Share Like
Simpan

Apakah si Kecil sudah mulai menunjukkan keinginannya untuk belajar berdiri, Bu? Pada tahap perkembangan secara umum, bayi pada usia 8 hingga 10 bulan sudah mulai menujukkan gelagat untuk belajar berdiri dengan berpegangan pada benda di sekitarnya. Seiring berjalannya waktu, memasuki usia 11 bulan, ia sudah mulai belajar berdiri sendiri tanpa bantuan untuk menopang tubuhnya.

Untuk membantu dan mendorong si Kecil agar mau belajar berdiri, ada beberapa hal sederhana yang dapat Ibu lakukan. Apa saja itu? Intip jawabannya berikut ini:

  • Meletakkan Mainan di Posisi yang Lebih Tinggi
    Salah satu rangsangan yang dapat Ibu lakukan untuk mendorong si Kecil mau belajar berdiri adalah dengan meletakkan mainan di posisi yang lebih tinggi, misalnya di atas sofa. Jika si Kecil menunjukkan ketertarikannya dengan mainan tersebut, ia akan bergerak mendekati sofa itu dan mencoba untuk meraihnya.
  • Beri Mainan yang Bisa Didorong
    Untuk mempermudah proses pembelajaran si Kecil, berikanlah mainan dorong yang dapat membantunya belajar berdiri. Sesuai dengan penelitian yang dilakukan American Academy of Pediatrics (AAP), mainan dorong yang dapat digerakkan maju mundur ini dapat mempercepat bayi belajar berdiri. Akan tetapi, Ibu perlu cermat dalam memilih mainan dan jangan lupa untuk selalu mendampinginya saat si Kecil beraktivitas.

Dengan melakukan dua hal sederhana tersebut, maka si Kecil akan melalui proses belajar berdiri dengan lebih mudah tanpa perlu dipaksa. Hal lain yang perlu diperhatikan saat si Kecil mulai belajar berdiri adalah dengan memeriksa tepian boks bayi.Pastikan boks bayi si Kecil memiliki tepian yang kokoh, sehingga ia tak akan terjatuh saat berdiri dengan berpegangan. Selain itu, pindahkan semua mainan yang ada di atas tempat tidurnya agar si Kecil dapat belajar berdiri dengan lebih leluasa dan nyaman.

Nah Ibu, itulah cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memancing keinginan si Kecil agar mau belajar berdiri. Jika suatu hari nanti si Kecil sudah bisa berdiri, jangan ragu untuk memberikan tepuk tangan dan pelukan hangat atas usahanya tersebut. Salam untuk si Kecil, ya Bu!