Whatsapp Share Like
Simpan

Setiap orang tua memiliki caranya sendiri dalam mendidik si Kecil. Ada yg cenderung tegas dan keras, tapi ada juga yang lembut dan memanjakan. Lantas, bagaimana sih cara mendidik anak yang baik?

Mendidik si Kecil haruslah dilakukan dengan tepat, karena akan sangat berpengaruh pada kepribadiannya kelak. Kepribadian yang dimiliki oleh si Kecil juga akan mempengaruhi pola pengasuhan dari orang tua. Maka dari itu, Ibu perlu mengetahui dengan pasti cara mendidik anak yang baik supaya hasilnya pun menjadi baik. Bisa langsung disimak informasi selengkapnya di sini ya, Bu.

Mulailah dari Diri Sendiri

Si Kecil adalah peniru ulung. Ia akan suka meniru apapun yang dilihatnya, terlebih dari orang tuanya. Si Kecil menganggap orang tua sebagai contoh dan panutannya dalam berbagai hal. Oleh karenanya mendidik si Kecil haruslah dimulai dari orang tua. Sangat penting bagi orang tua untuk selalu memberikan contoh yang baik bagi buah hatinya. Berhati-hatilah dalam berucap dan bertingkah laku supaya si Kecil bisa dengan mudah memiliki kebiasaan yang baik hingga ia dewasa nanti.

Mengenali Emosi Si Kecil

Mengajari sesuatu atau memberikan perintah pada buah hati sebaiknya melihat kondisi si Kecil terlebih dulu ya, Bu. Coba Ibu bayangkan saat sedang merasa lelah, kesal, atau marah tapi ada orang lain yang memberikan Ibu perintah, pasti rasanya tidak nyaman, bukan? Nah, hal tersebut juga dirasakan oleh si Kecil, Bu.

Cobalah untuk mengenali dan memahami emosi si Kecil dengan baik. Jika kondisinya sedang kurang baik, tanyakan mengapa ia merasa seperti itu. Namun apabila ia tidak mau berbicara, lebih baik biarkan ia menenangkan dirinya terlebih dulu. Baru setelah itu Ibu bisa mengutarakan maksud Ibu kepadanya.

Artikel Sejenis

Berbicara pada Si Kecil dengan Jelas Tanpa Bentakan

Cara mendidik anak bisa dimulai dari cara Ibu berkomunikasi dengan buah hati. Bagaimana Ibu berkomunikasi dengannya akan sangat berpengaruh terhadap perilakunya lho, Bu. Supaya si Kecil patuh dan mau mendengarkan kata-kata Ibu, berbicaralah dengan jelas tanpa bentakan.

Ucapkan apa yang Ibu inginkan darinya secara baik. Berteriak hanya akan membuatnya merasa takut dan kesal pada Ibu sehingga ia malah tidak dapat menangkap dengan jelas maksud perkataan Ibu. Si Kecil juga cenderung akan menjadi pribadi yang suka melawan dan memberontak.

Belajar untuk Saling Mendengarkan

Ibu ingin si Kecil mendengarkan perkataan Ibu, maka mulailah dengan mendengarkan ketika si Kecil berbicara. Saat si Kecil sedang moody, misalnya, ia pasti memiliki alasan dibaliknya. Biarkan ia berkeluh kesah kepada Ibu. Begitu pula saat Ibu memberikan perintah tapi ia tidak mau melaksanakannya. Coba tanyakan mengapa ia bersikap seperti itu.

Dengan cara mendidik anak ini Ibu sedang membangun kebiasaan untuk saling mendengarkan dan berbicara mengenai isi hati. Alhasil, si Kecil pun akan menjadi lebih penurut dan terbuka pada orang tuanya.

Baca juga: Si Kecil Golongan Generasi Alpha? Berikut Cara Mendidiknya

Panggil Si Kecil dengan Namanya

Seringkali orang tua memanggil buah hatinya dengan julukan tertentu karena dirasa lucu dan menggemaskan. Padahal, cara tersebut sebenarnya dapat membuat si Kecil merasa kurang dihargai lho, Bu. Apakah Ibu juga termasuk di antaranya? Jika ya, maka sebaiknya jangan lagi melakukannya, ya.

Saat memilih nama untuk si Kecil Ibu juga pasti mencari nama dengan arti yang baik karena menginginkan yang terbaik untuknya, bukan? Jadi, panggilah si Kecil dengan namanya tersebut, Bu. Dengan cara ini ia akan merasa lebih dihargai oleh Ibu serta cenderung lebih mau patuh dan mendengarkan perkataan Ibu.

Rutin dan Konsisten

Jika Ibu ingin si Kecil selalu menaati peraturan yang Ibu buat, maka yang bisa Ibu lakukan adalah dengan menerapkan peraturan tersebut secara rutin dan konsisten. Cara mendidik anak ini bisa membuat si Kecil bisa bersikap lebih tenang saat diberi perintah karena ia dapat memahami apa yang Ibu inginkan sebagai orang tuanya.

Misalnya saja Ibu membuat peraturan tentang bermain gadget hanya boleh 2 jam sehari yang dibagi dalam dua sesi. Peraturan ini harus selalu Ibu terapkan. Jangan sesekali diterapkan tapi di lain waktu Ibu memberikan kelonggaran. Ini justru akan membuatnya bingung dan memicu ia untuk tidak mematuhi peraturan yang Ibu buat.

Memberi Apresiasi & Hukuman yang Sesuai

Ketika si Kecil berusaha memahami dan menaati pola pengasuhan dari Ibu, artinya ia sedang belajar, Bu. Apabila ia akan berhasil melakukannya, jangan lupa untuk memberikan apresiasi sebagai tanda Ibu menghargai usaha yang telah ia lakukan. Apresiasi tersebut bisa berupa pujian, mengumpulkan poin untuk dibelikan barang yang diinginkan si Kecil, atau makanan favoritnya.

Sebaliknya, jika si Kecil melanggar peraturan, Ibu boleh saja memberikan hukuman. Namun, hukuman tersebut haruslah yang sesuai dengan kesalahan si Kecil dan juga mendidiknya. Contohnya saja saat ia tidak mau memasukkan pakaian kotornya ke keranjang cucian, maka hukum ia dengan cara membantu Ibu menjemur atau melipat pakaian. Dengan cara mendidik anak seperti ini, si Kecil akan belajar bahwa setiap melanggar aturan akan ada konsekuensi yang ia terima.

Itulah beberapa cara mendidik anak yang baik untuk diterapkan pada buah hati agar ia menjadi pribadi yang positif. Ingat ya, Bu, setiap si Kecil memiliki kemampuan yang berbeda dalam memahami sesuatu. Jadi, biarkan ia menerima prosesnya sesuai dengan kemampuan yang ia miliki. Yuk, coba terapkan pola pengasuhan si Kecil di atas sekarang!

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa langsung berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Zurich