan dengan perlahan, sabar, dan berikan contoh terlebih dulu untuk menarik perhatiannya. Jika ia sudah tertarik, maka ia pasti ingin melakukannya juga. Selain itu, gunakan aneka warna dan bentuk sebagai media belajar anak, karena anak menyukainya.

Belajar di Luar Ruangan

Siapa bilang belajar hanya bisa di dalam ruangan saja? Belajar juga bisa dilakukan di luar ruangan lho, Bu. Apalagi anak-anak, mereka sangat suka berada di tempat terbuka. Cara mengajar anak TK ini bisa memberikan suasana baru agar anak tidak cepat bosan, karena terkadang berada di ruangan tertutup bisa menjadi sangat membosankan.

Pindahkan kelas ke sebuah taman yang rindang dan ramah anak untuk mengenalkan anak secara langsung kepada lingkungan sekitarnya. Bisa juga dengan mengunjungi kebun binatang, museum, atau wisata edukasi yang kini mulai banyak tersedia. Dengan begitu anak-anak bisa melihat langsung hewan, tanaman, benda, dan lainnya. Belajar sambil melihat langsung tentunya lebih menarik, bukan? Anak pun juga lebih gembira dan mudah dalam menghapalnya.

Melatih Kepercayaan Diri Anak

Anak yang pemalu bisa disiasati dengan dilatih kepercayaan dirinya sejak dini. Salah satu cara mudah untuk melatih kepercayaan diri anak dengan mengajaknya ikut membantu pekerjaan rumah, seperti menyapu, menyirami tanaman, atau membereskan barang. Percaya atau tidak, cara ini sangat efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri anak untuk melakukan sesuatu, Bu.

Sangatlah wajar bila ia masih belum bisa melakukannya dengan baik. Namun kesempatan yang Ibu berikan kepadanya untuk berani bertindak inilah yang dapat mempengaruhi tingkat percaya dirinya saat ia tumbuh besar nanti.

Buat Permainan

Cara mengajar anak TK bisa dilakukan sambil bermain permainan yang edukatif. Metode ini akan membuat proses belajar jadi lebih seru dan tidak membosankan. Misalnya saja saat memperkenalkan aneka hewan, Ibu bisa bermain tebak suara hewan. Minta ia untuk menebak suara hewan apa yang Ibu keluarkan. Pasti anak akan merasa senang dan dapat lebih mudah menyerap ilmu.

Beri Hadiah

Setiap anak pasti suka diberi hadiah, sekecil apapun itu. Berikan hadiah setiap ia berhasil menyelesaikan kegiatan belajarnya dengan baik. Hadiah tidak harus berupa benda ya, Bu, tapi bisa berupa stiker atau poin yang dikumpulkan dalam sebuah tabel. Jika sudah penuh, Ibu bisa menjanjikannya untuk bermain di taman bermain, mengunjungi kebun binatang, ke pantai, atau bermain air di waterboom.

Pastikan Ibu menerapkan cara mengajar anak TK di atas, ya. Perlu Ibu ingat bahwa di usia ini anak masih dalam tahap berkembang, sehingga membutuhkan proses yang  bertahap dan terus-menerus. Tentunya setiap anak memiliki daya tangkap yang berbeda. Jadi jika buah hati tidak sepintar anak lainnya, jangan pernah untuk membandingkannya, karena dapat membuatnya tidak percaya diri.

Untuk Ibu yang masih memiliki pertanyaan seputar anak, bisa mencari informasi di Tanya Pakar. Di sana pertanyaan Ibu akan dijawab oleh ahlinya. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, Ibu bisa registrasi sekarang untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya, Bu!

Sumber:
educenter.id, renesia.com