Whatsapp Share Like Simpan

Cerita fabel adalah sebuah dongeng yang para tokohnya diperankan oleh binatang dengan perilaku yang menyerupai manusia. Biasanya dongeng ini memiliki jalan cerita yang mendidik dan menyampaikan pesan moral, sehingga sangat baik untuk diceritakan pada anak-anak.

Menceritakan dongeng pada anak memiliki banyak manfaat lho, Bu. Salah satunya adalah mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang dapat bermanfaat bagi masa depan anak kelak. Di bawah ini ada beberapa contoh cerita fabel yang bagus untuk dibacakan pada anak:

Si Kancil Mencuri Timun

Ibu pasti sudah tidak asing dengan judul yang satu ini, kan? Dongeng yang satu ini memang sangat populer di Indonesia. Diceritakan seekor hewan kancil yang licik dan suka mencuri timun dari kebun sayur Pak Tani.

Suatu hari ia terjebak masuk ke dalam lubang yang sudah disiapkan oleh Pak Tani untuknya karena sudah merusak kebun sayurannya. Di saat ia kebingungan karena tidak bisa keluar dari lubang, ia membohongi beberapa hewan yang menanyakan alasannya berada di dalam lubang tersebut.

Ia berbohong bahwa ia berada di sana karena berlindung dari hari kiamat yang akan tiba keesokan hari. Karena takut akan hari kiamat, para hewan pun ikut masuk ke dalam lubang bersamanya tanpa mereka tahu bahwa itu adalah idenya untuk bisa keluar dari lubang tersebut. Pesan moral yang dapat diambil dari cerita tersebut adalah jangan pantang menyerah saat menghadapi sebuah masalah.

Artikel Sejenis

Kura-kura dan Kelinci

Cerita fabel ini berkisah tentang seekor kelinci sombong karena merasa dirinya lah yang tercepat di hutan. Ia menantang hewan lainnya untuk lomba lari dengannya dan kura-kura menerimanya. Awalnya kelinci menganggapnya sebuah lelucon karena tahu bahwa kura-kura berjalan dengan sangat lambat, tapi akhirnya ia bersedia untuk lomba lari bersama kura-kura.

Saat lomba sudah dimulai, kelinci memang berlari dengan cepat sementara kura-kura jauh tertinggal di belakang. Di tengah perjalanan, kelinci merasa tidak akan bisa disusul oleh kura-kura jadi ia beristirahat dan menyantap wortel yang ia temukan di hutan. Karena kekenyangan, ia pun mengantuk dan akhirnya tertidur.

Siapa sangka kura-kura pantang menyerah dan terus berjalan meski lambat hingga garis akhir dan memenangkan perlombaan tersebut. Dari cerita ini dapat diambil pesan bahwa anak tidak boleh sombong serta harus memiliki sifat gigih dan pantang menyerah untuk mencapai mimpi.

Anjing dan Bayangannya

Cerita fabel ini menceritakan tentang seekor anjing yang tamak. Suatu hari ia berjalan sambil menggigit sepotong daging segar. Ketika menyusuri sungai, ia melihat seekor anjing lain yang juga sedang menggigit sepotong daging tanpa ia tahu bahwa itu adalah bayangannya sendiri.

Si anjing menginginkan daging itu juga dan berusaha untuk merebutnya. Akibatnya, daging yang ia gigit pun malah tercebur ke dalam sungai dan ia pun gagal untuk menikmatinya. Pesan moral dari dongeng tersebut adalah jangan menjadi seorang yang serakah dan ingin merebut hak orang lain, karena masing-masing orang telah memiliki rezekinya sendiri.

 

Baca juga: Kumpulan Film yang Baik Ditonton Si Kecil

Burung Gagak yang Cerdik

Di suatu siang yang terik, seekor burung gagak merasa sangat kehausan. Tiba-tiba, di saat ia terbang, ia melihat sebuah teko yang berisi sedikit air di sebuah kebun. Ia pun segera turun untuk meminum air di dalam teko tersebut. Namun ternyata paruhnya tidak bisa menjangkau air di dalamnya. Ia pun berusaha mencari cara agar bisa meminumnya.

Lalu ia mendapat ide untuk memasukkan beberapa kerikil ke dalam teko satu demi satu. Usahanya pun berbuah manis. Air di dalam teko perlahan naik ke permukaan dan memudahkannya untuk meminum air tersebut. Dari kisah tersebut, bisa diambil pesan bahwa kita harus berpikir kreatif saat menghadapi kesulitan dan berusaha keras untuk bisa mencapai sesuatu.

Burung Jalak dan Kerbau

Seekor kerbau senang berkubang di dalam lumpur dan ia ditemani oleh seekor burung jalak, tanpa menyadari keberadaan burung tersebut. Keberadaan sang jalak menguntungkan bagi kerbau, karena ia selalu memakan kutu dan cacing yang ada di punggung kerbau. Namun kerbau tidak menghiraukannya dan belum pernah sekalipun mengucapkan terima kasih. Saat jalak berkata akan pergi, kerbau pun tidak peduli apapun yang jalak lakukan karena memang kerbau tidak pernah menyadari kehadirannya.

Cerita fabel tersebut memberikan sebuah pesan bahwa seringkali hidup kita dibantu dan didukung oleh orang lain hingga meraih keberhasilan. Jangan pernah mengabaikan orang yang telah membantu kita sehingga bisa menyebabkan rasa penyesalan saat orang tersebut pergi.

Kisah Semut dan Belalang

Dikisahkan sebuah koloni semut yang selalu mempersiapkan diri untuk menghadapi musim dingin. Mereka bergotong royong untuk mengumpulkan makanan ke dalam sarang supaya tidak kelaparan saat musim dingin tiba. Lain halnya dengan kelompok belalang yang hanya berpesta dan bermain saja. Akibatnya, belalang pun mengalami kesulitan dan kelaparan selama musim dingin.

Cerita fabel ini memberikan sebuah pesan moral bahwa kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi masa sulit, sehingga tidak akan merasa kesulitan saat hari itu tiba. Sangat penting untuk menabung sebagai sebuah upaya persiapan diri ketika suatu saat terjadi sebuah musibah.

Rusa dan Pemburu

Ada seekor rusa yang sedang berkaca di air sungai. Ia sangat bangga karena merasa memiliki tanduk yang sangat megah dan gagah. Namun ia merasa sangat kecewa karena kakinya yang ramping dan kecil, tidak seperti tanduknya. Ternyata saat itu ia sedang diincar oleh seorang pemburu yang tidak ia sadari. Saat si pemburu melepaskan tembakan, sang rusa pun segera berlari dengan gesit untuk menjauh.

Dari situ, ia pun menyadari bahwa kakinya yang ramping justru membuatnya bisa berlari dengan cepat, lincah, dan gesit. Melihat dari cerita fabel tersebut, dapat dipetik sebuah pesan bahwa kelemahan yang kita miliki bisa menjadi kekuatan terbesar di dalam diri kita yang bisa membawa diri menuju keberhasilan.

Menarik sekali ya cerita fabel di atas. Ceritakan pada buah hati dan sampaikan pesan tersembunyi yang ada di dalam dongeng tersebut ya, Bu. Kebiasaan mendongeng kepada anak ini dapat menjadi sebuah upaya untuk mengajarkan anak tentang nilai-nilai kehidupan dan sifat yang harus ia miliki.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Untuk bisa mengakses laman tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

 

Sumber:

finansialku

https://www.finansialku.com/cerita-fabel-anak-anak/