Whatsapp Share Like
Simpan

Perawatan bayi baru lahir perlu proses belajar, sehingga Ibu terampil merawatnya saat ia pulang ke rumah dan menjadi anggota baru keluarga. Selain itu, bayi dengan tubuh mungil yang hadir di tengah-tengah keluarga juga membutuhkan waktu ekstra Ibu untuk melakukan perawatan bayinya. Untuk membantu Ibu merawat buah hati, berikut rangkaian perawatan bayi baru lahir yang bisa Ibu lakukan:

Kulit Bayi Masih Sensitif

Ibu tidak perlu memberikan losion atau krim dari produk perawatan bayi saat bayi berumur kurang dari 1 bulan. Bila ibu akan memberikan produk perawatan bayi, berikanlah produk yang khusus untuk bayi karena kulit bayi relatif masih sensitif. Produk perawatan untuk orang dewasa biasanya mengandung pengharum atau pembersih yang mungkin tidak sesuai untuk kulit bayi. Hindari pula penggunaan bedak bayi secara berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pada pernafasan, termasuk paru-parunya.

Ibu bisa melakukan perawatan dan menjaga kebersihan kulit bayi dengan cara memandikannya sehari dua kali, yaitu pada pagi dan sore hari. Sedangkan kebersihan wajah dan tangannya dapat dijaga dengan cara mengusapnya dengan kain bersih, basah, lap hangat, atau kapas.

Perawatan untuk Cradle Cap

Cradle cap sering muncul pada bayi baru lahir, yaitu berupa kulit kering dan bersisik seperti ketombe. Kondisi ini disebabkan oleh kelenjar minyak yang menghasilkan minyak berlebihan akibat hormon-hormon yang diproduksi ibu dan 'ditransfer' ke bayi saat dilahirkan.

Kadangkala juga terdapat kelainan kulit kepala yang terlihat kekuningan, menebal, berminyak, dan mengelupas seperti berkerak. Cradle cap ini akan mulai menghilang dalam waktu 2-3 minggu setelah bayi lahir dan menghilang dengan sempurna dalam beberapa bulan. Berikut cara perawatannya:

Artikel Sejenis

  1. Pijat lembut kepala bayi dengan jari-jari ibu atau menggunakan sikat berbulu halus/lembut.
  2. Saat mandi, berikan sampo dan pastikan kepalanya dibilas bersih hingga tidak terdapat sisa sampo lagi.
  3. Setelah bersih, sikat kepala bayi dengan lembut atau bisa gunakan kain lembut bersih.

Perawatan Bayi dengan Kuku yang Panjang

Kuku bayi baru lahir lebih lembut atau lunak dibandingkan kuku orang dewasa, tapi kadangkala kuku bayi mudah menggores kulitnya sendiri. Itu sebabnya Ibu perlu perhatian ekstra pada perawatan yang satu ini. Kuku bayi cenderung tumbuh lebih cepat dan perlu dipotong sekali atau dua kali seminggu. Bila kuku bayi tumbuh dengan cepat, Ibu perlu memotong atau mengguntingnya dengan rutin menggunakan gunting kuku khusus bayi.

Ikuti langkah-langkah menggunting kuku bayi berikut ini:

  1. Ajak salah satu anggota keluarga untuk menggendong bayi agar ia tidak banyak bergerak saat Ibu memotong kukunya.
  2. Posisikan bayi di pangkuan, dudukkan bayi di ayunan bayi atau tunggu bayi tertidur.
  3. Tekan ujung jari sehingga ada jarak antara jari dan kuku yang memanjang dan pegang atau tahan jari bayi layaknya Ibu sedang memegang klip.
  4. Mulailah menggunting kukunya perlahan, jangan sampai mengenai kulitnya.

Perawatan Tali Pusat Bayi

Setelah bayi lahir, tali pusat harus dijaga kebersihan dan tetap kering. Biasanya tali pusat ini akan lepas dengan sendirinya, antara hari ke 10-21. Perawatan tali pusat dilakukan dengan membiarkannya tidak tertutup popok dan jagalah tetap bersih serta tidak terkena urin bayi.

Pada saat udara panas, bayi dapat memakai popok dan kaos longgar agar udara dapat bersirkulasi dengan baik dan mempercepat proses mengeringnya tali pusat. Bila dalam ditemukan ada tanda-tanda infeksi, seperti tali pusat tampak kemerahan, bengkak, keluar nanah, dan/atau berbau, segera hubungi dokter.

Perawatan Bayi Laki-laki

Perawatan bayi laki-laki dengan penis yang sudah disirkumsisi (disunat) cukup mudah, yaitu dengan membersihkan kulit sekitar penis menggunakan sabun dan air bersih layaknya mandi. Bila bayi belum disunat, sebaiknya jangan rendam bayi dalam air penuh busa sabun karena dapat mengiritasi jaringan penis.

Perawatan Bayi Perempuan

Perawatan bayi perempuan pada bagian alat kelaminnya dilakukan dengan mengusap bagian tersebut dengan kain bersih yang lembut dan basah saat mandi. Tidak perlu menggunakan sabun. Usap dari arah depan ke belakang agar tidak terjadi 'transfer' bakteri dari anus ke arah bagian alat kelaminnya. Bersihkan semua lipatannya dengan lembut.

Itulah serangkaian perawatan bayi baru lahir untuk tumbuh kembang yang optimal. Lakukan perawatan dengan hati-hati supaya tidak melukai tubuh mungilnya, ya. Saat Ibu sedang melakukan serangkaian perawatan bayi ini, Ibu juga bisa mengajak ia bernyanyi atau berceloteh agar jalinan kasih antara ibu dan bayi semakin erat. Selamat merawat bayi ya, Bu!

Bagi Ibu yang masih ingin berkonsultasi seputar bayi, bisa mengunjungi laman Tanya Pakar. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu, ya. Setelah itu dapatkan informasi sebanyak-banyaknya langsung dari pakarnya!