Whatsapp Share Like Simpan

“B-u bu, d-i di. Budi”. Masih ingatkah Ibu saat dulu belajar membaca? Kini giliran Ibu yang mengajari anak untuk membaca. Meski di sekolah ia sudah diajari, tapi ia juga membutuhkan ajaran di rumah dan disinilah peran Ibu serta Ayah sebagai guru di rumah. Namun, bagaimanakah cara mengajari anak membaca tanpa perlu mengeja? Inilah tips-tips yang bisa Ibu coba lakukan. Simak terus ya, Bu.

1. Memperkenalkan Huruf dengan Cara yang Menyenangkan

Pertama-tama, anak harus mengenal huruf terlebih dulu. Bila anak sama sekali belum mengenal atau masih kurang menguasai huruf, maka cara memperkenalkannya haruslah dengan cara yang menyenangkan. Mengapa? Sebab anak-anak akan lebih cepat untuk menangkap dan menghafalnya, Bu.

Caranya bisa dengan menggunakan flashcard huruf yang disertai dengan gambar dan warna-warna yang cerah. Bisa juga dengan bernyanyi sambil membaca tabel huruf yang ditempelkan di tembok. Perkenalkan pengucapan masing-masing huruf dengan benar, karena ini akan sangat berpengaruh pada cara ia membaca nantinya.

2. Mengajari Anak untuk Menghafal Suku Kata

Setelah anak sudah mengenal dan menguasai huruf, maka cara mengajari anak membaca memasuki tahapan perkenalan suku kata. Kini ia sebaiknya diajari untuk menghafal suku kata yang ada di dalam konsonan B sampai Z dan diikuti huruf vokal A, I, U, E, dan O. Contohnya seperti: ba, bi, bu, be, bo, ca, ci, cu, ce, co, dan seterusnya. Secara bertahap, biarkan anak untuk menghafal suku kata-suku kata tersebut.

3. Ajak Anak untuk Membaca Suku Kata yang Variatif

Tahap ketiga adalah memperkenalkan dan mengajari anak untuk membaca suku kata yang lebih variatif tapi masih mudah untuk dihafal anak dan berakhiran huruf vokal. Misalnya adalah bu-ku, bo-la, lu-ka, bu-ka, dan sejenisnya. Hindari untuk memperkenalkan suku kata yang memiliki akhiran huruf mati supaya anak menguasai tahap ini lebih dulu.

Artikel Sejenis

Jika anak masih kesulitan untuk memahami, kembali lagi ke tahap sebelumnya hingga ia terbiasa dan memahami dengan benar suku katanya. Seperti ini:

  • ba, ca, da, fa, dan seterusnya
  • Bi, ci, di, fi, dan seterusnya
  • Bu, cu, di, fi, dan seterusnya
  • Be, ce, de, fe, dan seterusnya
  • Bo, co, do, fo, dan seterusnya

4. Memperkenalkan dan Mengajarkan Huruf Mati

Pastikan anak sudah lulus tahap ketiga sebelum memasuki tahap keempat ini ya, Bu. Di tahap ini, Ibu sudah bisa untuk memperkenalkan dan mengajarkan huruf mati kepada anak. Caranya adalah dengan memperkenalkan huruf-huruf seperti “ny”, “ng”, dan sejenisnya.

5. Melatih Anak Membaca Kata Secara Utuh

Cara mengajari anak membaca tanpa mengeja mungkin terdengar sulit ya, Bu. Pada awalnya anak mungkin juga akan menemui kesulitan, sehingga ia harus mengeja terlebih dulu. Di sini Ibu lah yang harus rajin dan pantang menyerah untuk melatih anak agar ia dapat membaca tanpa mengeja. Ajari anak dengan metode belajar yang sesuai dengan karakternya, maka lama-kelamaan ia akan mulai lancar membaca.

Apa Sih Beda Teknik Mengeja dan Teknik Tanpa Mengeja?

Sebenarnya tidak ada banyak perbedaan di antara kedua teknik belajar membaca tersebut, Bu. Bedanya adalah bila pada teknik mengeja anak diajarkan untuk mengeja penggabungan dua huruf, sedangkan pada teknik tanpa mengeja anak langsung diajarkan untuk menghafal suku kata seperti pada contoh di atas.

Tips Menerapkan Teknik Tanpa Mengeja

Supaya bisa berhasil menerapkan teknik tanpa mengeja, maka diperlukan tips-tips khusus, Bu. Berikut tips-tipsnya:

  1. Gunakan media belajar. Ibu sebaiknya menggunakan media belajar yang sederhana tapi menarik minat anak untuk belajar. Contohnya saja flashcard, buku, tabel, atau huruf magnet.
  2. Ajari anak sambil bermain bersama. Ciptakan waktu belajar sambil bermain agar suasananya terasa menyenangkan dan tidak cepat membuat anak bosan.
  3. Batasi waktunya. Jika belajar terlalu lama, anak mungkin akan merasa bosan. Untuk itu sebaiknya Ibu membatasi waktu belajarnya dan perlahan tingkatkan frekuensinya. Misalnya hanya satu jam dalam sehari, kemudian pada minggu berikutnya satu jam dengan dua kali sesi dalam sehari, dan seterusnya.
  4. Sesuaikan dengan mood anak. Siapapun tidak akan mau belajar saat suasana hatinya sedang tidak enak, Bu, terutama anak-anak. Ajari anak saat ia merasa senang dan bersemangat, maka hasilnya pun akan lebih baik dibandingkan saat ia sedang lesu dan lelah.

Nah, itulah cara mengajari anak membaca dengan teknik tanpa mengeja yang bisa Ibu praktikkan di rumah. Ingat ya, Bu, setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda, jadi tidak perlu membandingkan ia dengan anak lainnya. Tetap ajari anak untuk belajar membaca sesuai kemampuan dan karakternya. Selamat mengajari anak, Bu. Semoga ia segera mahir membaca.

Ibu ingin berkonsultasi seputar anak? Konsultasikan saja di laman Tanya Pakar. Di sini semua pertanyaan Ibu akan dijawab secara langsung oleh ahlinya. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu untuk bisa menggunakan fitur tersebut ya, Bu.

Sumber:

popmama.com