Whatsapp Share Like Simpan

Mendidik anak bukanlah tugas yang mudah ya, Bu. Dibutuhkan kerja keras dari setiap orang tua agar bisa mendidik buah hatinya dengan baik. Anak-anak, terutama yang masih berusia 1-3 tahun, sedang dalam masa sangat aktif, senang bereksplorasi, dan ingin tahu banyak hal.

Di usia ini pula si Kecil ingin mencoba mandiri dan terkadang sulit untuk dinasehati sehingga akan menyebabkan ia tantrum. Wajar jika terkadang Ibu merasa kewalahan. Meski begitu, Ibu tetap harus berupaya untuk mendidik anak dengan baik supaya tumbuh kembangnya dapat berjalan optimal melalui beberapa tips berikut ini:

Kasih Sayang Adalah Hal yang Utama

Tidak ada yang lebih dibutuhkan si Kecil selain kasih sayang dari kedua orang tuanya. Mendidik anak dengan porsi kasih sayang yang cukup akan membuatnya menjadi pribadi yang penurut, memiliki empati, menghormati, dan menyayangi orang lain. Selain berupa perlakuan seperti memeluk dan mencium, Ibu juga perlu menunjukkannya dengan kata-kata, seperti “Mama sayang kamu”. Ada tiga waktu yang baik untuk menunjukkan kasih sayang tersebut, yaitu saat si Kecil bangun tidur, sebelum tidur malam, dan di saat ia sedih.

Sering Berikan Pujian

Jangan gengsi untuk memuji si Kecil saat ia melakukan hal baik atau mengalami peningkatan keterampilan ya, Bu. Pujian dari Ibu ini akan meningkatkan kepercayaan diri si Kecil bahwa ia adalah anak yang memiliki kemampuan sekaligus untuk menghargai usahanya dalam belajar. Memberikan pujian juga akan menjadi motivasi bagi buah hati agar ia berani untuk mencoba berbagai hal baru.

Ajari Tentang Agama

Dalam mendidik anak, Ibu perlu untuk mengajari tentang agama sebagai bekal membangun karakter yang positif. Memberikan pemahaman agama sesuai yang diyakini di dalam keluarga akan menjadi bekal pertahanan moral untuk si Kecil seumur hidupnya. Jika moralnya baik, maka si Kecil tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak dirinya sendiri.

Artikel Sejenis

Luangkan Waktu untuk Bermain Bersama

Bermain merupakan cara si Kecil untuk mempelajari banyak hal baru. Namun ia tidak bisa melakukannya sendiri, Bu. Ia akan membutuhkan bantuan dari Ibu agar lebih mudah dalam menyerap informasi dan meningkatkan keterampilannya. Jadi, selalu luangkan waktu untuk bermain bersama buah hati ya, Bu.

Ajak si Kecil bermain permainan edukatif yang dapat menstimulasi berbagai keterampilannya, mulai dari motorik, sensorik, dan kognitif. Tak hanya melalui permainan, Ibu juga bisa membacakan buku cerita atau dongeng. Dari kegiatan tersebut, si Kecil dapat menyerap banyak kosakata baru, menambah pengetahuan, serta meningkatkan kreativitas dan imajinasi si Kecil.

Terapkan Disiplin

Untuk mendidik anak, maka Ibu perlu menerapkan disiplin supaya dapat membangun karakter yang positif di dalam dirinya. Di usianya kini, mendisiplinkan si Kecil bisa dengan cara yang sederhana, seperti membuat jadwal waktu tidur, bermain, mandi, dan makan. Ibu sebaiknya juga tidak selalu mengabulkan semua keinginan si Kecil, karena hanya akan membuatnya menjadi anak yang manja dan tidak mau berusaha untuk meraih sesuatu.

 

Baca juga: Kesalahan Umum Dalam Cara Mendidik Anak

Tunjukkan Contoh yang Baik

Jangan hanya memerintah saja, mendidik anak juga harus dilakukan dengan memberikan contoh yang baik kepada si Kecil. Mulailah dari berbuat baik terhadap orang lain, seperti bersikap ramah, suka menolong, bersedekah, dan tidak suka menyakiti. Tunjukkan juga contoh tentang disiplin diri, seperti rajin beribadah, menjaga kebersihan, makan makanan sehat, dan sopan santun.

