Whatsapp Share Like
Simpan

Senang ya, Bu, melihat si Kecil semakin aktif bergerak menjelajah dunia sekitarnya! Untuk itu, saya pun sering mengajaknya di taman dekat rumah. Sayangnya, saya sempat mendapati si Kecil memakan tanaman liar. Khawatir hal ini dapat menganggu kesehatan anak, saya pun langsung mencari tahu hal apa yang perlu dilakukan ketika si Kecil tidak sengaja memakan tanaman liar. Berikut ini beberapa informasi yang saya dapatkan, Bu.

1. Segera Keluarkan Dari Mulutnya

Langkah pertama yang perlu Ibu lakukan adalah segera keluarkan tanaman tersebut dari mulutnya[cs2] . Namun, apabila telah tertelan, coba minta si Kecil untuk menunjuk tanaman yang ia makan agar Ibu bisa mengenalinya. Terlepas dari cara di atas, Ibu perlu tetap bersikap tenang dan tidak panik karena beberapa tanaman liar sebenarnya aman dimakan si Kecil. Namun, ada baiknya Ibu cek terlebih dahulu apakah tanaman yang si Kecil makan berbahaya atau tidak, ya.

2. Kenali Jenis Tanaman Liar yang Berbahaya Jika Dimakan si Kecil

Perlu Ibu ketahui bahwa ada beberapa jenis tanaman liar yang berbahaya jika tertelan si Kecil. Contohnya, kecubung, jarak, lili, dan lainnya. Nah, jika si Kecil menelan jenis tanaman tersebut, sebaiknya segera periksakan ke dokter atau puskesmas terdekat ya, Bu. Beri tahu dokter kapan dan jenis tanaman liar apa yang si Kecil makan. Selain itu, pastikan si Kecil minum banyak air putih untuk menetralisir racun yang ada dalam tubuhnya.

Artikel Sejenis

3. Kenali Jenis Tanaman Liar yang Aman Dimakan si Kecil

Selain mengenali jenis tanaman liar yang berbahaya jika tertelan, Ibu juga perlu mengenali tanaman liar apa saja yang aman bilsa masuk ke tubuh si Kecil. Apalagi, setiap Ibu tentu tidak akan membiarkan sang anak makan tanah atau tanaman liar secara sengaja, bukan? Setidaknya, ketika mengetahui jenis tanaman yang aman dikonsumsi, Ibu tak akan langsung panik saat si Kecil tidak sengaja menelannya. Beberapa jenis tanaman liar tersebut adalah bunga matahari, dandelion, tulip, dan violet. Jenis tanaman atau bunga-bungaan tersebut tidak memberi efek negatif pada tubuh si Kecil. Selain melakukan cara di atas, hal terpenting yang perlu Ibu lakukan adalah mengawasinya secara langsung ketika si Kecil bermain di taman. Jika memungkinkan, coba minta bantuan orang dewasa lainnya untuk mengawasi si Kecil ketika Ibu sedang sibuk. Semangat terus dalam merawat dan menjaga kesehatan anak ya, Bu!