Share Like
Simpan

Memberi minum susu pada bayi  dengan menggunakan botol dan dot memang praktis. Bentuk dot yang menyerupai puting sang ibu membuat bayi merasa lebih familier, layaknya sedang menyedot ASI. Risiko air tumpah pun lebih minim sehingga Ibu tak perlu repot-repot mengelapnya. Namun, sebaiknya cara ini hanya diterapkan pada bulan-bulan awal. Memasuki usia 6 bulan, Ibu bisa mulai membiasakan anak minum susu dengan gelas.

Pasalnya, menurut para ahli, pengisapan dot yang terlalu sering akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan bentuk gigi si kecil terutama gigi atas yang akan terdorong sedikit lebih maju. Selain itu, jika botol digunakan sebagai pengantar tidur, asupan kalori untuknya pun akan lebih banyak dari normal dan bisa menjadi pencetus obesitas. Inilah mengapa pentingnya membiasakan anak minum susu dengan gelas.

Berbagai cara dapat diterapkan agar si Kecil mulai membiasakan minum susu dengan gelas, antara lain:

Kenalkan si Kecil dengan dengan gelas bergagang untuk meminum susu

Ibu bisa mulai dengan membiasakan anak minum susu dengan gelas bergagang yang dilengkapi corong untuk meminimalisir air yang tumpah. Namun, fase ini juga jangan dijalankan terlalu lama karena balita punya kecenderungan untuk menggigit-gigit corong tersebut sehingga akan merusak pertumbuhan giginya. 

Gunakan gelas minum susu yang dilengkapi sedotan spiral warna-warni

Dengan gelas berwarna-warni akan membuat kegiatan minum susu si Kecil menjadi lebih menyenangkan. Ibu bisa menganti model sedotan setiap hari agat si Kecil tidak jenuh dan tetap bersemangat meminum susu.

Biasakan anak minum susu dengan gelas yang dilengkapi celah untuk minum di tepiannya

Kemudian, ketika ia sudah terbiasa menggenggam gelas, Ibu bisa beralih dengan membiasakan anak minum dengan gelas yang dilengkapi celah untuk minum di tepiannya, yang bisa dibuka-tutup—semacam gelas untuk minum kopi atau teh hangat. Setelah itu, barulah Ibu bisa mulai membiasakan anak minum dengan gelas biasa. Terus dampingi dia agar Ibu bisa lebih sigap ketika ia menumpahkan air di dalam gelas tersebut.

Proses pembelajaran ini tak hanya membutuhkan keterampilan si kecil, tapi juga kesabaran Ibu. Jika ia rewel dan menumpahkan minumannya, Ibu jangan lekas putus asa dan memberikannya botol lagi. Terus semangati dia untuk membiasakan diri minum susu dengan gelas, tanamkan dalam dirinya bahwa itu merupakan proses pertumbuhan sehingga ia akan termotivasi untuk membuktikan bahwa dirinya sudah mulai tumbuh besar.