Whatsapp Share Like Simpan

Manfaat telur bagi anak ternyata ada banyak. Selain mudah diolah dan didapatkan, telur merupakan salah satu makanan yang memiliki kandungan nutrisi lengkap sehingga sangat bermanfaat bagi perkembangan anak.

Selain dikenal sebagai sumber protein, manfaat telur nyatanya lebih dari itu. Kandungan gizi telur masih ada banyak dan semuanya berperan penting terhadap tumbuh kembang maupun kesehatan si Kecil.

Manfaat Telur

Kandungan gizi telur ada banyak dan semuanya berperan penting terhadap tumbuh kembang maupun kesehatan si Kecil. Untuk mengetahui apa saja manfaat telur untuk kesehatan anak-anak, berikut penjelasannya.

Manfaat telur: mengandung protein tinggi untuk bantu perkembangan tubuh anak

Sudah banyak diketahui bahwa salah satu manfaat telur paling besar adalah kandungan protein tinggi di dalamnya. Protein sendiri menjadi pilar utama tubuh manusia, karena digunakan untuk membuat segala macam jaringan dan molekul yang bekerja dengan tujuan struktura dan fungsional.

Artikel Sejenis

Manfaat telur yang mengandung banyak protein akan mencukupi kebutuhan protein si kecil. Satu telur besar mengandung kurang lebih 6 gram protein. Telur juga mengandung semua asam amino esensial dalam rasio yang tepat, sehingga tubuh anak dilengkapi dengan protein yang bermanfaat.

Mendapatkan asupan protein yang cukup dapat membantu anak meningkatkan masa otot, menurunkan tekanan darah, dan mengoptimalkan kesehatan tulang sehingga manfaat telur akan begitu terasa pada masa perkembangannya.

Manfaat telur: Kolesterol pada telur tidak selalu meningkatkan kolesterol dalam darah

Manfaat telur yaitu tidak selalu meningkatkan kolesterol dalam darah. Memang diketahui bahwa telur memiliki tingkat kolesterol tinggi. Faktanya, satu telur dapat mengandung 212 mg, yang merupakan lebih dari setengah dari asupan harian yang direkomendasikan 300 mg.

Namun, penting untuk diingat bahwa kolesterol dalam makanan tidak selalu meningkatkan kolesterol dalam darah. Organ hati sebenarnya menghasilkan sejumlah besar kolesterol setiap hari. Ketika anak mengonsumsi sejumlah asupan kolesterol dalam makanan, hati hanya menghasilkan lebih sedikit kolesterol untuk menyeimbangkannya. Namun demikian, respons terhadap makan telur bervariasi antar individu.

Pada 70 persen orang, telur tidak meningkatkan kolesterol sama sekali, namun dalam 30 persen lainnya, telur dapat sedikit meningkatkan kolesterol total dan LDL. Namun, orang dengan kelainan genetik seperti familial hypercholesterolemia atau varian gen yang disebut ApoE4 mungkin ingin membatasi atau menghindari telur.

Manfaat telur: Mengandung nutrisi choline untuk membangun membrane dan produksi molekul di otak

Manfaat telur berikutnya adalah membantu tumbuh kembang otak si kecil. Telur mengandung nutrisi choline yaitu nutrisi yang kebanyakan orang tidak memahaminya, namun itu adalah zat yang sangat penting dan sering dikelompokkan dengan vitamin B.

Choline digunakan untuk membangun membran sel dan memiliki peran dalam memproduksi molekul pensinyalan di otak, bersama dengan berbagai fungsi lainnya. Telur utuh adalah sumber choline yang sangat baik. Sel telur tunggal mengandung lebih dari 100 mg nutrisi yang sangat penting bagi masa pertumbuhan anak.

Manfaat telur: Mengandung Lutein dan Zeaxanthin untuk melindungi retina mata

Manfaat telur selanjutnya adalah membantu menangkal beberapa proses penurunan fungsi yang dapat memengaruhi mata anak. Dua nutrisi untuk membantu proses ini yang ada di dalam telur adalah Lutein dan Zeaxanthin. Dua nutrisi adalah antioksidan kuat yang ada di retina mata.

Kuning telur mengandung Lutein dan Zeaxanthin dalam jumlah besar. Dalam satu studi, mengonsumsi 1,3 kuning telur per hari selama 4,5 minggu meningkatkan kadar Lutein dalam darah sebesar 28-50% dan Zeaxanthin sebesar 114-142%. Selain itu manfaat telur juga karena memiliki kandungan tinggi vitamin A yang baik untuk mata.

Kandungan Gizi Dalam Telur

Setelah mengetahui berbagai manfaat telur untuk tubuh khususnya bagi tumbuh kembang si kecil, penting untuk Ibu memahami jenis-jenis kandungan gizi yang ada di dalam telur. Berikut penjelasannya:

Protein

Kandungan protein tentu menjadi paling besar di dalam telur. Protein berfungsi untuk menghasilkan enzim dan hormon, memelihara kesehatan tulang dan otot, hingga mengoptimalkan pertumbuhan.

