Whatsapp Share Like Simpan

Cara menyapih anak merupakan hal yang perlu Ibu perhatikan saat si Kecil sudah mulai harus lepas dari ASI. Ini karena menyapih merupakan salah satu “tugas” Ibu dan Ayah sebagai cara mendukung perkembangan si Kecil setelah ia sudah mengenal ASI dan makanan padat. Namun sayangnya, cara menyapih anak terkadang tidak semudah yang kita pikirkan ya, Bu?

Dalam prosesnya, Ibu pasti menemui berbagai tantangan yang mungkin dapat menguras kesabaran dan perasaan Ibu karena tidak tega melihat si Kecil ketika harus berhenti menyusu ASI. Akan tetapi, Ibu tidak perlu khawatir karena sebenarnya ada beberapa cara menyapih anak yang bisa dilakukan secara perlahan.

Jika Ibu berencana untuk mulai menyapih si Kecil dalam waktu dekat, sebaiknya pahami dulu cara yang paling efektif agar proses ini bisa nyaman bagi Ibu maupun si Kecil. Yuk, mari simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini!

Apa itu Menyapih?

Sebelum mengetahui cara menyapih anak, alangkah lebih baiknya jika Ibu mengetahui dulu konsep dari proses menyapih itu sendiri. Menyapih adalah waktu saat anak sudah mulai belajar mengonsumsi makanan padat seutuhnya tanpa tambahan ASI lagi.

Idealnya, sebagian besar bayi telah mendapatkan ASI eksklusif sejak lahir atau dikenal dengan istilah inisiasi menyusu dini (IMD). Pemberian ASI eksklusif sebaiknya diberikan kepada bayi sejak lahir sampai usianya kurang lebih 6 bulan. Setelah usianya 6 bulan ke atas, ia tetap perlu mendapatkan ASI, namun dilengkapi dengan asupan nutrisi dari Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Artikel Sejenis

Namun, pada beberapa kondisi, tidak semua Ibu dapat memberikan ASI kepada buah hatinya karena satu dan lain hal. Jika kondisi ini dialami oleh Ibu, sebaiknya tidak perlu khawatir ya, karena saat ini sudah ada susu yang diformulasikan khusus bayi sehingga asupan nutrisinya tetap terpenuhi dan si Kecil tumbuh lebih prima. Ibu bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk pemilihan susu yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan si Kecil.

Jika masih mendapatkan ASI, maka pemberiannya bisa Ibu teruskan sampai si Kecil berusia 2 tahun. Dalam prosesnya ini, penting bagi Ibu untuk mulai mencari tahu mengenai cara menyapih anak yang efektif agar saat waktunya tiba, Ibu bisa semakin siap untuk menjalaninya.

Setelah si Kecil sudah berusia 2 tahun, maka saatnya Ibu untuk melakukan beberapa cara menyapih anak dengan penuh kasih sayang dan kenyamanan. Penasaran apa saja caranya? Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Bagaimana Cara Menyapih Anak yang Efektif?

Berikut ini beberapa cara menyapih anak yang bisa Ibu lakukan dengan efektif, antara lain:

  • Komunikasi jadi salah satu kunci menyapih

    Walaupun saat baru mulai menyapih, usia anak masih tergolong kecil, tetapi penting bagi Ibu untuk memberikan pengertian kepada perubahan dari cara ia mengonsumsi susu.

    Cara menyapih anak ini bisa Ibu lakukan dengan menjelaskan kepada si Kecil secara perlahan, katakan bahwa ketika usianya sudah 2 tahun, saatnya ia untuk mengganti susu dari ASI menjadi susu yang lebih enak dan bergizi. Selain itu, jelaskan juga bahwa di usia tersebut sudah tidak baik untuk mengonsumsi ASI. Ibu juga dapat memberikan contoh kepadanya bahwa anak yang sudah besar tidak perlu lagi menyusu dari ASI Ibunya. Pastikan untuk menjelaskan hal tersebut tanpa memaksa atau keras sehingga si Kecil dapat belajar menerima dengan baik.

  • Ubah kebiasaan makan

    Cara menyapih anak selanjutnya yaitu mengubah kebiasaan makan, terutama saat pagi hari. Biasanya setelah bangun tidur, sebagian anak akan mencari Ibu untuk langsung menyusu ASI. Nah, kebiasaan seperti itu sebaiknya sudah dikurangi sebelum memasuki masa menyapih supaya si Kecil terbiasa.

    Akan lebih baik jika setelah bangun tidur, Ibu langsung menyiapkan menu sarapan lezat dan padat nutrisi yang bisa si Kecil konsumsi. Hal ini bertujuan untuk mencegah agar si Kecil tidak kelaparan sekaligus sebagai cara menyapih anak yang efektif. 

    Jika si Kecil sudah berusia 1 tahun ke atas, Ibu bisa mulai memperkenalkannya dengan susu bubuk pertumbuhan yang terbaik, yaitu yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) lengkap untuk mendukung tumbuh kembangnya lebih optimal, seperti Frisian Flag PRIMAGRO 1+.

