Whatsapp Share Like
Simpan

Menginjak usia kehamilan di pertengahan trimester kedua bisa menjadi momen terbaik dalam proses kehamilan. Hal ini dikarenakan Ibu mulai merasa nyaman dengan keberadaan si Kecil dalam kandungan dan keluhan yang dirasakan pada masa awal kehamilan mulai berkurang. Banyak hal dapat dilakukan seperti kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan positif untuk mendukung kelancaran proses kehamilan hingga persalinan.

Menginjak usia kehamilan di pertengahan trimester kedua bisa menjadi momen terbaik dalam proses kehamilan. Selain itu, dengan berkurangnya rasa mual dan morning sickness, Ibu seharusnya mulai berani mengonsumsi banyak makanan bernutrisi yang sebelumnya cukup sulit untuk dikonsumsi. Contohnya jika Ibu selalu mual ketika memakan sayuran, sekaranglah waktu yang paling tepat untuk mulai mengonsumsinya.

Menginjak usia kehamilan di pertengahan trimester kedua bisa menjadi momen terbaik dalam proses kehamilan. Makanan sehat sumber nutrisi tinggi dan gizi tidak hanya berasal dari sayuran atau makanan yang memiliki rasa tidak menyenangkan saja. Buah-buahan contohnya. Namun, terkadang Ibu harus teliti karena beberapa buah memiliki rasa yang asam atau bahkan pahit jika belum matang. Jika Ibu ingin praktis, minum saja susu ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan rasa cokelat yang lezat yang dapat mendukung asupan nutrisi Ibu selama periode kehamilan dan menyusui.

Bagi Ibu hamil yang mencari makanan atau sekadar kudapan yang enak namun memiliki manfaat yang baik bagi si Kecil, disarankan untuk mengonsumsi Kurma. Mungkin masih banyak yang tidak mengetahui apa kandungan dan manfaat kurma bagi Ibu hamil. Berikut beberapa penjelasan yang bisa membuat Ibu lebih yakin lagi untuk mengonsumsi kurma.

  1. Sumber energi
    Mengonsumsi kurma setiap hari akan menyediakan energi dengan gula alami tanpa kalori berlebih. Dengan si Kecil yang terus tumbuh berkembang, kebutuhan energi menjadi dua kali lipat. Makanya, makanlah makanan yang bisa membantu menambah energi.
  2. Membantu Ibu terhindar dari sembelit
    Serat yang tinggi pada kurma dapat melancarkan sistem pencernaan dan menjaganya tetap sehat. Kurma juga mengenyangkan, mengurangi kadar kolesterol, dan membantu menjaga berat badan tetap stabil.
  3. Tinggi kandungan magnesium
    Magnesium berhubungan dengan pertumbuhan tulang dan gigi pada bayi agar normal. Magnesium juga mengatur kadar gula darah dan tingkat tekanan darah. Kurma membantu mencegah kekurangan magnesium dalam tubuh Ibu, yang bisa menyebabkan kelainan ginjal dan hati.
  4. Mencegah Anemia
    Anemia yang disebabkan kekurangan zat besi dapat dihindari karena kurma juga mengandung zat besi yang cukup tinggi.

Selain proses kehamilan, kurma juga bermanfaat untuk membantu proses persalinan bahkan hingga saat Ibu memasuki fase menyusui.

Artikel Sejenis

  1. Ketuban tidak mudah pecah
    Ibu hamil yang rutin mengonsumsi buah kurma pada minggu-minggu terakhir sebelum persalinan, lebih jarang mengalami selaput ketuban pecah sebelum persalinan.
  2. Memperbesar kemungkinan melahirkan normal
    Penelitian menunjukan 96 persen dari Ibu hamil yang mengkonsumsi kurma, menjalani persalinan normal. Sedangkan pada  Ibu hamil yang tidak mengonsumsi buah kurma secara teratur, hanya 79 persen yang menjalani kelahiran normal
  3. Mempercepat kontraksi
    Kurma dapat menghasilkan hormon oksitosin yang membantu merangsang kontraksi rahim dan mempermudah proses persalinan.
  4. Membantu proses pemulihan setelah persalinan
    Kurma membantu menghasilkan hormon oksitosin yang dapat membantu proses menghentikan perdarahan serta pemulihan fungsi rahim.
  5. Kaya akan vitamin K
    Ketika lahir, si Kecil membutuhkan asupan vitamin K yang tinggi. Makanya, mengkonsumsi kurma saat mempersiapkan persalinan dapat memperkaya kandungan vitamin K pada Ibu yang dapat diserap si Kecil melalui ASI.

Namun, konsumsi kurma tetap harus diperhatikan dan tidak boleh berlebihan ya, Bu. Cukup 3-5 butir kurma setiap hari sudah cukup untuk memberi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh Ibu karena jika berlebihan malah dapat berdampak negatif seperti berikut.

  1. Berat badan kehamilan berlebih
  2. Gula darah tinggi
  3. Risiko diabetes gestational
  4. Pembusukan gigi atau kebersihan gigi yang kurang


Mungkin tidak semua Ibu senang mengonsumsi kurma dengan rutin setiap hari karena rasa manisnya yang cukup tinggi. Namun, terkadang Ibu harus berkorban dan memikirkan manfaat yang bisa didapatkan si Kecil dengan mengonsumsi makanan tertentu.

Mengutamakan kesehatan si Kecil dalam kandungan dan mempersiapkan pertumbuhan setelah persalinan nanti tetap harus jadi prioritas utama Ibu hamil agar si Kecil akan tumbuh secara Pintar, Kuat, dan Tinggi.