Selepas menjalani proses persalinan, proses recovery jadi hal yang cukup penting untuk diperhatikan, ya Bu. Oleh karena itu, Ibu harus mulai memerhatikan asupan yang dibutuhkan. Selain itu, Ibu juga bisa mulai minum jamu habis melahirkan untuk membantu proses pemulihan berjalan dengan baik. Terkait minum jamu habis melahirkan tradisi ini sebenarnya sudah dilakukan secara turun temurun dan cukup populer di Indonesia.

Tradisi minum jamu sehabis melahirkan mungkin jadi hal yang cukup jarang ditemukan di zaman modern ini. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa minum jamu habis melahirkan juga membawa manfaat yang baik bagi kesehatan. 

Hal tersebut tentunya datang dari bahan jamu habis melahirkan yang diolah secara alami. Biasanya tradisi minum jamu habis melahirkan ini dianjurkan untuk dikonsumsi di masa nifas. Tradisi minum jamu habis melahirkan ini juga dianjurkan bagi Ibu yang melakukan persalinan lewat proses caesar. 

Masa nifas merupakan masa pemulihan yang dibutuhkan oleh Ibu selepas melewati proses persalinan. Masa nifas ini biasanya berlangsung selama enam minggu. Di masa ini, Ibu perlu memerhatikan kondisi tubuh dengan baik. 

Pasalnya, organ di dalam tubuh di masa nifas ini sedang mengalami perubahan. Perubahan tersebut dilakukan oleh tubuh untuk mengembalikan fungsi seperti sebelum Ibu hamil. Oleh karena itu, proses pemulihan ini perlu dijaga secara baik dengan konsumsi nutrisi, gizi, serta suplemen seperti minum jamu habis melahirkan.

Artikel Sejenis

Dalam memilih jenis jamu habis melahirkan, mungkin tidak semua jamu akan cocok bagi Ibu. Entah hal tersebut berasal dari rasanya maupun khasiatnya yang kurang terasa. Namun, bagi Ibu yang awam dengan tradisi minum jamu habis melahirkan, Ibu bisa mulai mencari informasi dari keluarga terdekat atau teman-teman yang sudah lebih dulu mencoba untuk mengikuti tradisi minum jamu habis melahirkan ini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Ibu akan menemukan banyak manfaat dari tradisi minum jamu habis melahirkan. Racikan atau olahan jamu bersalin untuk tradisi minum jamu habis melahirkan ini menawarkan manfaat seperti mengencangkan otot perut, membantu kondisi tubuh kembali prima, memperlancar ASI, hingga mempercepat proses pemulihan luka bersalin.

Tradisi minum jamu habis melahirkan setelah persalinan biasanya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama dalam tradisi minum jamu habis melahirkan dilakukan setelah 10 hari pertama masa nifas. Selanjutnya untuk bagian kedua diminum setelah 10 hari kedua dan bagian ketiga diminum setelah 10 hari ketiga. 

Namun, ada juga yang mengonsumi jamu habis melahirkan ini secara rutin seperti 2 hingga 3 hari sekali. Untuk mendapatkan anjuran yang tepat, Ibu juga bisa melakukan konsultasi kepada dokter terkait tradisi minum jamu habis melahirkan ini.

Rekomendasi jamu selepas melahirkan

Bagi Ibu yang ingin mencoba mengonsumsi jamu setelah melahirkan untuk membantu pemulihan pasca melahirkan, ini dia 3 jamu tradisional yang bisa Ibu coba:

  • Daun Pepaya

    Salah satu hal yang dikhawatirkan Ibu setelah melahirkan adalah bentuk tubuh yang tidak lagi sama seperti sebelum kehamilan. Untuk mengembalikan bentuk tubuh semula, Ibu bisa mencoba untuk menghidangkan jamu daun pepaya sebagai bagian dari tradisi minum jamu sehabis melahirkan. Jenis jamu ini dapat diminum dua kali sehari. Selain itu, Ibu juga bisa mengolahnya dengan mudah, sehingga tradisi minum jamu bisa dilakukan secara rutin. 

    Dalam meracik jenis jamu satu ini, Ibu perlu mempersiapkan bahan-bahan yang terdiri dari 7 gram daun pepaya, daun jinten, 10 gram kayu rapet, 10 gram daun sendok, 7 gram daun iler, 7 gram daun sambiloto dan 7 gram asam jawa. Semua bahan-bahan ini Ibu tumbak halus lalu direbus dalam dua gelas air hingga mendidih.

    Setelah air mendidih biarkan dingin di dalam panci terlebih dahulu. Baru tuang ke dalam gelas untuk memulai tradisi minum jamu habis melahirkan di rumah. Jika Ibu kurang selera dengan aroma maupun rasa dari jamu satu ini, Ibu bisa minum secara perlahan.

  • Kayu Manis dan Jahe

    Khasiat yang dibawa oleh jamu berbahan dasar kayu manis dan jahe ini bermanfaat untuk mempercepat proses pemulihan melahirkan yang melelahkan. Proses pemulihan di masa nifas ini memang cukup menguras tenaga dan kerap kali membuat Ibu terasa lelah. 

    Untuk racikan tradisi minum jamu habis melahirkan lainnya, Ibu bisa coba mengolah jenis jamu yang praktis ini di rumah demi kembali memulihkan tenaga Ibu. Untuk mengolah jamu ini Ibu bisa mempersiapkan bahan-bahan seperti beras, bengle, pulo sari, kayu manis, jahe, dan asam jawa yang direbus hingga mendidih dan berubah warna.

  • Kunyit Asam

    Setelah melahirkan, perut Ibu akan terlihat tidak terlalu kencang lagi. Cobalah jamu kunyit asam untuk mengencangkan kembali perut Ibu. Jamu kunyit asam ini terdiri dari parutan kunyit dan asam jawa. Cara membuatnya mudah. Cuci hingga bersih tiga atau empat ruas kunyit lalu parut atau blender hingga halus. Campurkan asam jawa secukupnya. Campurkan parutan kunyit dan asam jawa dengan tiga gelas air. Lalu, rebus hingga mendidih. Supaya lebih enak rasanya, Ibu bisa menambahkan gula jawa.

Baca Juga: Kebiasaan Mengemut Makanan

Dengan rekomendasi jamu di atas, kini Ibu bisa menjalani tradisi minum jamu melahirkan dengan lebih mudah. Namun, penting bagi Ibu untuk tetap memerhatikan kondisi tubuh. Jangan sampai tradisi minum jamu habis melahirkan ini malah menghadirkan risiko kesehatan, seperti diare yang semakin membuat proses pemulihan jadi tidak nyaman, ya Bu. 

Selain itu, tetap konsultasikan ke dokter untuk bisa menyesuaikan tradisi minum jamu habis melahirkan ini dengan anjuran konsumsi obat yang diberikan, sehingga tidak ada komplikasi yang mengkhawatirkan.

Selain menjalankan tradisi minum jamu habis melahirkan, kebutuhan nutrisi dari sumber makanan dan asupan pelengkap lainnya juga jadi hal yang penting. Dalam melengkapi kebutuhan nutrisi tersebut, Ibu bisa rutin mengonsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM yang diformulasikan khusus Ibu hamil dan Ibu menyusui sebagai tambahan nutrisi penting yang dapat menjaga kesehatan Ibu dan buah hati. Sebagaimana yang Ibu ketahui bahwa ASI merupakan asupan penting di masa pertumbuhan bayi.

Susu Frisian Flag PRIMAMUM mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga mengandung tinggi asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA) untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil serta kesehatan Ibu. 

Susu Frisian Flag PRIMAMUM mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Diperkaya juga dengan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil, serta mengandung tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak janin di dalam kandungan.

Ibu juga pasti ingin memantau tumbuh kembang janin dalam kandungan dengan lebih baik, kan? Ibu bisa lho bergabung dengan Akademi Keluarga Prima. Akademi Keluarga Prima dapat menemani keluarga prima berkembang dari masa kehamilan hingga 6 tahun pertama kehidupan si Kecil.

Nah, untuk memantau tumbuh kembang si Kecil setelah lahir, Ibu bisa memanfaatkan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima agar bisa memantau tumbuh kembangnya sesuai dengan grafik pertumbuhan dari WHO dan CDC. Pokoknya fitur ini bermanfaat banget lho, Bu. Cobain di sini, yuk!