Whatsapp Share Like
Simpan

Tidak terasa Ibu sudah memasuki setengah waktu di tahun pertama merawat si Kecil. Betapa menakjubkannya melewati bulan kelima, dimana si Kecil mulai mengamati benda kecil dan mengikuti pergerakannya. Di bulan kelima pula si kecil mulai pintar berinteraksi dengan orang-orang sekitar dan mengobrol bersama Ibu.

Jika bulan kelima merupakan tahap perkembangan motorik pada bayi, maka bulan keenam adalah tahap optimalisasinya. Ibu harus sigap mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan si kecil untuk menjaganya tetap aman dan sehat. Usia 6 bulan merupakan saat pertama kali bayi bisa disuapi dengan makanan padat. Organ pencernaannya sudah siap menerima makanan lain selain susu. Pastikan untuk memberikan makanan yang sehat, bergizi, lembut, dan mudah dicerna oleh bayi. Ibu pun harus memperkenalkan satu persatu makanan terlebih dahulu karena selera bayi sering berubah. Hindari juga makanan yang bisa menimbulkan alergi pada bayi. Makanan adalah salah satu faktor yang penting untuk mendukung pertumbuhan motorik si Kecil. Jadi, Ibu harus memastikan yang aman dan terbaik untuk tumbuh kembangnya.

Ini memang harus dilakukan karena motorik bayi yang semakin berkembang dan optimal membuat pergerakannya akan lebih aktif lagi. Penasaran kan dengan pergerakan-pergerakan motorik kecil bayi di usia 6 bulan? Mari kita intip di ulasan berikut.

Mendorong Badan dan Mengangkat Kepala

Di bulan ini otot si Kecil sudah cukup kuat dan bekerja dengan baik. Begitu pula dengan sendi-sendinya. Tidak mengherankan apabila di bulan keenam ini si Kecil sudah bisa mengangkat kepalanya dengan tegak dan tanpa bantuan Ibu. Namun Ibu juga tetap harus berhati-hati ya! Sesekali pegang kepala si Kecil untuk menopangnya agar tidak terjatuh.

Kekuatan Tangan Mulai Berkembang

Tidak hanya otot bagian atas saja yang mulai menunjukkan peningkatan kekuatan. Otot tangan si Kecil pun sudah mampu melakukan koordinasi. Bila pada bulan-bulan sebelumnya si Kecil baru bisa membuka tutup serta menyentuh benda, maka pada usia ini si Kecil sudah mulai menggenggam benda kecil di sekitarnya. Yang awalnya hanya mengambil barang secara asal, kini si Kecil telah pintar memilih benda-benda di sekitarnya. Kemudian dia akan mengerahkan jari-jari kecilnya untuk menggapai benda tersebut. Si Kecil pun mulai menggunakan kekuatannya untuk menggenggam dengan kuat. Bukan hanya itu, setelah puas dengan kemampuan awal, si Kecil akan mulai menggunakan tangan untuk memukul dan menggoncangkan apapun yang ada di genggamannya.

Artikel Sejenis

Pada tahap ini Ibu bisa membantu dengan meletakkan atau menggerak-gerakkan benda di depan si Kecil untuk diraihnya. Perlu diingat agar Ibu memilih benda yang sesuai agar tidak membuat si Kecil tersedak atau cedera lainnya. Pada kegiatan ini, Ibu pun bisa sembari menceritakan tentang benda tersebut atau mengobrol dengan si Kecil. Ini sekaligus memperkenalkan si Kecil dengan benda baru dan fungsi komunikasi tetap berjalan.

Otot Dada dan Punggung Mulai Terbentuk

Perkembangan otot bagian dada dan punggung membuat si Kecil bisa duduk dengan mudah. Pada awalnya si Kecil mungkin butuh bantuan tangan untuk menopang badan. Namun lama kelamaan si Kecil akan terbiasa duduk tanpa bantuan tangannya. Begitupun dengan sandaran, yang tadinya harus bersandar dengan sesuatu, kini sudah bisa duduk tegap tanpa bantuan apapun. Bahkan sambil duduk, dia akan mulai menoleh tanpa kehilangan keseimbangan.

Sekali lagi, bantuan Ibu tetap dibutuhkan untuk membuat si Kecil terbiasa dengan aktivitas  duduknya. Pertama-tama coba untuk mendudukkan si Kecil di kursi yang mempunyai sandaran. Tetap pegang badannya agar bisa duduk dengan tegak. Ketika sudah terbiasa dan mampu tegak, barulah Ibu bisa mencoba mendudukkan si Kecil tanpa sandaran.

Berguling ke Berbagai Arah

Enam bulan pertumbuhannya, si Kecil sudah mulai bergerak dengan bebas. Dia bisa berguling untuk mencapai posisi tengkurap dan terlentang tanpa bantuan siapapun. Bahkan si Kecil sudah pintar menggerakkan badannya untuk berpindah. Beberapa bayi pun bahkan sudah mulai belajar untuk merangkak. Pada tahap ini pastikan Ibu terus mengawasi si Kecil agar tidak jatuh ataupun cedera. Ibu pun bisa membantu dengan meletakkan si Kecil di lantai yang rata, agar dia bisa bergerak ke sana kemari tanpa terjatuh atau menabrak apapun, sekaligus membantu si Kecil mengoptimalkan seluruh otot-ototnya.

Bayi di usia setengah tahunnya memang mempunyai perkembangan dan keunikannya masing-masing. Ada yang sudah mulai merangkak, berguling dengan mudah, tetapi ada juga yang lebih senang duduk dan mengamati saja. Secepat atau selambat apapun perubahannya, bayi mempunyai ritmenya masing-masing. Pastikan Ibu selalu memberikan dukungan yang terbaik di tiap masa tumbuh kembangnya.