Share Like
Simpan

Tidak terasa, si Kecil sekarang sudah tumbuh semakin besar saja ya, Bu. Seiring pertumbuhannya, si Kecil semakin pintar meniru tingkah laku dan kata-kata yang ia tonton di TV. Sebenarnya kebiasaan ini dapat membangun kemampuan kognitifnya, Bu. Perlu Ibu ketahui, menurut American Academy of Pediatrics, si Kecil direkomendasikan boleh menonton TV setelah usia dua tahun, Bu. Untuk mendukung tumbuh kembangnya, ketika si Kecil sudah mulai pintar meniru, saya mulai lebih hati-hati dalam memilih tontonan filmnya.  Nah, tahukah Ibu? Film ternyata juga bisa dijadikan sebagai sarana pendidikan karakter anak. Tentu saja, pilihan filmnya perlu disesuaikan dengan usianya, ya.

1. Genre Komedi

Apakah si Kecil masih kesulitan mengikuti jalan cerita suatu film? Coba ajak ia menonton film kartun dengan genre komedi yuk. Biasanya film kartun dengan genre komedi memiliki jalan cerita yang sederhana. Selain itu, usahakan Ibu mencari film tanpa dialog agar lebih mudah dimengerti oleh si Kecil ya, Bu. Sebagai referensi, saya sering memutarkan si Kecil film seperti Marsha and The Bear, Larva, dan Qumi-Qumi. Dengan menonton film-film di atas, ia jadi mengerti pentingnya saling tolong menolong dan arti persahabatan.

2. Film dengan Pesan Moral Tinggi

Apabila si Kecil sudah mampu menilai dan mengerti alur cerita suatu film, Ibu bisa mulai memutarkan film dengan cerita yang lebih kompleks. Pastikan Ibu memilih film yang memiliki pesan moral positif, namun tetap sesuai dengan umurnya ya, Bu. Nah, ketika si Kecil memasuki usia tiga tahun, saya sering mengajaknya menonton film untuk anak seperti Doraemon, Upin & Ipin, Adit Sopo Jarwo, dan Finding Nemo (2003). Lewat beberapa film tersebut, ia jadi bisa membedakan antara perilaku yang baik dan jahat.

3. Karakter Hewan

Mengenalkan si Kecil pada jenis-jenis hewan sejak usia dini ternyata sangat penting lho, Bu. Bahkan, menurut artikel online yang saya baca, berinteraksi dengan hewan dapat memberikan rasa nyaman dan mendorong kepercayaan dirinya. Oleh sebab itu, saya mulai mengenalkan beragam jenis hewan pada si Kecil melalui film-film seperti Tom and Jerry, Lion King (1994), dan Madagascar (2005).

4. Genre Musikal

Apakah si Kecil sudah mulai aktif berbicara? Yuk, latih kemampuan bahasanya dengan menonton film genre musikal. Perlu Ibu mengerti bahwa saat mendengarkan musik, si Kecil akan menghafal lirik dalam lagu tersebut. Oleh sebab itu, coba putarkan film-film seperti Petualangan Sherina (2000), Barney and Friends, Laskar Pelangi (2008), dan Frozen (2013). Dengan cara ini, si Kecil akan belajar banyak kosakata baru dan membuatnya lebih percaya diri saat harus berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Ternyata mengajarkan pendidikan karakter anak bisa dilakukan dengan cara sederhana, bukan? Jika Ibu punya referensi film anak lainnya, ayo berbagi informasi di forum Ibu & Balita, ya. Pastikan juga Ibu dan Ayah tetap mendampingi si Kecil saat menonton agar proses belajarnya melalui film dapat lebih maksimal.