Share Like
Simpan

Tahukah Ibu? Si Kecil sudah mulai belajar pada tahun pertamanya, lho. Oleh sebab itu, agar tumbuh kembangnya dapat berjalan optimal, yuk, simak informasi seputar proses belajar bayi berikut ini!

1. Kemampuan Mencerna Kata 

Pada bulan pertama, perkembangan sosial si Kecil memang masih terbatas. Namun, saat ini, ia sudah mampu belajar mencerna kata, Bu. Menurut jurnal penelitian online yang saya temukan di Wiley Online Library, bayi sudah dapat mengenali sebuah kalimat sejak ia berusia dua hari. Jadi, meski kemampuan komunikasi si Kecil belum sempurna, ia sudah bisa mempelajari kalimat yang Ibu ucapkan dengan baik.

2. Kemampuan Mendengar Lewat Gerak Mulut

Bu, meski belum bisa berbicara, saya sering mengajak si Kecil bercerita sejak ia baru lahir. Selama bercerita, mulut dan lidah si Kecil ikut bergerak seakan mengikuti mulut saya. Sangat menggemaskan, ya. Perlu Ibu ketahui bahwa kemampuan mendengar si Kecil dapat terlatih ketika ia menggerakkan lidah dan mulutnya. Ketika ia berusaha menggerakan lidahnya, tanpa disadari ia akan mengeluarkan suara. Ini menjadi tahap awal kemampuan bicara dan pendengaran si Kecil. Umumnya, tahap perkembangan bayi akan berlangsung ketika ia berusia enam bulan, Bu.

3. Kemampuan Mengerti Arti Kata Lewat Sentuhan

Salah satu cara paling efisien dalam berkomunikasi dengan si Kecil adalah menggunakan bahasa tubuh. Hal inilah yang saya lakukan untuk mengajarkan arti kata pada si Kecil. Sebagai contoh, saya sering menyentuh hidung si Kecil sambil berkata, “ini hidung”. Setelah dilakukan secara berulang, lama kelamaan ia akan mengerti arti dari kata tersebut. Menurut artikel yang saya baca secara online, hal ini dapat dilakukan ketika si Kecil sudah memasuki usia empat bulan.

4. Kemampuan Berbicara Lewat Musik

Pada usia sembilan bulan, kemampuan komunikasi si Kecil semakin meningkat. Itu sebabnya, ini merupakan saat yang tepat untuk  mengasah keterampilan berbicaranya melalui musik. Dari artikel online yang saya baca, berdasarkan penelitian oleh University of Washington’s Institute for Learning & Brain Sciences, ritme musik dapat meningkatkan kemampuan kognisi bayi, sehingga ia mengerti cara berkomunikasi. Untuk itu, saya sering memutarkan si Kecil lagu anak-anak sambil mengajaknya menari bersama.

5. Tidur Siang untuk Dukung Proses Belajar si Kecil

Bu, agar proses belajar si Kecil dapat berjalan optimal, pastikan ia tidak melewatkan waktu tidur siangnya, ya. Saya jadi ingat ketika melakukan konsultasi ke spesialis anak beberapa hari yang lalu, dokter menjelaskan bahwa tidur siang bisa meningkatkan proses belajar si Kecil, Bu. Hal ini dikarenakan ketika tidur, otak akan bekerja untuk memperkuat memori sebelumnya. Itu sebabnya, tidur siang dapat membantu si Kecil mengingat hal-hal yang sudah dipelajarinya. 

 

Ternyata tidak sulit ya, Bu, untuk mendukung proses belajar bayi. Yuk, terus optimalkan perkembangan si Kecil agar ia dapat tumbuh menjadi anak yang pintar!