  • Tawarkan minum susu di gelas

    Cara menyapih anak yang tak kalah penting yaitu membiasakan si Kecil untuk meminum susu menggunakan gelas. Cara ini memang cukup menantang karena si Kecil terbiasa langsung menyusu ASI. Maka dari itu, Ibu perlu melakukan cara menyapih anak ini secara perlahan, bisa dimulai dengan menyuapi susu di gelas menggunakan sendok lalu setelah itu perlahan mengajarkan cara minum langsung dari gelas. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, berilah si Kecil pengertian bahwa anak yang sudah besar sebaiknya minum susu di gelas.

    Ibu dapat memberikan si Kecil susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ menggunakan gelas favoritnya, dengan warna atau gambar kesukaan si Kecil. Susu ini hadir dengan 3 varian rasa yang pasti disukai si Kecil, yaitu madu, vanilla, dan cokelat. Ibu bisa menanyakan ke si Kecil rasa apa yang ia inginkan dan yakinkan kepadanya bahwa susu ini sangat lezat dan bermanfaat untuk tubuhnya.

  • Persingkat waktu menyusui ASI

    Cara menyapih anak yang satu ini berkaitan dengan poin sebelumnya ya, Bu. Ibu mungkin bisa mulai membatasi durasi si Kecil menyusu langsung di payudara sebagai salah satu cara menyapih anak yang efektif. Sebagai contoh, jika biasanya si Kecil menyusu selama 10 menit. Ibu bisa mempersingkat waktunya menjadi 5 menit saja.

    Mempersingkat durasi menyusui ASI bukan berarti mengurangi jatah susu yang perlu dikonsumsi si Kecil. Jika merasa diperlukan, Ibu bisa menambah asupan nutrisi harian si Kecil dengan susu[NY()1] bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ dan makanan padat lain. Setelah nantinya berhasil menerapkan cara menyapih anak dari ASI, Ibu bisa benar-benar menggantinya dengan susu bubuk pertumbuhan tersebut.

  • Alihkan perhatian anak saat ingin menyusu ASI

    Seperti yang telah disebutkan, cara menyapih anak itu memang tidak mudah, terkadang ada berbagai tantangan yang akan Ibu temui, salah satunya saat si Kecil tetap berusaha untuk meminta ASI dan menjadi rewel.

    Nah, jika si Kecil tetap berusaha minta ASI, cobalah alihkan perhatiannya dengan melakukan kegiatan lain yang si Kecil sukai. Misalnya, Ibu bisa mengajak si Kecil bermain mainan kesukaannya, ajak mewarnai, membaca buku, atau kegiatan menyenangkan lainnya. Saat perhatian si Kecil sudah mulai teralihkan, maka Ibu bisa memberikan ia susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ menggunakan gelas sambil bermain.

  • Ubah rutinitas sebelum tidur

    Ibu biasa menyusu ASI sebelum si Kecil tidur? Yuk, coba ubah rutinitas ini dengan memberikan si Kecil susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ sebagai salah satu cara menyapih anak dengan efektif.

    Cara menyapih anak ini membutuhkan kesabaran, sehingga Ibu bisa meminta dukungan dan bantuan dari suami untuk saling bekerjasama dalam meyakinkan si Kecil untuk mulai berhenti menyusui ASI secara perlahan.

Seperti yang telah dibahas ya, Bu, susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ bisa menjadi pilihan tepat pengganti ASI untuk menambah nutrisi yang dibutuhkan oleh anak usia 1-3 tahun. Perlu Ibu ketahui, susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ merupakan susu bubuk pertumbuhan kaya nutrisi yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap, serta kombinasi berbagai nutrisi penting lainnya.

Tahukah Ibu, 9 Asam Amino Esensial (9AAE) merupakan bentuk sederhana dari protein yang lebih mudah dicerna oleh si Kecil. Asupannya harus dipenuhi secara lengkap karena tubuh tidak bisa memproduksi sendiri. Untuk itu, Ibu perlu mencukupi asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) dari protein hewani berkualitas, salah satunya adalah susu. Ini karena jika si Kecil kekurangan asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE), maka tumbuh kembangnya kurang prima. Penelitian dari J.Nutr yang dipublikasi dalam National Center for Biotechnology Information menjelaskan bahwa kekurangan 1 jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan, termasuk potensi tinggi badan, tingkat kecerdasan, dan daya tahan tubuh sebanyak -34%. Bahkan, kekurangan semua jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan tersebut sebanyak -50%.

Nah, asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) secara lengkap terkandung dalam susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ yang juga mengandung kombinasi 8 nutrisi penting untuk dukung perkembangan otak dan akal kreatif si Kecil, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi.

Susu pertumbuhan ini pun diperkaya 5 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE), serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz