Whatsapp Share Like
Simpan

Asupan nutrisi yang cukup akan membuat tumbuh kembang si Kecil optimal. Kalimat ini tentu banyak disetujui oleh Ibu dan orang tua karena faktanya memang demikian. Diantara banyak nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan, Ibu tidak bisa melupakan apa yang disebut dengan Karbohidrat.

Nutrisi yang satu ini merupakan ‘bahan bakar’ utama yang diperlukan tubuh untuk bergerak. Tak hanya pada orang dewasa, si Kecil juga membutuhkan asupan nutrisi ini setiap hari agar dapat bergerak dengan aktif dan enerjik. Tenaga yang didapat dari Karbohidrat, nantinya juga akan berguna untuk pertumbuhan fisik si Kecil.

Sumber makanan dengan kandungan Karbohidrat yang paling umum adalah nasi. Terlebih untuk masyarakat Indonesia, nasi sudah menjadi makanan wajib yang harus selalu disantap ketika makan berat. Lalu bagaimana jika si Kecil tidak terlalu menyukai nasi? Apakah ada sumber makanan lain sebagai asupan Karbohidrat yang bisa menggantikan nasi?

Sumber makanan lain yang mengandung banyak Karbohidrat ternyata juga beragam. Mulai dari Jagung hingga Roti, berikut ragam makanan pengganti nasi yang bisa Ibu jadikan alternatif untuk mencukupi kebutuhan Karbohidrat si Kecil.

Jagung

Selain rasanya manis, jagung juga merupakan asupan makanan yang kaya akan Karbohidrat. Selain itu, buah ini juga kaya akan kandungan kalori dan antioksidan, sehingga memiliki efek baik pada tubuh si Kecil. Ragam jagung bisa ditemukan di pasaran dan pengolahannya juga bervariasi. Ibu bisa mengolahnya menjadi sup atau bakwan, agar si Kecil tidak bosan pada makanan yang satu ini.

Artikel Sejenis

Sukun

Buah ini tergolong masih sedikit dikenal oleh masyarakat Indonesia. Padahal sukun memiliki kandungan Karbohidrat yang cukup tinggi dan bisa menjadi pengganti nasi untuk si Kecil. Selain Karbo, sukun juga mengandung protein yang cukup tinggi untuk tumbuh kembang si Kecil. Biasanya sukun diolah menjadi makanan seperti gorengan dan sejenisnya.

Kentang

Bahan makanan yang satu ini dikenal luas sebagai bahan makanan dengan kandungan Karbo yang tinggi. Kentang juga mengandung serta yang baik untuk pencernaan si Kecil. Kandungan lain yang terdapat pada kentang adalah Vitamin C yang dapat mendukung daya tahan tubuh si Kecil. Temukan ragam olahan kentang pada berbagai sumber, sebagai variasi cara mengkonsumsi kentang.

Ubi Jalar dan Singkong

Umbi-umbian ini juga mengandung banyak karbohidrat sehingga bisa menjadi makanan pengganti nasi untuk si Kecil. Rasa kenyang yang ditimbulkan diklaim bertahan lebih lama, pada porsi yang relatif sama. Ubi jalar juga mengandung serat sehingga baik untuk pencernaan si Kecil dan kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.

Selain ubi jalar, singkong juga menjadi umbi yang sering dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Dengan olahan yang beragam si Kecil bisa mencoba berbagai rasa dan masakan baru dengan bahan singkong sehingga tidak akan cepat bosan. Singkong sendiri dinilai sangat ekonomis dan mudah sekali didapatkan di pasar tradisional.

Beras Merah dan Hitam

Kedua jenis beras ini menjadi makanan yang banyak dicari belakangan. Beras merah dan beras hitam diklaim memiliki nutrisi yang jauh lebih banyak daripada beras putih yang biasa dikonsumsi, dan juga memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan pencernaan. Kedua jenis beras ini memiliki tekstur yang sedikit berbeda dengan beras putih ketika dimasak menjadi nasi.

Meski sama-sama nasi, namun rasa dari kedua beras ini sedikit berbeda. Ini sebabnya beras merah dan beras hitam disarankan untuk menggantikan beras putih yang mungkin tidak disukai oleh si Kecil. Beras merah dan beras hitam juga tidak terlalu sering dijumpai, sehingga Ibu bisa memanfaatkan ras ingin tahu si Kecil pada kedua jenis makanan ini.

Beras Sagu

Sagu memang menjadi makanan yang digemari di wilayah Indonesia bagian timur. Selain memiliki banyak olahan, sagu juga memiliki kadar gula yang rendah sehingga baik untuk keseimbangan nutrisi si Kecil. Sagu telah diolah ke dalam bentuk beras, sehingga Ibu lebih mudah mengolah makanan yang satu ini. Kombinasikan dengan makanan lain agar si Kecil selalu memiliki nafsu makan yang tinggi.

Roti

Berbahan dasar gandum, menjadikan roti salah satu alternatif pengganti nasi sebagai makanan dengan kadar Karbohidrat yang tinggi. Selain rasanya enak, roti juga mudah sekali diolah dan dipadukan dengan berbagai makanan lain seperti telur, sayuran, keju, selai atau susu. Kombinasi makanan ini bisa membantu si Kecil memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari, sehingga tubuhnya tumbuh menjadi kuat dan sehat.

Dari sekian banyak pilihan makan alternatif pengganti nasi, Ibu bisa mencobanya pada si Kecil dan melihat mana yang lebih disukainya. Setiap bahan makanan tersebut tidak sulit didapatkan, baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Asupan Karbohidrat penting agar tubuh si Kecil bisa mendapat tenaga yang cukup dan tumbuh sehat serta kuat.