Share Like
Simpan

Bu, bagaimana kabar si Kecil? Semoga sehat selalu, ya. Hari ini saya punya sedikit cerita. Waktu si Kecil masih berusia 3 tahun, ia sempat terserang penyakit gondongan. Kala itu, ia mengalami gejala seperti bengkak pada pipi dan rahang, pusing, telinga nyeri, tenggorokan sakit, demam, serta mual. Tak lama kemudian, kakaknya juga terserang penyakit serupa. Hm, ternyata cepat juga ya menularnya.

Ketika membawa mereka ke dokter, saya mendapat informasi bahwa gondongan mudah menular lewat percikan air liur dari penderita, misalnya bersin, atau bahkan saat berbagi makanan dan minuman.  Selain menghindari kontak langsung dengan penderita, gondongan bisa dicegah melalui vaksinasi MMR, yang termasuk vaksinasi campak dan rubella.  Sepulang dari klinik, untungnya kondisi si Kecil dan kakaknya lekas membaik, dengan beristirahat selama beberapa hari sambil dikompres dengan air dingin.

Sejak saat itu, saya jadi banyak membaca buku dan browsing tentang ragam penyakit menular yang sering menyerang anak-anak. Ternyata, penyakit-penyakit tersebut biasanya disebabkan oleh mikroorganisme patogenik seperti bakteri, virus, parasit, dan jamur. Selain gondongan, kira-kira apa saja ya penyakit menular lainnya? Kita simak sama-sama termasuk cara pencegahannya, yuk!

  • Batuk Berdahak

Biasanya, penyakit ini menyerang bersamaan dengan penyakit flu. Batuk berdahak disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernapasan, yang menyebabkan batuk berlendir secara terus menerus. Virus tersebut dapat menyebar dengan mudah ketika penderita batuk atau bersin. Penyakit ini bisa dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan, serta mencuci tangan sesering mungkin. Jika batuk berdahak tidak kunjung sembuh, segera periksakan si Kecil ke dokter, ya.

  • Cacar Air

Walaupun gejalanya lebih tampak pada orang dewasa, penyakit  yang disebabkan oleh virus Varicella Zoster ini kerap kali menyebar di kalangan anak-anak. Sakit cacar ditandai dengan bintil-bintil merah membentuk luka yang berair. Tanyakan juga ke dokter untuk memastikan si Kecil terserang cacar air atau bukan. Biasanya, dokter akan memberikan sabun antiseptik, bedak pengurang rasa gatal, serta salep yang mempercepat proses pengeringan luka. Pencegahannya bisa dilakukan dengan vaksinasi yang sebaiknya diberikan pada anak usia satu tahun ke atas. Klik di sini untuk informasi lengkap seputar cacar air.

  • Hepatitis A

Penyakit yang menyebabkan pembengkakan pada hati ini bisa menyerang orang dewasa ataupun anak-anak. Berkurangnya nafsu makan, mual, mudah lelah, nyeri perut, demam, dan mata menguning merupakan gejala dari Hepatitis A. Biasanya, penyakit ini menular lewat makanan yang terkontaminasi, serta makanan yang kurang matang. Bahkan, si Kecil juga bisa tertular melalui kotoran manusia, misalnya saat BAB di toilet umum. Hepatitis A bisa dicegah dengan vaksinasi, Bu.

  • Mata Merah

Penyakit yang disebut konjungtivis ini umumnya terjadi akibat bakteri Staphylococcus atau Pneumococcus. Bakteri tersebut mudah menyebar melalui lingkungan yang kotor, sehingga kuman dapat menyerang bagian mata. Gejalanya ditandai dengan memerahnya mata yang disertai gatal-gatal, serta munculnya belek atau kotoran mata berwarna kekuningan. Konjungtivis mudah menular melalui kontak langsung dan sentuhan dengan si penderita. Hindari menyentuh mata atau menggosoknya walaupun terasa gatal. Menjaga kebersihan dengan membiasakan si Kecil mencuci tangan adalah cara tepat untuk mencegah penyakit ini.

Nah, beberapa jenis penyakit tersebut harus kita pahami baik, supaya dapat ditangani dengan tepat. Konsultasikan juga hal-hal seputar penyakit menular ini dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan cara penyembuhannya, ya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bu!