Dari sini, si Kecil akan menjadikan Ibu sebagai panutan. Apalagi di usia ini ia meniru apa yang dilakukan oleh orang terdekatnya. Oleh karenanya, selalu tunjukkan perilaku dan ucapan yang positif di depan si Kecil ya, Bu.

Hindari Kalimat Negatif

Alih-alih melarang si Kecil dengan kata ‘jangan’, lebih baik ganti dengan kalimat yang menganjurkan. Contohnya saja saat ingin menyuruh si Kecil meletakkan piring kotor bekas makanannya ke dapur, Ibu bisa berkata, “Setelah makan, Ibu lebih suka kalau kamu meletakkannya di dapur, lho”.

Selain berbicara dengan kalimat positif, mendidik anak bisa dilakukan dengan cara berbicara dengan nada yang lembut kepada buah hati. Meski terkadang ulah si Kecil sering membuat Ibu kewalahan, tapi Ibu tetap harus berusaha berbicara dengan lembut. Memarahi atau membentak anak-anak hanya akan membuatnya menjadi anak yang pembangkang. Jadi, hindarilah hal tersebut ya, Bu.

Bersikap Saling Terbuka dengan Si Kecil

Si Kecil perlu dibiasakan untuk bersikap terbuka pada Ibu sejak dini. Tujuannya supaya ia mudah menceritakan semua hal yang ia alami di dalam hidupnya. Hal ini untuk menghindari ia memendam sendiri masalahnya sehingga menyebabkannya rentan mengalami depresi. Mulailah dengan menceritakan keseharian Ibu kepadanya. Setelah itu, tanyakan tentang kegiatannya sehari-hari. Dengan begitu, ikatan antara Ibu dan si Kecil pun akan terjalin.

Selalu Berikan Dukungan

Bagi anak-anak di usia 1-3 tahun, semua hal terlihat menarik di matanya. Ibu mungkin merasa khawatir karena ia bisa mengalami cedera karena keingintahuannya tersebut, tapi jangan selalu melarang ia untuk mencoba berbagai macam hal ya, Bu. Mendidik anak yang baik adalah dengan memberikan ia dukungan selama hal tersebut positif bagi si Kecil. Dukungan tersebut akan mendorong si Kecil agar tidak mudah menyerah saat menemui tantangan di depannya.

Hindari Menanamkan Hal yang Negatif

Orang tua seringkali menakuti anaknya supaya mau menuruti perintah. Padahal, kebiasaan tersebut bisa menyebabkan rasa trauma pada diri si Kecil lho, Bu. Bahkan, ia juga bisa menjadi pribadi yang penakut dan tidak mau mencoba hal baru.

Ibu juga sebaiknya tidak berbohong kepada si Kecil, karena bagi anak-anak kata-kata yang Ibu ucapkan akan ia pegang dengan teguh. Berkatalah yang jujur pada buah hati sesuai dengan fakta dan bahasa yang mudah dipahami oleh si Kecil.

Mendidik anak juga tidak boleh dengan ancaman karena berharap ia akan menurut perintah Ibu. Memberikan ancaman hanya akan membuatnya menurut saat diancam dan juga takut untuk mencoba. Untuk mengatasi saat si Kecil susah diatur, sebaiknya ajari ia konsekuensi atas perbuatannya. Contohnya, bila ia tidak mau membereskan mainan, maka Ibu akan menyimpan mainannya.

 

Tetap bersabar dan pantang menyerah dalam mendidik anak ya, Bu. Saat si Kecil mulai membuat Ibu kewalahan, yakinkan dalam diri Ibu bahwa ini merupakan proses belajarnya. Semoga tips mendidik anak di atas dapat membantu Ibu, ya. Selamat mencoba!

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa langsung berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.


Sumber:

Popmama