Share Like
Simpan

Tumbuh kembang balita merupakan momen yang seru untuk diabadikan. Benar begitu, Bu? Melihat tingkah si Kecil yang semakin lucu, ada saja hal-hal yang menggemaskan setiap harinya. Itulah sebabnya, banyak sekali orang tua yang senang untuk mengabadikan setiap momen tersebut, apalagi kini teknologi telepon seluler sudah begitu canggih, sehingga bisa menciptakan sebuah karya berupa foto pun video yang tidak kalah dengan hasil yang dibuat secara profesional

Sebelum mengabadikan berbagai momen si Kecil dalam bentuk foto dan video, saya memiliki beberapa tips yang bisa Ibu praktikkan, supaya hasilnya lebih maksimal. Ini dia!

  1. Layaknya seorang fotografer dan pembuat video profesional, cahaya merupakan faktor penting dalam menentukan bagus-tidaknya hasil foto atau video. Oleh karena itu, usahakan untuk mengabadikan momen tumbuh kembang pada balita dengan memanfaatkan cahaya alami. Jika mengambil foto di dalam ruangan, sebaiknya Ibu melakukannya saat matahari 
  1. Mendapatkan foto si Kecil yang sedang tersenyum menggemaskan itu pasti menjadi keinginan Ibu, bukan? Ibu pasti tidak ingin ketinggalan Momen Wow ketika si Kecil sedang belajar bicara atau belajar jalan atau Momen Wow lainnya. Biasanya, untuk mendapatkannya agak sulit dan Ibu harus banyak melakukan foto atau merekam video secara diam-diam, sehingga akhirnya mendapatkan momen yang Ibu mau. Namun, yang bisa Ibu pastikan adalah ambil foto atau video ketika suasana hati si Kecil dalam keadaan baik ya, Bu, agar lebih mudah untuk mendapatkan hasil yang bagus.
  1. Usahakan untuk mengabadikan momen si Kecil di luar ruangan. Mengapa begitu? Ibu akan dengan lebih mudah membangun suasana hatinya ketika ia bermain di luar. Selain itu, area luar ruangan memiliki udara segar yang juga baik untuk kesehatan balita. Ibu pun akan mendapatkan latar yang menarik ketika berada di luar bersama si Kecil, kecuali Ibu memiliki area bermain khusus untuknya di dalam rumah yang menarik untuk dijadikan latar dan seru dijadikan properti foto maupun video. Oh iya, saat mengarahkan si Kecil, biarkan ia menentukan sendiri gayanya ya, Bu. Jika ia malu-malu, Ibu bisa membantu ia dengan mengarahkan 
  1. Hindari memaksakan si Kecil jika ia tidak ingin melihat ke arah kamera dan tersenyum saat Jika Ibu memaksakan, bisa-bisa ia nantinya menjadi trauma. Ia bisa menganggap kegiatan mengabadikan momen ini sesuatu yang membuatnya stres dan akhirnya menganggu rasa percaya dirinya. 

Setelah mendapatkan hasil foto dan video yang bagus, rasanya tidak sabar ingin menyebarkan momen tumbuh kembang balita ini ke media sosial ya, Bu. Namun, sebelum itu, perhatikan dulu beberapa hal berikut ini:

  1. Hindari memasang foto si Kecil tanpa busana. Hal ini dapat membahayakannya, karena bisa menjadi incaran para pelaku pedofilia.
  2. Mengurangi memasang status lokasi secara detail ketika sedang bepergian bersama si Kecil. Hal ini demi kebaikan Ibu dan dirinya sendiri, supaya terhindar dari pelaku kejahatan.
  3. Media sosial Ibu hendaknya diisi dengan hal-hal dan komentar bersifat positif tentang si Kecil, agar Ibu juga dapat menyebarkan sikap positif kepada orang lain.
  4. Mengatur pengaturan Ada baiknya jika foto atau video si Kecil diatur agar hanya bisa dilihat oleh orang-orang terdekat yang Ibu kenal. Hindari pengaturan publik atau umum agar foto atau video tentang perkembangan balita Ibu tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
  5. Di setting HP, pastikan ibu menggunakan resolusi foto tertinggi, supaya hasil fotonya bagus

 Selamat menikmati berbagai momen tumbuh kembang balita!