Whatsapp Share Like
Simpan

Pada masa kehamilan rasa tidak nyaman sering kali menjadi musuh paling menjengkelkan yang dihadapi wanita. Pada periode kehamilan tubuh Ibu mengalami perubahan dan menyebabkan rasa tidak nyaman di sekujur tubuh. Dampak dari perubahan ini biasanya menyebabkan pegal-pegal, nyeri, dan lebih cepat lelah. Untuk merelaksasi rasa tidak nyaman yang dialami ibu hamil, maka pijat bisa menjadi obatnya. Selain dapat mengatasi rasa tidak nyaman akibat kehamilan, memijat juga dapat membuat tidur menjadi nyenyak, melancarkan peredaran darah, mengurangi stres, dan memperbaiki suasana hati. Namun, disarankan untuk tidak melakukan pijat pada trimester pertama karena pada periode tersebut kondisi kandungan masih dalam keadaan rawan dan janin belum kuat.

Pijat bisa dilakukan oleh orang terdekat atau pasangan. Ini berarti, pijat pada masa kehamilan bisa dilakukan di rumah. Untuk mengetahui lebih lanjut bagian mana saja yang diperbolehkan dipijat dan bagaimana cara melakukannya, berikut ulasannya.

  1. Bagian Perut
    Untuk memijat bagian perut, ada beberapa hal yang perlu dipastikan. Yang paling utama adalah pastikan posisi tubuh tidak berbaring telentang. Memijat dalam kondisi telentang dan juga pada durasi yang cukup lama dapat membuat tubuh menjadi lemas sekaligus mengganggu aliran darah ke janin. Maka untuk memijat bagian perut, disarankan untuk berbaring di sisi kiri. Agar lebih nyaman, letakkan bantal di bawah perut, belakang punggung, dan di antara kedua lututnya. Selain posisi ini, bisa juga dilakukan dengan posisi tubuh duduk dan yang terpenting tidak dalam keadaan telentang. Selanjutnya, lakukan pemanasan pada telapak tangan agar tangan tidak kaku saat memijat. Berikutnya, mulai memijat secara perlahan lewat sisi samping perut dan perlahan-lahan bergerak menuju ke bagian tengah perut. Kemudian, secara bertahap pindahkan tangan menuju tulang kemaluan dan telusuri sisi pangkal paha dan kembali ke atas kebagian sisi kanan dan kiri perut. Ulangi gerakan ini tapi dengan gerakkan tangan sampai ke daerah payudara dan menelusuri setiap sisinya. Untuk menambah kenikmatan, pijatlah perut dengan menggunakan punggung tangan dengan membentuk huruf C. Selain itu juga bisa menggunakan minyak atau lotion tambahan. Hanya saja dalam menggunakan bahan kimia, perlu konsultasi lebih dahulu kepada dokter, karena tidak semua minyak bisa digunakan untuk memijat wanita hamil.

  2. Bagian Punggung
    Pijatan bagian punggung pada ibu hamil dapat memberikan manfaat dalam membuat tidur lebih nyenyak, mengurangi edema, dan meringankan rasa sakit di saraf. Untuk melakukannya, disarankan untuk ibu hamil berada pada posisi duduk dengan punggung menyandar ke dinding. Bisa juga menggunakan bantuan kursi yang memiliki sandaran tapi tanpa pemangku tangan.
    Posisikan dada bersandar pada sandaran dan tambahkan beberapa bantal di bagian tubuh depan supaya tetap nyaman. Lalu, mulai pijat bagian punggung dengan diawali memijat bagian tulang belakang dari atas ke bawah. Saat tangan sudah mencapai pinggang, gunakan tumit untuk memijat bagian kedua sisi pinggang. Ini akan memberikan tekanan lembut dan memberikan rasa nyaman di daerah sekitaran pinggang dan punggung. Pada posisi ini juga bisa memijat dengan menggunakan jari tangan seperti jempol atau ujung jari. Lakukan pijatan berulang-ulang dengan perlahan hingga terasa nyaman. Jika lelah, bisa memanfaatkan material lain untuk memijat seperti bola tenis yang dilapisi dengan kain. Untuk memijat bagian punggung, sangat tidak disarankan untuk dilakukan pada trimester pertama. Karena pada masa ini, kondisi janin masih rentan akan keguguran.
  3. Bagian Kaki
    Untuk melakukan pijatan pada kaki, sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter kepercayaan. Pasalnya, pada trimester pertama atau ketiga kehamilan, titik-titik tertentu pada kaki dapat meningkatkan aliran darah ke rahim, perubahan hormon, hingga memicu kontraksi. Namun apabila sudah diizinkan oleh dokter, maka tidak ada salahnya untuk memijat bagian kaki. Untuk memulainya, pijat dengan sangat lembut mulai dari kaki bawah hingga ke atas. Pijat secara memutar dan ringan sampai ke betis dengan pola naik turun. Lalu setelah bagian ini, bisa juga memijat bagian ruas-ruas jari kaki. Perlu diperhatikan, hindari memijat bagian tungkai bawah dekat pergelangan kaki bagian atas; cekungan kaki antara mata kaki dan tendon Achilles; dan kelingking kaki. Ini disebabkan titik-titik tersebut dapat merangsang kontraksi pada rahim.


Itulah bagian-bagian tubuh yang bisa dipijat selama masa kehamilan agar merilekskan tubuh. Meskipun terapi seperti pijat sangat penting, akan tetapi konsumsi untuk kesehatan pun jangan dilewatkan terutama asupan susu ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan rasa cokelat yang lezat dapat mendukung asupan nutrisi ibu selama periode kehamilan dan menyusui, untuk kebaikan janin dan mama.