Whatsapp Share Like
Simpan

Berlibur bersama keluarga menjadi pilihan yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Selain membuat suasana keluarga menjadi makin hangat, liburan juga jadi cara yang baik untuk sejenak melepas penat yang telah menumpuk selama sepekan terakhir. Untuk si Kecil, liburan sendiri bisa menjadi satu petualangan baru dan tempat belajar.

Berlibur ke tempat wisata, seperti taman hiburan atau pantai, akan memberikan pengalaman baru untuk si Kecil. Berbagai hal baru bisa ditemuinya dan menjadi pelajaran berharga. Tentu ketika berlibur Ibu harus senantiasa memperhatikan si Kecil agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada si Kecil.

Resiko paling besar ketika berlibur bersama adalah si Kecil yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Memang hal ini sering terjadi karena dua hal, pertama perhatian Ibu yang teralihkan dari si Kecil, dan rasa ingin tahu si Kecil yang besar sehingga lepas dari pengawasan Ibu. Maka dari itu, artikel ini akan memberikan tips bagaimana agar si Kecil tidak hilang ketika mengunjungi tempat wisata.

Biasakan Memberi Informasi Lengkap

Ketika mendatangi tempat wisata, berikan pengetahuan umum pada si Kecil mengenai tempat wisata yang dikunjungi. Seperti misalnya landmark mencolok yang bisa si Kecil datangi ketika kehilangan Ibu (pos keamanan, pusat informasi dan sebagainya). Selain itu, si Kecil juga sebaiknya sudah mampu mengetahui nama lengkapnya, nama Ibu atau orang terdekat,.

Hal ini penting agar ketika si Kecil kehilangan jejak rombongan, ia bisa segera mendatangi landmark tertentu tanpa panik. Si Kecil yang memiliki mental yang bagus, akan mampu bertanya pada petugas yang ada dan menyebutkan nama Ibu. Pengetahuan ini memudahkan Ibu untuk cepat menemukan si Kecil.

Artikel Sejenis

Gunakan Pakaian yang Mudah Terlihat

Memakai pakaian yang berwarna seragam tentu sangat cocok untuk menunjukkan kekompakan Ibu dan si Kecil. Penggunaan pakaian yang memiliki warna mencolok juga disarankan, jika si Kecil memiliki kebiasaan berjalan sendiri dan melepaskan diri dari rombongan.

Pakaian si Kecil yang mencolok bisa menjadi tanda agar si Kecil mudah ditemukan. Pakaian mencolok juga bisa digunakan oleh Ibu, agar si Kecil mudah mengidentifikasi Ibu di tengah keramaian. Warna cerah seperti kuning atau merah bisa jadi warna yang cocok, karena warna ini tidak bisa diabaikan oleh mata manusia secara alami.

Memegang Tangan si Kecil

Tentu, cara paling sederhana dan paling ampuh adalah dengan memegang tangan si Kecil atau menggandengnya. hal ini memastikan Ibu tidak kehilangan si Kecil, karena ia akan selalu berjalan berdampingan dengan Ibu kemanapun Ibu melangkah.

Tapi jika si Kecil ingin berjalan ke satu arah, sebaiknya Ibu juga peka dan bisa menemaninya.. rasa ingin tahu yang besar dari si Kecil sangat baik untuk merangsang perkembangan otaknya agar menjadi anak yang pintar dan kritis.

Berkunjung ke Tempat Wisata yang Tidak Terlalu Ramai

Cara ini juga menjadi cara yang ampuh untuk menghindari si Kecil yang hilang atau tersesat. Dengan kepadatan manusia yang lebih rendah, Ibu bisa mengawasi si Kecil lebih mudah dan si Kecil juga bisa bermain lebih leluasa. Memang perlu ketelitian dalam memilih tempat wisata yang bisa memenuhi semua yang diinginkan oleh rombongan keluarga.

Lakukan survey terlebih dahulu pada tempat wisata yang akan dikunjungi. Pastikan tempat wisata tersebut kondusif untuk mengajak si Kecil dan memiliki nilai edukasi, sehingga si Kecil bisa berlibur sambil belajar hal baru. Pengalaman baru yang tercipta dari kunjungan ini akan merangsang rasa ingin tahu si Kecil dan sikap kritisnya di kemudian hari.

Foto Bersama dan Segera Lapor

Jika hal tidak diinginkan terjadi, si Kecil hilang dan tidak terlacak, Ibu bisa menggunakan foto yang diambil ketika sampai di tempat wisata tersebut. Segera laporkan kehilangan si Kecil pada petugas yang ada di tempat tersebut dengan menunjukkan foto yang dimiliki.

Petugas akan lebih mudah mengidentifikasi si Kecil sehingga si Kecil juga akan mudah ditemukan. Lagipula, memiliki foto keluarga yang bagus juga dapat menjadi kenang-kenangan yang bisa dibawa pulang bukan?

Pengalaman baru si kecil yang didapat, tentu akan menanamkan ingatan tersendiri pada diri si Kecil. Hal baru yang ditemui bisa dipelajari si Kecil yang yang pasti memberikan pengetahuan baru. Si Kecil yang terbiasa dengan hal baru akan tumbuh menjadi pribadi yang ramah, berani dan percaya diri.

Selain bersenang-senang dan belajar, si Kecil juga akan terlatih mentalnya dengan menemui banyak orang asing ketika di tempat wisata. Dorong si Kecil untuk berani berbicara dengan orang asing, namun tetap berikan pendampingan. Tumbuh dengan sehat dan pintar serta memiliki mental berani,  akan membuat si Kecil lebih mudah berteman dengan siapa saja.