Karbohidrat

Meski kadarnya tidak terlalu tinggi di dalam telur, karbohidrat memiliki fungsi sebagai sumber energi bagi tubuh, mengurangi risiko penyakit tertentu, hingga memenuhi asupan kalori secara sehat.

Lemak

Kandungan gizi lainnya di dalam telur adalah lemak jenuh dan tak jenuh. Keduanya sama-sama baik dikonsumsi dalam jumlah yang cukup karena punya fungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh, melindungi organ, menjaga suhu tubuh, hingga menjalankan fungsi tubuh.

Vitamin A

Vitamin A adalah kandungan gizi berikutnya di dalam telur yang punya fungsi seperti menjaga kesehatan kulit, mencegah penyakit campak, memelihara kesehatan tulang, hingga membantu tumbuh kembang sel.

Vitamin B2 (Riboflavin)

Di dalam telur juga terkandung vitamin B2 atau Riboflavin yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh sehingga harus didapatkan dari makanan. Fungsinya baik untuk penglihatan, metabolisme energi, hingga mendukung pertumbuhan.

Vitamin B12

Kandungan gizi telur juga ada vitamin B12. Dikarenakan tubuh tidak mampu memproduksinya, maka dibutuhkan asupan makanan untuk mencukupi kebutuhan akan vitamin ini. Vitamin ini punya fungsi untuk membentuk sel darah merah, mengubah makanan menjadi energi, hingga meningkatkan sistem imunitas dan saraf.

Vitamin D

Si Kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan sangat membutuhkan asupan nutrisi untuk memperkuat dan mengoptimalkan pertumbuhan tulangnya yang salah satunya berasal dari Vitamin D.

Vitamin E

Kandungan gizi dalam telur berikutnya punya fungsi Antioksidan sebagai penangkal radikal bebas, memelihara kesehatan jantung, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Folat

Folat tidak hanya baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil saja, tapi anak-anak pun sangat membutuhkannya. Ini karena folat berperan penting untuk Menghasilkan dan menjaga sel-sel baru dan membentuk sel darah merah.

Zat Besi

Kandungan gizi telur lainnya yang tak kalah penting untuk si Kecil adalah zat besi.

Selenium

Selenium adalah mineral yang dibutuhkan tubuh sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas.

Fosfor

Fosfor adalah mineral yang berfungsi untuk membangun dan memelihara gigi dan tulang yang sehat hingga metabolisme energi.

Yodium

Kandungan gizi telur yang satu ini dibutuhkan untuk tiroid, yaitu kelenjar yang menghasilkan dan menyimpan hormon yang mengontrol banyak fungsi tubuh. 

Cara Mengolah Telur

Telur memang sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi, tapi juga merupakan pemicu alergi yang cukup kuat. Untuk itu diperlukan pengawasan dalam pemberiannya. Jika bayi memiliki risiko alergi yang tinggi, maka sebaiknya baru diberikan setelah usianya 1 tahun.

Di samping itu, agar manfaat kuning telur dapat diperoleh secara optimal, Ibu sebaiknya mengikuti cara pengolahan di bawah ini:

  • Pilih telur yang masih segar. Telur yang segar tentu kualitasnya lebih baik. Cara paling cepat untuk mengetahui telur masih dalam kondisi segar adalah dengan merendamnya di dalam air. Jika telur tersebut langsung tenggelam ke dasar wadah dalam posisi tidur, menandakan kondisinya masih segar.
  • Masak hingga matang. Pastikan Ibu menyajikan MPASI kuning telur yang sudah dimasak hingga matang, sebab telur setengah matang mengandung bakteri Salmonella yang bisa masuk melalui kulit telur yang retak. Bakteri tersebut dapat mengakibatkan bayi mengalami Salmonellosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella yang menyerang usus.
  • Jangan masak terlalu lama. Tidak boleh dimasak terlalu cepat, kuning telur juga tidak boleh dimasak terlalu lama karena dapat menghilangkan kandungan protein di dalamnya. Jika sudah muncul garis berwarna hijau keabuan pada telur, tandanya telur tersebut sudah dimasak terlalu lama. Waktu yang paling pas untuk merebus telur adalah selama 8-10 menit.
  • Jangan dikonsumsi berlebihan. Dikarenakan kandungan kolesterolnya cukup tinggi, yaitu 185 mg, maka sebaiknya jangan memberikan kuning telur secara berlebihan pada bayi. Mengonsumsi kolesterol berlebihan dapat berisiko menyebabkan bayi mengalami obesitas. Baiknya berikan kuning telur satu hingga dua kali saja dalam seminggu.

Manfaat telur ada banyak dan bermanfaat bagi tumbuh kembang si Kecil, selain telur susu juga dikenal memiliki kandungan protein baik yang tinggi. Kandungan protein baik di dalam susu juga membantu tubuh dalam memproduksi 9 asam amino esensial atau 9AAE yang mengoptimalisasi tumbuh kembang anak. Susu Frisian Flag 456 bisa jadi pilihan baik untuk menambah nutrisi yang dibutuhkan di masa tumbuh kembang anak. Agar anak tumbuh aktif, sehat, dan kuat. Jangan lupa minum susu setiap hari.