Ibu punya sisa putih telur tapi bingung mau diolah jadi menu apa? Eits, jangan langsung dibuang karena Ibu bisa membuat olahan putih telur yang bisa dikonsumsi keluarga. Bahkan, olahan putih telur ini pun bisa dikonsumsi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan sehingga bisa membuatnya menjadi lebih prima. 

Selain sehat, olahan putih telur juga enak dan lezat lho, Bu. Tapi sebelum itu, Ibu juga perlu tahu apa saja kandungan yang ada di dalam putih telur beserta manfaatnya. Kandungan protein yang ada di dalam putih telur sedikit lebih banyak dibanding kuning telur, sehingga Ibu bisa membuat olahan putih telur sebagai menu pendukung untuk mencukupi kebutuhan nutrisi si Kecil, di samping sumber protein tinggi lainnya. 

Untuk satu porsi putih telur besar mengandung 3,6 gram protein yang lebih tinggi dibanding kuning telur yang hanya mengandung 2,7 gram protein. Kandungannya tidak jauh berbeda ya, Bu? Namun, ternyata yang membedakannya adalah kualitas protein antara bagian putih dan kuning telur. 

Protein yang terdapat dalam putih telur merupakan protein kompleks dengan kualitas tinggi. Protein kompleks ini mengandung asam amino esensial yang berperan penting untuk tumbuh kembang anak. Asam amino esensial atau 9AAE memiliki fungsi yang dibutuhkan tubuh, antara lain meningkatkan imunitas, mendukung pembentukan otot dan saraf, serta mengatasi gejala alergi.

Apakah Ibu sudah familiar dengan kandungan ini? Apa itu 9 Asam Amino Esensial? 9 Asam Amino Esensial atau biasa disebut 9AAE merupakan bentuk sederhana dari protein yang dapat diserap oleh tubuh dan penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Kebutuhan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) harus terpenuhi secara lengkap agar tumbuh kembang anak lebih optimal. 9 Asam Amino Esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. 

Artikel Sejenis

Faktanya, asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) sangat penting karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga harus didapatkan dari sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih. Jadi, olahan putih telur bisa jadi pilihan Ibu dalam mengolah makanan bernutrisi untuk si Kecil sehari-hari, bukan?

Selain tinggi protein, putih telur juga mengandung nutrisi penting lainnya, seperti kalium, sodium, magnesium, dan kalsium. Oleh karena itu, olahan putih telur bisa jadi menu yang baik untuk mendukung gizi harian si Kecil. Sebelum mengetahui apa saja olahan putih telur yang bisa jadi pilihan, Ibu perlu mengetahui manfaat putih telur yang baik untuk kesehatan dan daya tahan tubuh anak. 

Olahan Putih Telur dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Manfaat telur utuh memang tidak perlu diragukan lagi ya, Bu. Selain manfaat, telur juga termasuk sumber protein hewani yang mudah didapat. Namun ternyata putih telur juga memiliki manfaat yang baik untuk tumbuh kembang anak, antara lain:

Rendah Kalori

Putih telur memiliki kalori yang rendah serta tidak mengandung kolesterol. Inilah yang menjadikan olahan putih telur selalu jadi pilihan bagi orang-orang yang sedang diet. Karena tidak mengandung kolesterol, putih telur bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Memperkuat Otot

Protein yang tinggi dalam putih telur bisa membantu pertumbuhan otot lebih baik. Manfaat ini sangat penting untuk anak karena dalam masa emas pertumbuhannya, si Kecil memerlukan protein untuk memperkuat otot dan jaringan tubuh lainnya. Konsumsi olahan putih telur bisa jadi salah satu cara Ibu untuk memperkuat otot si Kecil, tentunya diimbangi dengan asupan nutrisi penting yang lain, ya! 

Membantu Meningkatkan Fungsi Saraf dan Otak

Putih telur mengandung kolin, sebuah nutrisi yang membantu melancarkan proses pembentukan sel DNA. Nutrisi ini dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi saraf dan otak serta membantu membersihkan tubuh dari racun. 

Baca juga: Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang 9 Asam Amino Esensial

Mengontrol Tekanan Darah

Putih telur mengandung kalium yang membantu mengontrol tekanan darah. Oleh karenanya, olahan putih telur bisa menjadi menu sehat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Ide Olahan Putih Telur yang Lezat 

Biasanya telur diolah secara utuh untuk dijadikan berbagai menu yang kaya nutrisi. Begitu pula kuning telur yang paling sering dan umum diolah menjadi makanan yang lezat, sementara kebanyakan Ibu bingung untuk membuat olahan putih telur yang aman dikonsumsi keluarga, termasuk anak yang masih dalam masa pertumbuhan. 

Nah, sekarang Ibu tidak perlu bingung lagi karena ada beberapa rekomendasi olahan putih telur sebagai menu pendukung kebutuhan gizi seimbang si Kecil, di antaranya:

Putih Telur Kukus

Olahan putih telur yang satu ini cukup menyehatkan karena dilengkapi dengan potongan sayur, seperti brokoli, wortel, dan buncis serta tidak menggunakan minyak sedikit pun. Cara membuat olahan putih telur kukus ini cukup mudah, Ibu tinggal campurkan semua bahan yang diperlukan, bisa juga menambahkan sedikit air atau susu cair dan keju sesuai selera. Setelah semua bahan tercampur, kukus hingga olahan putih telur ini matang. 

Omelette Putih Telur

Siapa bilang putih telur tidak bisa dijadikan omelette yang lezat? Ibu bisa lho membuat olahan putih telur ini dengan tekstur yang lembut dan creamy di lidah. Cara membuatnya, campurkan putih telur dengan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ rasa vanilla dan kocok sampai mengembang, lalu masak menggunakan api kecil hingga matang. Olahan putih telur seperti ini akan menghasilkan cita rasa omelette yang lembut. Ibu juga bisa menambahkan potongan sosis, daging, dan sayuran sesuai selera. 

Muffin Brokoli Putih Telur

Bosan dengan olahan putih telur yang itu-itu saja? Tenang saja, Bu. Rekomendasi olahan putih telur yang satu ini cukup berbeda dibanding yang lainnya, apalagi bentuknya yang seperti kue muffin pada umumnya sehingga bisa jadi daya tarik agar si Kecil mau mencicipi menu ini. Cara membuatnya, kocok putih telur menggunakan mixer hingga mengembang, tambahkan potongan brokoli, daging, wortel, keju, dan susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ rasa vanilla, lalu aduk secara merata. Masukkan adonan ke dalam cetakan muffin dan panggang hingga matang. Menu olahan putih telur ini bisa dijadikan lauk atau bekal makan siang yang menyehatkan.

Orak arik Putih Telur Tahu

Ingin membuat olahan putih telur dengan cita rasa khas Indonesia? Saatnya berkreasi membuat orak arik putih telur tahu yang lezat. Agar menu ini tetap sehat, Ibu bisa gunakan sedikit minyak zaitun untuk menumis bumbu halusnya. Cara membuatnya sama seperti orak arik tahu pada umumnya, Ibu juga bisa menambahkan potongan daging ayam sebagai pelengkap. 

Pancake

Olahan putih telur juga bisa dijadikan menu manis yang disukai anak-anak lho, Bu. Pancake yang bertekstur lembut dan empuk pasti lebih menggoda, bukan? Untuk mendapatkan tekstur pancake seperti ini, Ibu bisa menggunakan putih telur yang dikocok hingga mengembang. Setelah itu, campurkan dengan adonan pancake. Ibu juga bisa menambahkan topping dari buah, madu, atau es krim sesuai selera. 

Sayur Sup Putih Telur

Menu sayur sup termasuk olahan putih telur yang paling mudah dibuat. Cara membuat sup ini sama seperti sup ayam biasa, hanya saja Ibu perlu menambahkan putih telur sebagai pelengkap agar menghasilkan kuah yang gurih dan lezat. Tak lupa, tambahkan juga potongan sayur wortel, buncis, dan sosis ya, Bu. 

Tumis Putih Telur

Sisa putih telur di rumah masih banyak? Saatnya Ibu membuat tumisan yang lebih ekonomis untuk menu makan siang si Kecil. Putih telur bisa menjadi pengganti egg tofu atau silken tofu untuk dijadikan sebagai sapo tahu tiruan. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengukus putih telur yang sudah dikocok dan dimasukkan ke dalam plastik es. Setelah matang, potong putih telur dan tumis bersama bahan lainnya. Agar telur tidak mudah hancur, Ibu bisa menggorengnya terlebih dahulu sebelum ditumis.

Nugget Putih Telur

Jika makanan favorit si Kecil adalah nugget, mungkin ia juga akan menyukai menu yang satu ini, Bu. Ibu bisa lho membuat nugget dari putih telur! Bahan bahan yang perlu ibu siapkan yaitu:

  • 500 gram putih telur
  • 1 sendok makan bawang merah goreng yang sudah diremas
  • 1 sendok teh garam
  • ½ sendok teh lada, kaldu ayam bubuk
  • 3 sendok teh tepung terigu yang dilarutkan dengan 4 sendok teh air.
  • 30 gram tepung terigu
  • 30 gram tepung bumbu serbaguna
  • 100ml air
  • Tepung roti secukupnya

Langkah membuat nugget putih telur antara lain:

  1. Sambil menunggu kukusan panas, ibu bisa siapkan adonan dengan mengocok lepas semua bahan telur
  2. Masukkan bahan telur ke loyang silikon persegi 10x15 atau cetakan yang si Kecil suka
  3. Kukus selama 20 menit, angkat dan potong-potong
  4. Jika sudah, ibu bisa gulingkan potongan telur ke bahan pelapis, balur ke tepung roti, dan goreng dengan api kecil sampai warna keemasan. Nugget putih telur siap Ibu berikan untuk si Kecil.

Nah, itu dia beberapa ide kreatif olahan putih telur yang dapat Ibu coba. Ibu juga bisa seimbangkan dengan cara menambah nutrisi lain agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Selain putih telur, susu juga termasuk sumber protein yang dapat memproduksi 9 asam amino esensial (9AAE) yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya anak prima di masa pertumbuhannya.

Apalagi, fakta bahwa kekurangan 1 jenis dari 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan, salah satunya adalah menurunkan potensi tinggi badan anak sebanyak -34%, bahkan kekurangan semua jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) juga akan menurunkan hormon pertumbuhan tersebut sebanyak -50%.

Untuk itu, Ibu bisa berikan susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ dengan kandungan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) secara lengkap, kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih prima.

Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ mengandung kombinasi 8 nutrisi penting untuk dukung kreativitas si Kecil, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi.

Susu pertumbuhan ini pun diperkaya 5 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE), serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA (K) pada anak balita membuktikan bahwa mengonsumsi susu pertumbuhan yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap dengan jumlah di atas 300 ml sehari bisa mencegah terjadinya stunting sebesar 72%. Jadi, si Kecil dianjurkan untuk meminum susu sebanyak 2-3 gelas per hari agar mendukung potensinya lebih kreatif, tangguh, dan percaya diri.