Whatsapp Share Like Simpan

Tumbuh kembang si Kecil dapat berjalan dengan optimal jika ia mendapatkan asupan asam amino yang cukup sesuai dengan kebutuhannya. Asam amino tersebut berjumlah 20 jenis yang terdiri sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino nonesensial.

Asam amino esensial tidak bisa diproduksi oleh tubuh secara alami sehingga harus didapatkan dari makanan, baik hewani maupun nabati. Untuk sumber makanan asam amino esensial dari kategori nabati didapatkan dari aneka tumbuhan yang tinggi akan kandungan nutrisi. Berikut beberapa daftar sumber makanan asam amino esensial nabati yang baik untuk dikonsumsi oleh si Kecil:

Biji-bijian

Beberapa jenis biji-bijian sehat untuk dikonsumsi karena mengandung banyak nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan serat. Contoh biji-bijian yang menyehatkan adalah biji chia, biji wijen, biji bunga matahari, dan biji jinten. Biji chia kini sedang sangat populer dan biasanya dikonsumsi dengan cara dicampur ke berbagai makanan, seperti pada puding, oatmeal, atau minuman. Sementara biji jinten dijadikan sebagai bumbu dapur yang dapat melezatkan dan menambah aroma masakan.

Kedelai

Kedelai merupakan jenis kacang-kacangan yang sudah sering dikonsumsi oleh banyak orang karena memiliki banyak kandungan nutrisi dan dapat menyehatkan tubuh. Di dalam kedelai Ibu akan mendapatkan protein, karbohidrat, lemak, vitamin C, folat, magnesium, tiamin, fosfor, zat besi, kalsium, kalium, dan serat. Kedelai bisa dimakan dengan cara direbus atau diolah menjadi tahu, tempe, atau susu. Susu kedelai bisa menjadi pilihan bagi si Kecil yang alergi terhadap susu sapi, karena kandungannya yang tak kalah menyehatkan.

Tahu

Untuk variasi lauk-pauk si Kecil, tahu bisa menjadi pilihan yang tepat. Teksturnya yang lembut memudahkan si Kecil untuk mengunyah dan menelannya. Tahu juga mudah untuk diolah menjadi berbagai aneka makanan yang lezat dan menyehatkan karena terbuat dari sari kacang kedelai. Sumber makanan asam amino esensial ini mengandung protein, kalsium, magnesium, tembaga, zinc, tembaga, selenium, fosfor, dan mangan. Artinya, dengan mengonsumsi tahu si Kecil akan mendapatkan manfaat berupa tulang yang sehat, pertumbuhan optimal, dan sistem kekebalan yang kuat.

Artikel Sejenis

Tempe

Sama seperti tahu, tempe juga sumber makanan asam amino esensial yang terbuat dari kacang kedelai. Bedanya, tempe dibuat dari butiran kacang kedelai yang difermentasikan dengan ragi. Makanan asli Indonesia ini sudah dikenal hingga mancanegara karena bergizi tinggi dan baik dikonsumsi oleh vegetarian atau yang sedang menjalani diet. Tempe termasuk jenis makanan yang kaya akan kandungan kalsium, sehingga dapat membantu pertumbuhan dan kekuatan tulang si Kecil.

Gandum Utuh

Gandum utuh adalah biji gandum yang belum mendapatkan proses penggilingan. Gandum utuh dinilai lebih menyehatkan dibandingkan gandum olahan karena masih terdapat lapisan terluar yang mengandung banyak nutrisi. Pada gandum utuh terkandung nutrisi seperti protein, karbohidrat, vitamin B kompleks, zat besi, zinc, magnesium, antioksidan, dan serat. Gandum utuh bisa ditemukan pada roti gandum, oatmeal, dan sereal.

Pisang

Buah berwarna kuning ini termasuk ke dalam golongan sumber makanan asam amino esensial yang disukai oleh anak-anak. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat si Kecil mudah untuk mengunyahnya. Pisang juga kaya akan kandungan nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak,  vitamin A, B, C, kalsium, fosfor, zat besi, potasium, dan serat. Ini membuat pisang memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan sistem imun tubuh, memperkuat tulang dan gigi, memperlancar pencernaan, membentuk sel darah merah, dan meningkatkan kecerdasan otak.

Kacang-kacangan

Selain kedelai, ada beberapa jenis kacang-kacangan lainnya yang juga mengandung asam amino esensial. Diantaranya adalah edamame, almond, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, dan kacang mede. Di dalam kacang-kacangan tersebut terdapat berbagai jenis kandungan nutrisi, seperti protein, lemak jenuh, vitamin B3, kalori, serat, folat, magnesium, dan mangan. Dengan adanya kandungan lemak jenuh, kacang-kacangan akan membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol kolesterol, dan memperlancar sistem peredaran darah.

Quinoa

Quinoa memiliki bentuk yang mirip seperti biji-bijian dan kini sedang digemari oleh banyak orang yang mulai peduli akan kesehatan. Ini dikarenakan quinoa mengandung berbagai nutrisi. Pada quinoa yang masih mentah, Ibu akan mendapatkan sembilan jenis asam amino esensial, protein, vitamin B, E, zat besi, kalium, magnesium, kalsium, antioksidan, dan serat. Berkat adanya kandungan tersebut, tubuh si Kecil akan lebih sehat dan kebal terhadap serangan penyakit.

Jenis-jenis Asam Amino Esensial

Asam amino esensial terdiri dari sembilan jenis, yaitu:

  • Valine
  • Tryptophan
  • Threonine
  • Phenylalanine
  • Methionine
  • Lysine
  • Leucine
  • Isoleucine
  • Histidine

 

Ketika si Kecil mengonsumsi makanan yang mengandung protein, tubuhnya akan memecah protein tersebut dan mengurainya menjadi asam amino yang bermanfaat untuk:

  • Sebagai sumber energi agar tubuh lebih kuat dalam melakukan berbagai aktivitas.
  • Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak supaya bisa berfungsi normal kembali.
  • Memecah makanan yang masuk ke dalam tubuh.
  • Mendukung pertumbuhan di dalam tubuh.
  • Membantu organ tubuh dalam menjalankan fungsinya.

 

Nah, itulah daftar sumber makanan asam amino esensial yang baik untuk dikonsumsi si Kecil. Sajikan makanan tersebut setiap hari secara bervariasi agar si Kecil tidak merasa bosan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Ibu.

Jika ibu memiliki pertanyaan lain seputar nutrisi maupun tumbuh kembang si Kecil, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.


Sumber:

Sehatq

Alodokter

Merdeka