Share Like
Simpan

Sejak dulu, salah satu aktivitas yang paling saya sukai adalah ketika saya bisa menemani si Kecil bermain bersama beberapa temannya di taman. Saya tidak bisa menahan senyum ketika melihat si Kecil berlarian mengejar sebuah bola bersama kedua temannya sambil tertawa riang. Menggemas sekali, deh!

Ibu pasti setuju kalau salah satu saat paling ditunggu si Kecil adalah waktu bermain. Permainan pastinya hiburan bagi si Kecil. Namun, jangan salah, Bu. Permainan juga bisa jadi sarana si Kecil belajar, lho. Selain lebih mudah dipahami si Kecil, proses belajar pun jadi lebih menyenangkan. Misalnya belajar berhitung atau belajar mengenal huruf. 

Namun, permainan tidak hanya bisa digunakan untuk mempelajari sesuatu yang berhubungan dengan kecerdasan. Permainan juga bisa Ibu gunakan untuk membentuk karakter si Kecil. Dengan permainan tertentu, Ibu bisa mengajarkan si Kecil nilai-nilai hidup yang penting. Berikut tiga permainan yang dapat membantu Ibu membentuk karakter si Kecil:

Gobak sodor

Permainan gobak sodor adalah permainan rakyat yang dimainkan secara beregu atau berkelompok. Untuk bermain gobak sodor, si Kecil harus mengumpulkan teman-temannya dan membentuk dua regu pemain. Masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain. Pada saat inilah si Kecil mengasah kemampuannya bersosialisasi dengan kawan-kawannya dan mengumpulkan orang untuk membentuk grup.

Kemampuan manajerial dan negosiasinya juga terasah saat si Kecil harus memilih anggota tim dari kawan-kawannya itu. Ibu akan mengajarkannya bagaimana membentuk dua tim yang sama-sama kuat dengan mempertimbangan kekuatan dan kelemahan diri sendiri.

Berjalan ke Tujuan

Permainan ini bisa Ibu bisa lakukan bersama si Kecil dan seluruh anggota keluarga. Di permainan ini, si Kecil akan belajar untuk memiliki tekad yang kuat dan tentunya ketahanan menghadapi rintangan. Cara bermainnya juga sangat mudah. Sebelum mulai bermain, jelaskan pada si Kecil aturan bermainnya yaitu bahwa si Kecil harus mencapai sebuah tempat atau tujuan.

Pilihlah tempat yang belum pernah dikunjungi si Kecil sebelumnya dengan jarak yang agak jauh. Buatlah suasana seakan-akan ini sebuah petualangan. Pastikan Ibu mengajak si Kecil menyiapkan bekal yang mungkin dibutuhkan saat perjalanan. Sepanjang perjalanan, si Kecil akan menemui beberapa kesulitan, seperti misalnya jalan berbukit, jembatan atau pun menyebrangi sungai. Di sinilah si Kecil berlatih untuk tetap mengatasi rintangan. Ketika mencapai tujuan, si Kecil akan belajar bahwa meskipun melelahkan, ada kebahagiaan tersendiri ketika mencapai tujuan.

Indahnya Berbagi

Si Kecil mungkin saja memiliki otak yang cerdas. Tapi, itu saja tidak cukup. Si Kecil juga harus memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Salah satunya adalah memiliki simpati dan empati. Permainan ini melatih si Kecil untuk saling berbagi.

Ketika si Kecil sedang bermain dengan beberapa kawannya, bawakanlah satu cokelat batangan yang dapat dibagi-bagi untuk si Kecil. Lalu, katakan kepada si Kecil bahwa hanya ada satu cokelat untuk dia dan teman-temannya. Lihat apakah si Kecil mau berbagi.

Seru kan, Bu? Tidak hanya dapat membuat si Kecil gembira, bermain juga bisa membantu Ibu membangun karakternya. Tentunya Ibu ingin si Kecil tidak hanya menjadi cerdas tapi juga memiliki karakter yang kuat. Selamat mencoba, Bu!