Whatsapp Share Like Simpan

Memastikan si kecil mendapatkan asupan makanan gizi seimbang menjadi hal yang harus diperhatikan oleh orang tua. Makanan gizi seimbang berperan penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Kekurangan gizi bisa berdampak kepada anak seperti mengalami malnutrisi hingga gangguan pada tumbuh kembangnya, seperti stunting.

Setiap harinya anak membutuhkan asupan makanan gizi seimbang yang terdiri dari dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Jika kekurangan salah satu, misalnya protein, bisa menghambat pertumbuhan, fungsi optimal tubuh, si kecil jadi mudah sakit, dan lain sebagainya.

Sebelum mengetahui apa saja makanan gizi seimbang, Ibu juga perlu memahami pentingnya makanan gizi seimbang. Salah satunya adalah kandungan protein yang disusun oleh asam amino untuk menjadi suatu kesatuan. Ada 20 jenis asam amino pembentuk protein. Namun, 9 diantaranya merupakan asam amino esensial yang sangat penting dan paling dibutuhkan oleh tubuh.

Sebab, tubuh manusia tidak bisa memproduksi sendiri 9 asam amino esensial (9AAE) ini, sehingga memerlukan asupan dari makanan tinggi protein yang berkualitas. Sedangkan, asam amino non esensial dapat disintesis atau dibuat oleh tubuh. Kehadiran 9 asam amino esensial (9AAE) cukup krusial karena tubuh si Kecil tidak dapat menyimpan 9AAE berlebih, sehingga harus dipenuhi secara rutin setiap hari.

Protein memiliki fungsi khas yang tidak bisa digantikan oleh zat gizi lain, yaitu untuk pertumbuhan dan pemeliharaan, untuk pembentukan antibodi guna memerangi infeksi penyakit, luka, dan pembekuan darah, untuk mengangkut zat gizi, serta sebagai sumber energi. Protein terbagi menjadi dua jenis yang dibedakan berdasarkan sumbernya, yaitu protein hewani dan protein nabati. Lantas, apa saja makanan tinggi protein yang wajib dikonsumsi si Kecil? Ketahui daftar makanannya di bawah ini yuk! 

Artikel Sejenis

Nutrisi Penting untuk Anak

Agar si kecil bisa tumbuh dan berkemban dengan optimal, Ibu harus memberikan kebutuhan makanan gizi seimbang kepada anak yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.

Protein

Protein adalah nutrisi yang berperan penting terhadap tumbuh kembang anak karena manfaatnya bagi tubuh yang sangat banyak, seperti:

  • Membantu pertumbuhan
  • Memproduksi hormon dan enzim
  • Membangun dan mengganti jaringan tubuh yang rusak
  • Membangun antibodi untuk sistem kekebalan bagi tubuh
  • Mengontrol nafsu makan
  • Meningkatkan metabolisme
  • Memperbaiki fungsi otak
  • Meningkatkan massa otot

Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi bagi tubuh. Karbohidrat terdiri dari dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan kompleks.

  • Karbohidrat sederhana. Nama lainnya adalah gula. Karbohidrat ini terdiri dari 1-2 molekul gula sehingga cepat dicerna di dalam tubuh. Ini artinya, karbohidrat sederhana mengakibatkan lonjakan glukosa darah, memberikan sumber energi dalam jangka pendek, dan bisa memicu meningkatnya gula darah yang berdampak pada diabetes.
  • Karbohidrat kompleks. Karbohidrat ini terdiri dari lebih dari pati dan serat yang terangkai dalam rantai kompleks dan panjang. Karbohidrat kompleks mengandung lebih banyak nutrisi dan lebih lama dicerna di dalam tubuh. Contoh karbohidrat kompleks adalah gandum, pasta, quinoa, oat, beras merah, ubi, jagung, kacang merah, dan buah bit.

Lemak

Lemak diperlukan sebagai sumber cadangan energi bagi tubuh. Lemak terdiri dari dua jenis, yakni lemak baik dan jahat.

Serat

Serat memiliki manfaat untuk mengendalikan rasa lapar, mengontrol berat badan, melancarkan pencernaan, dan menjaga kestabilan kadar gula darah. Serat bisa ditemukan pada buah-buahan, sayuran, oatmeal, gandum, beras merah, kacang merah, kacang hitam. Havermut, dan almond.

