Whatsapp Share Like
Simpan

Hidup sehat itu wajib, apalagi bagi Ibu yang sedang hamil. Demi keselamatan dan tumbuh kembang si Kecil, Ibu harus memperhatikan apa yang dilakukan dan yang paling penting apa yang masuk ke dalam tubuh, yaitu makanan. Memang awal kehamilan atau hamil muda merupakan saat-saat yang dapat membingungkan. Berbagai perubahan yang dialami, sebaiknya ditanggapi dengan tepat untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat. Hal ini dipicu oleh perubahan hormon saat hamil karena tubuh terus menyesuaikan diri.

Pada ibu hamil muda bukan berarti harus mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih banyak, akan tetapi memperhatikan kualitas dari makanan yang Ibu konsumsi. Pengaturan makanan yang Ibu konsumsi harus tepat sasaran, disesuaikan dengan perkembangan usia kehamilan, kebutuhan, dan perkembangan janin. Lantas, bagaimana makanan yang sehat untuk ibu hamil muda? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

  1. Melakukan pemeriksaan rutin ke bidan atau dokter
    Pemeriksaan ke bidan atau dokter kandungan wajib hukumnya. Kunjungan pertama, umumnya seputar kesehatan ibu hamil dan menentukan usia kehamilan. Pemeriksaan awal pada kehamilan trimester pertama juga dapat mengidentifikasi faktor risiko dan memeriksa kelainan kromosom pada janin. Jangan malu untuk mengajukan pertanyaan mengenai kehamilan atau rencana persalinan nanti pada bidan atau dokter kandungan Ibu.

  2. Perbanyak asupan zat gizi
    Ingat, ibu hamil bukan berarti harus makan banyak, tapi makan makanan berkualitas. Ibu diharuskan mengonsumsi aneka mineral, vitamin B, karbohidrat, kalsium yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi janin, vitamin C, omega-3, kacang-kacangan untuk energi dan kekebalan tubuh ibu hamil muda, dan sebagainya.
    Ibu hamil juga diharuskan mengonsumsi nutrisi pelengkap. Ibu bisa mengonsumsi Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA yang mempunyai 2 manfaat dalam 1 produknya. Dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui sekaligus, menjadikan konsumsi susu menjadi lebih praktis dan ekonomis. Diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi janin dan Mama. Dengan kombinasi zat gizi makro, seperti, protein, karbohidrat, dan lemak, serat pangan (inulin), tinggi zat besi, tinggi kalsium, tinggi asam folat, serta 29 multivitamin dan mineral untuk melengkapi asupan gizi ibu hamil dan menyusui yang memerlukan tambahan zat gizi lebih banyak dibandingkan kebutuhan gizi harian sebelumnya.
  3. Mengendalikan kondisi emosional
    Selain fisik, psikis juga harus dijaga ketika hamil. Hal ini karena kehamilan dapat memicu berbagai emosi, seperti gembira, bersemangat, gelisah, hingga perubahan mood. Ibu hamil muda seringkali cemas mengenai kondisi bayi, kemampuan mengasuh, hingga kondisi finansial. Namun, jangan sampai hal-hal tersebut menyebabkan stres, nikmati setiap proses dalam menjaga kehamilan, jangan terlalu memaksakan atau menghakimi diri.
  4. Hindari rokok, minuman beralkohol, dan membatasi asupan kafein
    Salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan keguguran, bayi terlahir prematur, dan plasenta bermasalah adalah rokok. Sedangkan, alkohol dapat meningkatkan risiko berat bayi lahir rendah, gangguan tumbuh kembang, serta menjadi hiperaktif. Batasi asupan kafein untuk menghindari risiko keguguran dan masalah lain dalam menjaga kehamilan Ibu. Selain itu, hindari kegiatan atau hobi yang membuat ibu hamil menggunakan zat kimia seperti cairan pembersih, pestisida, atau yang mengandung logam.
  5. Olahraga dan istirahat dengan pola yang teratur dan seimbang
    Sebelum hamil, pastikan kondisi Ibu sehat dan bugar. Ketika masa kehamilan, lakukanlah olahraga ringan anjuran dokter, jangan terlalu berlebihan. Cobalah berjalan, bersepeda, atau berkebun. Lakukan juga olahraga low impact seperti yoga, berenang, atau berjalan selama setengah jam hampir setiap hari.
    Saat hamil, Ibu akan merasa mudah lelah. Hal ini karena perubahan hormon pada tubuh. Saat merasa lelah, istirahatlah, sisihkan waktu untuk tidur siang dan tidur lebih awal saat malam hari. Tidur yang teratur akan membantu mengatasi gangguan tidur atau insomnia. Cobalah tidur siang 30-60 menit saat Ibu kurang tidur malam hari.


Nah, itulah beberapa cara hidup sehat agar selama masa kehamilan, janin menjadi lebih sehat. Selain hal-hal di atas, pastikan Ibu mengonsumsi sumber protein hewani berkualitas seperti susu ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan kandungan 9 gr protein dalam satu gelasnya untuk kebaikan janin dan Mama.