Whatsapp Share Like
Simpan

Setelah selama 9 bulan mengarungi suka duka masa-masa mengandung si Kecil, tersisa satu lagi proses yang harus dihadapi Ibu, yaitu proses persalinan. Mempersiapkan kelahiran si Kecil harus dilakukan sejak dini karena waktu melahirkan terkadang datang secara tiba-tiba. Hal ini dilakukan agar terhindar dari kepanikan yang bisa mengakibatkan bencana.

Pada usia kehamilan sembilan bulan, Ibu pasti semakin kesulitan bergerak untuk melakukan persiapan menghadapi proses ini. Maka dari itu, bantuan dari pasangan dan keluarga akan sangat berharga. Bantuan tenaga maupun masukan akan informasi mengenai apa saja persiapan yang harus dilakukan menjadi krusial pada saat menjelang proses persalinan. Salah satu contoh yang perlu ditentukan saat menginjak trimester ketiga kehamilan adalah pendamping Ibu yang akan ikut menemani dalam ruang persalinan. Pada umumnya, Ayah pasti yang ditunjuk jadi pendamping. Namun, untuk mengantisipasi tidak bisa hadirnya sang Ayah, tunjuklah dari sekarang siapa “partner” cadangan yang nanti akan menemani Ibu.

Ibu bisa mengingat dan mencatat hal berikut yang penting untuk dilakukan sebagai persiapan menghadapi proses persalinan.

  1. Mendaftarkan Ibu di Dokter Pilihan
    Jadikan lokasi sebagai bahan pertimbangan utama dalam hal ini. Karena waktu perjalanan yang singkat akan membuat Ibu lebih cepat ditangani oleh dokter. Carilah dokter dengan reputasi yang baik dan ketahui fasilitas apa saja yang disediakan di rumah sakit yang akan Ibu pilih. Selain itu, siapkan juga dokter atau rumah sakit lain sebagai plan B agar tidak gelagapan jika terjadi kendala atau masalah yang tidak terduga pada dokter pilihan pertama.
  2. Mempersiapkan Kesehatan Ibu
    Ibu dan Ayah dapat mempertimbangkan untuk mengikuti kelas pre-natal (persiapan melahirkan) untuk mengasah kesiapan fisik dan mental. Banyak sekali pengaruh positif dari mengikuti kelas seperti ini, diantaranya Ibu dapat mempelajari teknik atau trik-trik agar dapat mengurangi rasa sakit saat melahirkan. Selain itu, Ibu juga akan mendapat dukungan moral dari instruktur dan Ibu lainnya sehingga Ibu akan semakin termotivasi.
    Kenapa pasangan atau Ayah disarankan untuk ikut juga? Saat proses persalinan nanti, Ibu akan didampingi oleh seseorang dan jika mungkin, Ayah yang harus menjadi pendampingnya. Dengan mengikuti kelas pre-natal ini, Ayah juga akan diajarkan untuk mengerti cara-cara bernapas yang baik saat mengalami kontraksi karena nantinya Ibu terkadang lupa dengan teknik yang telah dipelajari karena sangat terfokus dengan rasa sakit itu sendiri. Saat itulah Ayah berperan sangat penting untuk memandu cara bernapas yang baik untuk mengurangi rasa sakit tersebut.
  3. Barang Penting yang Harus Dibawa dalam Tas
    Mulai mengurutkan dan mengumpulkan barang yang akan dibawa ketika Ibu akan menjalani proses persalinan sebaiknya tidak dilakukan secara mendadak. Persiapkanlah barang-barang bawaan baik untuk ibu hamil, untuk orang yang menemani bersalin, dan juga untuk si Kecil setelah lahir.
    Baju ganti sudah pasti tidak boleh terlewat untuk keperluan Ibu, bahkan untuk pendamping jika jarak lokasi dokter atau rumah sakit cukup jauh dan untuk si Kecil pun harus sudah masuk ke dalam tas atau koper. Diantaranya seperti, pembalut, popok, handuk, bedong, sarung tangan bayi, dan lain-lain. Selain itu, bawalah dokumen-dokumen penting yang sekiranya akan diminta agar lebih praktis.
  4. Bersiap untuk Melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini)
    Pemberian ASI segera setelah si Kecil dilahirkan sangat baik untuk si Kecil jika situasi dan kondisi memungkinkan. Tak hanya berhenti di situ, Ibu harus melanjutkan pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama usia si Kecil. Maka dari itu, menjaga asupan makanan dan memenuhi kebutuhan nutrisi perlu diperhatikan juga. Dengan pemberian ASI sejak dini, pertumbuhan si Kecil jadi lebih optimal dan akan tumbuh Pintar, Kuat, dan Tinggi.
    Maka dari itu, dibutuhkan tambahan sumber gizi lainnya selain makanan seperti meminum Frisan Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA. Dua gelas Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA setiap hari dapat memberikan tambahan energi sebanyak 380 kkal dan protein 18 gr yang berguna untuk kebaikan janin dan Mama.


Mengantisipasi semua kemungkinan yang akan terjadi ketika waktu melahirkan tiba tidak hanya membuat tenang dan nyaman Ibu saja. Pasangan atau Ayah, keluarga dan kerabat dekat lainnya pun dapat lebih percaya diri menghadapi proses ini. Dengan persiapan yang matang, si Kecil pun akan terpengaruhi karena Ibu jadi terhindar dari rasa panik dan stres.

Artikel Sejenis