Whatsapp Share Like
Simpan

Memasuki trimester kehamilan ketiga, Ibu pasti sudah tidak sabar untuk jadwal pemeriksaan rutin. Pasalnya, Ibu kini sudah bisa melakukan USG 4D. Berbeda dengan USG 2D, 4D akan memperlihatkan wajah janin dengan lebih jelas. Namun tentu biaya USG 4D ini akan lebih mahal. Oleh karenanya, Ibu perlu mempersiapkan budget terlebih dulu sebelum meminta dokter untuk pemeriksaan ini. Tak hanya itu saja, Ibu juga sebaiknya mencari tahu lebih banyak tentang pengertian, manfaat, dan hal-hal lainnya seputar USG 4D. Semuanya sudah terangkum dalam informasi berikut ini:

Apa Itu USG 4D?

Ultrasonografi (USG) 4D adalah sebuah pemeriksaan untuk melihat kondisi janin di dalam kandungan menggunakan gelombang suara guna menghasilkan gambar bergerak di dalam rahim. Melalui USG ini, tampilan yang dihasilkan berupa video yang terlihat lebih jelas dan detail.

Ibu jadi bisa melihat langsung apa yang sedang dilakukan calon buah hati di dalam kandungan. Bisa jadi saat itu ia sedang tersenyum. Menggemaskan sekali ya, Bu. Melalui USG ini pula dokter bisa melihat apakah terdapat masalah pada tumbuh kembangnya atau tidak.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Pada dasarnya, peralatan USG 4D memiliki cara kerja yang mirip dengan USG 2D. Hal yang membedakan adalah teknologi yang dipakai pada 4D lebih canggih dibandingkan 2D.

Seperti biasa, perut Ibu akan diolesi oleh gel, lalu alat yang bernama transduser akan digerakkan di atas perut Ibu untuk mengirimkan gelombang suara melalui rahim dan perut. Gelombang suara tersebut akan terpantul dalam bentuk gema yang terbentuk dan diterjemahkan oleh layar sehingga tampilannya akan seperti siaran video langsung. Ibu jadi bisa melihat apa yang sedang janin lakukan melalui layar USG.

Artikel Sejenis

Apa Saja Manfaatnya?

Beberapa penelitian memaparkan bahwa USG ini cukup aman dan tidak berbahaya bagi janin. Jika melakukan pemeriksaan 4D, Ibu juga akan mendapatkan beberapa manfaat. Inilah manfaat USG 4D tersebut:

  • Tubuh janin dapat dilihat secara utuh dan detail, termasuk bagian tubuhnya seperti hidung dan mulut.
  • Karena gambar yang ditampilkan lebih jelas, maka dokter dapat mendiagnosis apakah terdapat kelainan pada janin atau tidak, contohnya bibir sumbing.
  • Dokter dapat menggunakannya untuk pemeriksaan organ dalam janin, seperti jantung, paru-paru, dan lainnya.
  • Dapat digunakan untuk memastikan usia kehamilan serta hari perkiraan lahir (HPL) janin.
  • Posisi janin, aliran darah melalui plasenta, dan cairan ketuban dapat terlihat lebih detail untuk diperiksa oleh dokter.
  • Pemeriksaan USG 4D dapat dipakai untuk pemeriksaan medis oleh dokter.

Baca juga: Mengintip si Kecil Melalui Pemeriksaan USG

Kapan Waktu yang Tepat untuk Pemeriksaan USG 4D?

Berbeda dengan USG 2D, untuk bisa melakukan pemeriksaan USG 4D dokter akan menyarankannya ketika usia kehamilan telah masuk di minggu ke-26 hingga ke-30. Mengapa pada waktu ini? Sebab sebelum minggu ke-26 janin lemak di bawah kulitnya masih sedikit, sehingga akan menampakkan tulang-tulang wajahnya. Sedangkan saat sudah menginjak minggu ke-30, biasanya kepala janin telah jauh masuk ke jalan lahir sehingga Ibu akan kesulitan untuk melihat wajahnya.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Ibu pasti sangat menanti-nantikan momen untuk melihat wajah serta kondisi calon buah hati secara keseluruhan. Namun pemeriksaan 4D ini tidak dapat dilakukan secara bebas, Bu. Ibu perlu mempertimbangkan dengan baik, apa sih tujuan Ibu ingin melakukan USG 4D? Apakah hanya karena ingin melihat wajah atau juga ingin melihat kondisi tubuh lainnya?

Berkonsultasilah pada dokter terlebih dulu apakah Ibu memang benar-benar membutuhkannya. Ibu boleh saja melakukannya sekali, tapi sebaiknya tidak terus-menerus. Mengapa? Karena meskipun cenderung aman, tapi paparan ultrasound yang berlebihan juga dapat membahayakan kondisi kesehatan janin di dalam kandungan, Bu. Oleh karena itu, ikuti anjuran dari dokter bagaimana langkah yang tepat untuk melakukan USG 4D.

Biaya USG 4D

Ini pasti menjadi pertanyaan para Ibu, berapa sih biaya USG 4D itu? Dengan teknologi yang lebih canggih dan hasil yang lebih akurat, tentu saja biayanya akan lebih mahal dibandingkan dengan USG 2D.

USG 4D memiliki biaya yang bervariasi, tergantung pada beberapa faktor antara lain:

  • Kebijakan dari klinik dari rumah sakit.
  • Lokasi klinik atau rumah sakit.
  • Ahli yang melakukan.
  • Hasil yang diperoleh, yaitu foto cetak saja atau bersama dengan CD.
  • Biaya tambahan lainnya yang ditetapkan oleh pihak rumah sakit atau klinik.

Dari beberapa faktor di atas, maka Ibu perlu menanyakan lebih detail ke lokasi tempat Ibu ingin melakukan pemeriksaan USG 4D. Sebagai bahan gambaran Ibu, rata-rata biaya yang dipatok di Jakarta adalah sekitar Rp 400.000 hingga Rp 800.000. Namun ada juga beberapa rumah sakit di Jakarta yang menetapkan biaya USG 4D sebesar Rp 200.000. Ini adalah biaya yang sudah sangat murah, Bu, tapi Ibu tetap harus mencari informasi lengkap dari resepsionis karena bisa saja masih ada tambahan biaya lainnya yang belum dicantumkan. Untuk rumah sakit elit, biaya USG 4D bisa mencapai Rp 1.500.000. Biaya tersebut bisa jadi sudah termasuk biaya tambahan lainnya.

Jadi, sudah tahu kan Bu, berapa biaya USG 4D serta informasi lainnya sebagai bahan pertimbangan Ibu? USG 4D memang bukanlah pemeriksaan yang wajib Ibu lakukan, sehingga bagi Ibu yang tidak memiliki ekstra budget Ibu tidak perlu memaksakan untuk melakukannya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bu.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar kehamilan langsung dengan ahlinya, bisa mengunjungi laman Tanya Pakar. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi dulu ya, Bu.

Sumber:

Popmama