Share Like
Simpan

Hai, Bu. Apa kabar? Akhirnya kehamilan Ibu memasuki trimester kedua. Senang ya? Berbeda dengan trimester pertama, umumnya kondisi kesehatan wanita hamil di trimester ini menjadi lebih baik. Sebab, gejala mudah lelah tiap habis beraktivitas mulai jarang terjadi. Begitu pula dengan mual-muntah di pagi hari. Efeknya, tubuh pun terasa lebih segar dan berenergi. Itu pengalaman saya di kehamilan pertama dulu. Apa Ibu juga merasakan hal yang sama?

Seiring kesehatan ibu hamil yang makin membaik, yuk, mulai manfaatkan waktu di trimester kedua kehamilan Ibu saat ini untuk melakukan beberapa aktivitas seru dan persiapan jelang melahirkan. Beberapa hal berikut bisa jadi pilihan, Bu:

  1. Lakukan anomaly scan

adalah hal yang penting. Karenanya, memeriksakan kondisi janin lewat konsultasi kehamilan secara berkala perlu dilakukan, Bu.

  1. Cari tahu jenis kelamin calon buah hati

Selain kondisi kesehatan calon buah hati dalam kandungan, jenis kelamin janin juga sering membuat Ibu dan pasangan penasaran. Daripada hanya penasaran, Ibu juga bisa mengetahuinya melalui pemeriksaan USG, tentu jika Ibu menginginkannya. Mengetahui jenis kelamin calon buah hati akan mempermudah penyusunan daftar belanja keperluan bayi sebagai persiapan jelang melahirkan, Bu. Nantinya prediksi jenis kelamin si Kecil berdasarkan hasil USG bisa ibu beritahukan pada pasangan atau boleh juga dirahasiakan untuk kejutan.

  1. Lakukan olahraga rutin

Benar sih bahwa saat hamil sebaiknya Ibu beristirahat cukup agar kondisi kandungan tetap sehat. Namun, bukan berarti Ibu tidak boleh beraktivitas sama sekali. Kurang bergerak selama masa kehamilan justru tak baik untuk kesehatan Ibu. Sebaliknya, aktif bergerak selama kehamilan membantu otot-otot lebih lentur sehingga kesehatan wanita hamil semakin membaik dan tubuh pun lebih siap menghadapi persalinan kelak.

Untuk menjaga kebugaran, dulu saya memilih olahraga seperti berenang, yoga, dan berjalan kaki. Ketiga jenis olahraga ini dapat membantu melatih fleksibilitas dan kekuatan otot tubuh, serta membantu mempersiapkan fisik yang prima menjelang proses persalinan. Di samping itu, ketiga olahraga ini juga terbilang aman karena minim risiko yang dapat mencederai janin.

  1. Jalin kedekatan emosional bersama si Kecil

Menginjak minggu ke-23, pendengaran si Kecil mulai berfungsi, Bu. Jangan lupa manfaatkan momen ini untuk menjalin kedekatan emosional antara Ibu dan calon buah hati sejak dini ya. Ajak si Kecil berbicara, bercerita, bernyanyi, dan bersenandung di sela-sela aktivitas Ibu.

Awalnya Ibu mungkin merasa canggung saat pertama kali mencobanya. Namun respon si Kecil lewat tendangan halus dapat menghadirkan sensasi kebahagiaan tersendiri yang akan membuat Ibu ingin melakukannya lagi dan lagi. Terakhir namun tak kalah penting, jangan lupa memperkaya pengetahuan Ibu seputar tips menjaga kesehatan wanita hamil di trimester ketiga dan jelang persalinan ya.