Whatsapp Share Like
Simpan

Tahun ini buah hati sudah masuk sekolah Taman Kanak-kanak ya, Bu? Di sini ia akan belajar banyak hal baru Bu, salah satunya belajar menulis sebagai persiapan masuk Sekolah Dasar. Keterampilan ini akan sangat diperlukan bagi anak, tapi tidak bisa ia kuasai dalam waktu singkat. Beberapa orang tua akan mengeluhkan sulitnya mengajari anaknya belajar menulis. Padahal, ada beberapa langkah mudah dan menyenangkan untuk mengajari kemampuan ini lho, Bu. Bagaimana langkah-langkahnya? Simak uraiannya di bawah ini, yuk!

1. Ajari Anak Cara Menggenggam Pensil yang Benar

Pertama-tama, anak harus diajari untuk menggenggam pensil dengan benar. Cara penggenggaman yang benar akan mempermudah anak untuk belajar menulis. Pastikan telunjuk dan ibu jarinya tidak saling menumpuk dan membentuk lingkaran, serta posisi pensil berada di jari ketiga atau keempat.

Pada awalnya ia mungkin akan kesulitan untuk menggenggam pensil dengan benar, Bu. Namun jika terus dilatih, ia pasti akan mulai terbiasa. Untuk itu Ibu perlu untuk mengoreksi cara anak menggenggam pensil.

2. Gunakan Pensil yang Pas di Genggaman Anak

Jari-jarinya masih mungil, sehingga ia akan membutuhkan pensil yang pas di genggamannya. Berikan anak pensil yang pendek dan berdiameter kecil supaya seimbang dengan jari-jari mungilnya. Pensil yang tepat akan membantu anak mudah untuk belajar menulis.

3. Berlatih Menebalkan Garis-garis Putus

Langkah selanjutnya adalah mengajari anak untuk menebalkan garis-garis putus. Langkah ini dapat memperkenalkan bagaimana caranya membuat pola yang membentuk sebuah tulisan.

Artikel Sejenis

Buatlah garis-garis putus yang membentuk huruf, angka, atau garis. Setelah itu, minta ia untuk menebalkan garis-garis tersebut. Ia mungkin akan menebalkan garis secara tidak beraturan. Tak mengapa, Bu. Secara bertahap ia pasti akan bisa melakukannya dengan lebih rapi.

4. Gunakan Permainan

Belajar dengan kondisi serius pasti akan membuat anak cepat merasa bosan. Jadi, Ibu harus mengakalinya menggunakan permainan agar suasananya jadi lebih seru dan menyenangkan. Permainan yang bisa diterapkan untuk mengajari anak belajar menulis contohnya adalah menulis pada papan tulis. Gunakan spidol dengan aneka warna ya, Bu, supaya lebih menarik.

Berikanlah contoh terlebih dahulu, boleh berupa huruf, angka, atau garis. Kemudian minta ia menirunya. Media papan tulis dan spidol akan menjadi variasi belajar alih-alih terus-terusan menggunakan pensil dan kertas.

5. Latih Kemampuan Otot Tangan Anak

Jangan lupa untuk terus melatih kemampuan otot tangan anak ya, Bu, agar tangannya lebih kuat dan terampil dalam menggenggam pensil. Bagaimana caranya? Ibu bisa menggunakan plastisin. Mainan ini dapat melatih kemampuan motorik halus anak yang akan berpengaruh pada kekuatan otot-otot tangannya. Ajak ia untuk membuat berbagai aneka bentuk, seperti huruf, angka, hewan, makanan, transportasi, dan sebagainya.

6. Latihan Menulis Huruf dan Angka Secara Bergantian

Banyaknya huruf dan angka tentu tidak akan dengan cepat dikuasai oleh anak. Oleh karenanya ajarkan ia untuk berlatih menulis huruf dan angka secara bergantian. Contohnya saja untuk seminggu untuk menulis huruf “a” dan angka “1”, kemudian seminggu berikutnya untuk menulis huruf “b” dan angka “2”. Begitu seterusnya lakukan secara urut ya, Bu.

7. Gunakan Buku Belajar Menulis

Saat ini sudah banyak tersedia buku belajar dan berlatih menulis untuk anak yang dilengkapi dengan gambar dan warna-warna yang menarik. Ibu pun bisa menggunakannya sebagai media belajar anak. Selain itu, variasikan alat menulis anak. Tidak melulu pensil, variasikan juga dengan krayon, spidol, atau pensil warna. Mengapa begitu? Sebab anak-anak sangat mudah bosan, sehingga diperlukan variasi untuk membuat proses belajarnya lebih menyenangkan.

8. Ajari Perlahan dan Bertahap

Saat anak kesulitan untuk belajar menulis, ada kalanya Ibu mungkin akan merasa tidak sabar. Namun perlu diingat bahwa menulis merupakan keterampilan yang tidak mudah dan cepat untuk dikuasai di masa belajar anak. Diperlukan waktu dan latihan secara terus-menerus agar bisa menguasainya.

Meski begitu, Ibu juga sebaiknya jangan mengajari anak dengan terlalu serius dan intens. Ajari ia secara perlahan dan bertahap supaya lebih mudah dipahami anak. Memang akan dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan hingga akhirnya anak bisa menulis dengan benar.

Nah, itulah langkah-langkah dalam mengajari anak belajar menulis, Bu. Mudah dan menyenangkan, bukan? Langsung praktekkan sekarang, yuk. Terus semangat mengajari buah hati ya, Bu. Selamat mencoba langkah-langkah di atas dan semoga anak bisa menulis dengan lancar dan cepat.

Untuk mendukung keterampilan anak, jangan lupa untuk memberikan susu Frisian Flag 456 PRIMANUTRI ya, Bu. Susu yang telah diperkaya dengan nutrisi lengkap ini akan membantu proses belajar anak. Nutrisi tersebut diantaranya adalah Protein, Karbohidrat, Lemak, Vitamin, dan Mineral. Selain itu, ada juga beberapa nutrisi lainnya, seperti Kalsium, Selenium, Zat Besi, Omega 3 dan 6, Seng, Serat Pangan Inulin, Minyak Ikan Asam Sialat & Sphingomyelin.

Butuh konsultasi dengan pakar untuk melatih keterampilan anak? Konsultasikan saja di Laman Tanya Pakar, Bu. Para ahli di sana siap menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu supaya bisa menggunakan fitur tersebut, ya.

 

Sumber:

ayahbunda.co.id