Whatsapp Share Like Simpan

Setiap orangtua pasti ingin buah hatinya pintar dan rajin belajar. Bukan begitu, Bu? Sayangnya, banyak anak yang merasa kalau kegiatan belajar itu membosankan. Di sini, Ibu bisa mengakalinya dengan memfasilitasi anak sebuah ruang belajar khusus.

Tentunya, ruang belajar anak ini haruslah yang bebas dari gangguan agar anak dapat berkonsentrasi serta tidak cepat merasa bosan. Nah, untuk itu coba terapkan panduan menciptakan kamar belajar khusus anak berikut ini ya, Bu:

Buat Ruangan yang Nyaman Sesuai Keinginan Anak

Sangat penting untuk membuat tempat belajar yang nyaman supaya anak merasa betah untuk menghabiskan waktu di sana. Nyaman menurut Ibu belum tentu nyaman menurut anak. Jadi, berikan ia kebebasan untuk memilih sendiri perabotan dan barang yang ia sukai. Contohnya saja meja dan kursi belajar, buku-buku, peralatan menulis, serta dekorasi untuk mempercantik ruangan. Dengan dikelilingi oleh hal-hal yang ia senangi, ia pun akan bersemangat untuk belajar dengan rajin.

Lengkapi dengan Rak Penyimpanan

Kebersihan akan turut mendukung kenyamanan ruang belajar anak untuk menciptakan kegiatan belajar yang kondusif. Maka dari itu, Ibu juga perlu menyiapkan rak sebagai tempat penyimpanan barang-barang anak supaya ruangannya selalu terlihat rapi dan bersih. Tempatkan rak yang memiliki banyak ruang untuk menampung berbagai macam benda yang anak miliki, mulai dari buku, alat tulis, ransel, serta media belajar lainnya.

Setelah menempatkan rak penyimpanan tersebut, anak juga harus diajari untuk bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kerapian ruangannya. Setelah memakai ruangan, ia harus membersihkannya sendiri. Dengan begitu, anak memiliki rasa tanggung jawab terhadap barang pribadinya.

Artikel Sejenis

Pencahayaan yang Cukup

Saat belajar, anak akan mengandalkan indera penglihatannya untuk membaca, menulis, menggambar, dan mempelajari ilmu. Oleh karena itu pencahayaan di ruang belajar pun harus terpasang dengan baik. Pilihlah lampu berwarna putih dengan level keterangan secukupnya sesuai tinggi langit-langit dan besar ruangan.

Hindari memasang lampu berwarna kuning karena cenderung redup sehingga dapat merusak mata. Memasang lampu yang terlalu terang juga tidak baik karena menyebabkan mata menjadi cepat lelah.

Lokasi Harus Tenang

Ciptakan suasana belajar yang tenang dan terbebas dari suara-suara berisik, seperti televisi, laju kendaraan, atau mesin cuci. Untuk itu ruang belajar anak harus berada di lokasi yang sunyi. Contohnya saja di pojok rumah, ruang kosong di lantai dua, atau kamar yang jarang ditempati. Namun bila rumah Ibu memiliki tempat yang terbatas, siasati dengan memasang partisi di ruangan yang paling lapang.

Buatlah Sirkulasi Udara yang Baik

Kenyamanan dalam belajar juga ditunjang oleh sirkulasi udara di ruangan tersebut. Ruang belajar anak tidak boleh terlalu panas ataupun terlalu dingin. Untuk itu pasanglah pendingin udara seperti kipas angin atau air conditioner untuk menghindarkan ruangan menjadi panas. Di samping pendingin udara, ruangan tersebut juga sebaiknya memiliki jendela supaya ada perputaran udara dan asupan oksigen yang cukup sehingga ruangan tidak terasa pengap.

Siapkan Cemilan Bergizi

Untuk mendukung kegiatan belajar buah hati, Ibu juga perlu menyiapkan cemilan di ruangannya. Cemilan ini mampu menghindarkan anak dari rasa bosan saat harus belajar. Namun cemilannya tidak boleh asal ya, Bu, tapi harus yang bergizi. Tidak hanya menghalau rasa bosan, cemilan bergizi juga dapat meningkatkan kinerja otak agar dapat berfungsi lebih optimal. Jenis cemilan untuk mendampingi anak yang direkomendasikan antara lain kacang-kacangan, buah-buahan, jus, dan susu.

Menambah Musik

Musik disebut dapat meningkatkan produktivitas dan konsentrasi anak saat belajar, sehingga Ibu boleh saja menambahkan musik melalui player di dalam ruangan belajar. Untuk jenis musiknya pilihlah instrumental atau musik klasik yang bisa membuat anak berkonsentrasi belajar. Pasang musik dengan volume yang tidak terlalu kencang yang justru dapat menghilangkan konsentrasi anak.

Tambahkan Dekorasi Pendukung

Ruangan yang terlalu polos akan terkesan monoton dan membosankan. Untuk itu berikan tambahan dekorasi yang dapat mendukung kegiatan belajar anak. Contoh dekorasi yang bisa Ibu terapkan misalnya:

  • Papan pengingat. Papan yang ditempel di tembok dapat dimanfaatkan untuk memasang jadwal pelajaran, materi yang harus dipelajari, tugas dan PR, atau jadwal ujian. Jika ditempel dengan rapi, risiko anak lupa pun akan terhindarkan.
  • Karpet empuk. Ada kalanya anak mungkin merasa bosan belajar di meja belajar. Ibu bisa menambahkan karpet empuk di atas lantai untuk tempat anak bersantai sambil membaca buku.
  • Bean bag. Selain karpet, tambahkan pula bean bag, yaitu sofa mungil yang berisi butiran styrofoam yang nyaman dan empuk. Pilihan warna dan motifnya yang lucu pasti akan disukai oleh anak sebagai tempat favoritnya untuk bersantai.
  • Poster inspiratif. Manfaatkanlah dinding yang kosong untuk memasang poster-poster yang inspiratif, Bu. Contohnya saja quote dari orang sukses, kata-kata religius, atau rumus pelajaran yang dekoratif. Poster semacam ini dapat memicu semangat dan menginspirasi anak dalam belajar.

Bagaimana, Bu, apakah sudah terinspirasi untuk menciptakan ruang belajar untuk buah hati? Yuk, buat sekarang dan ajak anak untuk ikut berpartisipasi di dalamnya. Semoga setelahnya anak menjadi semangat untuk belajar dan menjadi anak yang sukses ya, Bu.

Susu Frisian Flag 456 PRIMANUTRI turut membantu menciptakan generasi yang cerdas dari dalam melalui nutrisi lengkap yang terkandung di dalamnya. Susu ini telah diperkaya dengan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral serta omega 3 dan 6, selenium, prebiotik inulin, kalsium, dan zinc.

Untuk Ibu yang masih memiliki pertanyaan dan ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar ya, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu.

Sumber:

99.co