Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu pasti merasa panik ketika si Kecil mengalami hidung tersumbat. Si Kecil akan lebih rewel karena merasa tidak nyaman dengan hidungnya. Pada saat hal ini terjadi Ibu perlu tenang untuk mengatasi masalah tersebut. Hidung tersumbat terjadi bukan hanya karena adanya penumpukan cairan hidung atau ingus di dalam hidungnya. Hal ini terjadi ketika si Kecil pilek, bagian hidung, pembuluh darah, dan jaringan hidung yang berdekatan mengalami pembengkakan. Kondisi hidung yang seperti inilah yang membuat si Kecil lebih rewel dari biasanya. Si Kecil belum tahu apa yang harus dilakukannya karena hidung tersumbatnya.

Awal tahun kelahirannya si Kecil biasanya akan lebih mudah terkena pilek dan flu. Sistem daya tahan tubuhnya yang belum terbentuk dengan baik menyebabkannya mudah terinfeksi virus yang menyerang tenggorokan dan hidung. Pilek biasanya ditandai dengan munculnya ingus dan hidung tersumbat. Selain infeksi, pilek bisa terjadi karena paparan polusi dan asap rokok. Polusi ini menyebabkan iritasi saluran pernapasan si Kecil dengan menimbulkan keluhan hidung tersumbat.

Bu, jika si Kecil mengalami pilek sebaiknya dibawa ke dokter untuk diperiksa. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko pneumonia. Dengan berkunjung ke dokter Ibu juga bisa mengetahui cara tepat untuk mengatasi pilek si Kecil. Selain itu, Ibu juga bisa melakukan beberapa tips untuk mengatasi si Kecil yang terkena hidung tersumbat. Ibu bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman si Kecil saat hidungnya tersumbat.

Bantulah si Kecil membuang ingusnya karena dia belum bisa membuang ingusnya sendiri. Jadi, bantuan Ibu sangat dibutuhkan untuk mengatasinya. Ibu bisa membuang ingus si Kecil dengan cara ini. Siapkanlah wadah untuk membuang ingusnya, kemudian isap ingus dari hidung si Kecil dengan perlahan menggunakan aspirator (alat isap cairan hidung) atau infant nasal bulb (sejenis pipet kecil). Ibu juga bisa menggunakan cairan saline (air garam steril yang dijual di apotek) yang bisa diteteskan ke hidung si Kecil. Cairan ini akan membantu untuk mengencerkan dan memudahkan ingus keluar. Kemudian isap ingus si Kecil menggunakan alat pengisap ingus yang biasa dijual di toko perlengkapan untuk si Kecil.

Cukupi kebutuhan cairan si Kecil karena dia sangat membutuhkannya. Bila cairannya sudah cukup Ibu bisa memberikan makan seperti sup. Berikanlah si Kecil sup hangat agar dia merasa lebih baik. Namun, bila usia si Kecil masih berusia di bawah 6 bulan tetap berikan ASI atau susu bubuk pertumbuhan seperti biasanya. Ibu harus bisa pastikan kebutuhan cairan harian si Kecil terpenuhi sehingga tidak menyebabkan penyakit lain. Tubuh butuh cairan untuk tetap bisa beraktivitas dan melakukan berbagai hal lainnya.

Artikel Sejenis

Si Kecil akan kesulitan bernapas ketika hidungnya tersumbat. Untuk memudahkannya bernapas, dia membutuhkan udara yang lembap dan juga hangat. Ibu bisa membantunya dengan menghirup uap dari sebaskom air hangat. Uap air hangat akan membuat si Kecil lebih mudah bernapas. Bila di kamar mandi Ibu menyediakan fasilitas air hangat, Ibu bisa menyalakan keran air hangat sehingga si Kecil bisa menghirup uapnya. Agar udara rumah lebih lembap Ibu bisa menggunakan humidifer.

Kondisi udara rumah yang bersih juga penting dijaga. Udara kotor dan iritan seperti asap rokok bisa membuat saluran pernapasan si Kecil menjadi radang. Selain radang, udara kotor bisa memperberat hidung tersumbat si Kecil. Oleh karena itu, Ibu perlu menjaga kebersihan rumah dan menjauhkan asap rokok dari si Kecil. Udara yang berpolusi tidak cocok untuk siapa pun, apalagi untuk si Kecil yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Perlu peran dari seluruh keluarga agar si Kecil segera sembuh dari pilek dan hidung tersumbatnya. Si Kecil yang rewel tentu membuat Ibu perlu bekerja lebih keras. Ibu harus berusaha membuatnya lebih nyaman dan tidak menangis lagi. Saat si Kecil sakit kasih sayang Ibu sangat dibutuhkannya sehingga luangkanlah waktu yang lebih banyak dengannya. Si Kecil akan merasa lebih kuat bila Ibu terus di sampingnya dan mendukungnya. Dukungan emosional sangat diperlukan agar si Kecil lebih cepat sembuh dan terus sehat.

Pada tahun-tahun pertama kehidupannya si Kecil akan sering terkena flu. Ibu tidak boleh menganggapnya terlalu enteng. Segera bawa si Kecil ke dokter supaya bisa diperiksa dan ditangani lebih baik. Ibu sebaiknya tidak memberikan obat secara sembarangan karena bisa saja membuat penyakit baru. Belilah obat sesuai resep yang diberikan dokter. Sebagai perawatan di rumah Ibu bisa melakukan hal di atas untuk mengurangi rasa tidak nyaman si Kecil.