Share Like
Simpan

Waktu kumpul keluarga besar minggu lalu, saya tak sengaja mendengar pembicaraan dua orang sepupu. Salah satu sepupu saya ini memang baru saja melahirkan. Ibunya menyarankan untuk menggunakan jamu tradisional untuk mempercepat pemulihan. Tapi, sepupu saya lainnya, yang memang lebih berpandangan modern, menentang ide itu.

Saya jadi teringat pengalaman saya setelah melahirkan si Kecil. Dulu, saya sering dianjurkan oleh Ibu saya untuk meminum jamu tradisional untuk membantu kondisi tubuh agar cepat pulih selama masa nifas.

Banyak manfaat jamu bersalin yaitu untuk mengencangkan otot perut, membantu Ibu kembali fit, memperlancar ASI dan membantu pemulihan luka. Jamu setelah persalinan biasanya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah jamu yang diminum setelah 10 hari pertama, bagian kedua diminum setelah 10 hari kedua dan bagian ketiga diminum setelah 10 hari ketiga.

Jadi, kalau Ibu ingin mencoba mengonsumsi jamu tradisional untuk membantu pemulihan pasca melahirkan, ini dia 3 jamu tradisional yang bisa Ibu coba:

Daun Pepaya

Salah satu hal yang dikhawatirkan Ibu setelah melahirkan adalah bentuk tubuh yang tidak lagi sama seperti sebelum kehamilan. Untuk mengembalikan bentuk tubuh semula, cobalah jamu yang dapat diminum dua kali sehari ini. Bahan-bahannya terdiri dari 7 gram daun papaya, daun jinten, 10 gram kayu rapet, 10 gram daun sendok, 7 gram daun iler, 7 gram daun sambilonto dan 7 gram asam Jawa. Semua bahan-bahan ini Ibu tumbak halus lalu direbus dalam dua gelas air hingga mendidih.

Kayu Manis dan Jahe

Proses melahirkan memang melelahkan. Tenaga Ibu banyak terkuras dan tubuh Ibu pun berada dalam kondisi lemah. Untuk kembali memulihkan tenaga Ibu, cobalah ramuan yang terdiri dari beras, bengle, pulo sari, kayu manis, jahe, dan asam jawa.

Kunyit Asam

Setelah melahirkan, perut Ibu akan terlihat tidak terlalu kencang lagi. Cobalah jamu kunyit asam untuk mengencangkan kembali perut Ibu. Jamu kunyit asam ini terdiri dari parutan kunyit dan asam jawa. Cara membuatnya mudah. Cuci hingga bersih tiga atau empat ruas kunyit lalu parut atau blender hingga halus. Campurkan asam jawa secukupnya. Campurkan parutan kunyit dan asam jawa dengan tiga gelas air. Lalu, rebus hingga mendidih. Supaya lebih enak rasanya, Ibu bisa menambahkan gula jawa.

Jadi, sudah tahu kan, Bu, jamu-jamu tradisional apa saja yang bisa membantu Ibu kembali pulih setelah melahirkan? Tapi, bagi Ibu yang melahirkan dengan operasi Caesar, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi jenis jamu apapun selama masa pemulihan. Hal ini untuk mencegah terjadinya komplikasi seperti pendarahan dan diare. Selain Ibu yang melahirkan melalui operasi Caesar, Ibu yang memiliki hepatitis B, pernah menderita penyakit kuning, atau mengalami komplikasi persalinan seperti rahim sobek juga tidak disarankan mengonsumsi jamu tradisional. Tidak hanya itu, jamu tradisional juga sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat dari dokter. Ibu bisa mengonsumsi jamu 2-3 jam setelah mengonsumsi obat dari dokter. Selamat mencoba ya, Bu!