Share Like
Simpan

Apakah Ibu sedang merencanakan kehamilan? Dalam menjalankan program kehamilan atau promil, biasanya pusat perhatian ada di Ibu seorang. Padahal dari konsultasi kehamilan yang saya lakukan, suami juga harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalani promil. Hal apa saja yang bisa dilakukan Suami saat sedang promil ya, Bu? Berikut informasi yang saya dapatkan hasil konsultasi dari dokter.

Medical Check Up

Selain konsultasi ibu hamil, medical check up atau pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh Ibu dan suami sebelum memulai promil. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan apakah suami Ibu mempunyai penyakit yang berkaitan dengan tingkat kesuburan. Saat melakukan pemeriksaan kesehatan ini, suami juga harus memberitahu apabila ada obat-obatan yang sedang ia konsumsi, seperti antibiotik atau suplemen tertentu. Dengan begitu, dokter akan lebih mudah dalam melakukan penanganan jika diperlukan.

Konsumsi Makanan Sehat

Tak hanya Ibu yang diharuskan untuk mengonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil, Suami juga perlu menjaga asupan sehari-hari. Sebab, makanan sehat yang dikonsumsi secara rutin, dapat memengaruhi kualitas sperma yang diproduksi oleh suami. Berdasarkan studi dari The American Society for Reproductive Medicine, makanan yang kaya Vitamin C, Vitamin E, dan Antioksidan dapat meningkatkan jumlah dan kemampuan sperma dalam bergerak menuju sel telur. Selain itu, diet sehat dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur serta multivitamin, dapat membantu meningkatkan kualitas sperma secara alami.

Jauhi Rokok dan Alkohol

Selain rutin mengonsumsi makanan kaya nutrisi, suami juga harus meninggalkan kebiasaan negatif yang mungkin masih dijalani; seperti merokok dan minum alkohol. Sebab menurut konsultasi kehamilan yang saya lakukan dengan dokter, dua kebiasaan tersebut sangat memengaruhi kualitas sperma. Jika suami masih merokok dan minum alkohol, hal tersebut dapat membuat jumlah produksi sperma menurun, serta mengurangi kemampuannya untuk bergerak menuju sel telur.

Perhatikan Zat Berbahaya

Tak hanya memerhatikan asupan nutrisi dan kebiasaan sehari-hari, Suami juga perlu mewaspadai lingkungan rumah dan kerja. Sebab, jika sering terekspos oleh pestisida dan zat kimia lainnya, kualitas sperma juga bisa menurun, Bu. Untuk itu, sebisa mungkin suami harus menghindari paparan zat berbahaya tersebut agar program kehamilan yang dilakukan dengan Ibu bisa berjalan lancar. Selain itu, sebaiknya suami juga ikut berdiskusi dengan dokter saat melakukan konsultasi kehamilan untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa suami lakukan untuk mendukung promil berjalan lancar. Mewujudkan promil yang sukses mungkin tidaklah mudah. Namun jika dilakukan secara bersama-sama, hal tersebut tentu tidak mustahil untuk dicapai. Semoga Ibu dan suami cepat mendapat momongan, ya!