Cairan 

Cairan dibutuhkan tubuh untuk menjaga suhu tubuh, meningkatkan suasana hati, menjaga kesehatan kulit, mengoptimalkan fungsi pencernaan, membantu gerak tubuh, serta meningkatkan fokus memori dan otak. Dikarenakan anak-anak di usia ini sedang sangat aktif dan banyak bergerak, maka kebutuhan cairannya pun harus tercukupi dengan baik untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh. Menurut AKG 2013, anak usia 1-3 tahun membutuhkan cairan harian sebanyak 1200 ml dan usia 4-6 tahun sebanyak 1500 ml.

Vitamin

Berbagai jenis vitamin bisa ditemukan pada buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Vitamin akan berfungsi meningkatkan sistem imun dan membantu menjaga kesehatan semua anggota tubuh.

Mineral

Tubuh anak juga membutuhkan banyak jenis mineral untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Mineral banyak terdapat pada sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Menu Makanan Gizi Seimbang

Agar si kecil lebih tertarik untuk menyantap makanan gizi seimbang yang akan Ibu sajikan, berikut ini ada beberapa contoh bahan makanan gizi seimbang yang bisa Ibu coba kombinasikan.

  • Protein: Untuk makanan gizi seimbang dari bahan ini, Ibu bisa menggunakan bahan seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. Tunda pemberiannya bila timbul alergi atau ganti dengan sumber protein lain. 
  • Karbohidrat: Untuk makanan gizi seimbang dari bahan ini, Ibu bisa menggunakan menu dari nasi, roti, sereal, kentang, atau mie. Kenalkan beragam karbohidrat secara bergantian. Selain sebagai menu utama, karbohidrat bisa diolah sebagai makanan selingan atau bekal sekolah seperti puding roti atau donat kentang yang lezat.
  • Lemak: Untuk makanan gizi seimbang dari bahan ini, Ibu bisa menggunakan bahan dari santan, mentega, roti, dan kue. Pastikan si Kecil mendapatkan kadar lemak esensial dan gula yang cukup bagi pertumbuhannya. Namun perlu diperhatikan bahwa lemak dan gula tidak digunakan sebagai pengganti jenis makanan lainnya (seperti karbohidrat).
  • Buah dan sayur: Untuk makanan gizi seimbang dari bahan ini, Ibu bisa menggunakan bahan dari pisang, pepaya, jeruk, tomat, dan wortel. Jenis sayuran beragam mengandung zat gizi berbeda. Berikan setiap hari baik dalam bentuk segar atau diolah menjadi jus.

Makanan Yang Harus Dihindari

Setelah memahami jenis-jenis bahan yang bisa digunakan untuk membuat makanan gizi seimbang, Ibu juga harus memastikan bahwa si kecil menghindari beberapa makanan seperti berikut ini:

  • Makanan yang terlalu berminyak seperti junk food dan makanan berpengawet sebaiknya dihindari. Gunakan bahan makanan segar untuk menu makan keluarga terutama untuk si kecil.
  • Penggunaan garam bila diperlukan sebaiknya digunakan dalam jumlah sedikit. Pilih garam beryodium yang baik untuk kesehatan. Bila membeli makanan dalam kemasan, perhatikan juga kandungan garamnya.
  • Hindari untuk memberikan aneka jajanan di pinggir jalan yang belum terjamin kebersihan dan kandungan gizinya. Ibu bisa membuat sendiri jajanan tersebut untuk si kecil dengan bahan-bahan yang lebih higienis dan bervariasi.

Ibu pasti ingin melihat si kecil bisa bertumbuh dengan optimal. Selain didukung dengan asupan makanan gizi seimbang, Ibu perlu memberikan si Kecil nutrisi penting lain, salah satunya adalah 9 asam amino esensial (9AAE).Seperti yang telah dijelaskan di atas, 9 asam amino esensial (9AAE) termasuk salah satu nutrisi terbaik di dunia yang sangat penting bagi tumbuh kembang si Kecil. Asupan 9 asam amino esensial (9AAE) bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+, kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang optimal si Kecil. Susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga diperkaya dengan 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3 serta vitamin dan mineral lain untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi.