Whatsapp Share Like Simpan

Ibu pasti sudah tahu kan jika kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati yang penting untuk kesehatan? Salah satunya adalah kacang kedelai yang mengandung protein untuk memproduksi 9 asam amino esensial (9AAE) untuk membantu tumbuh kembang anak. Asam amino esensial (9AAE) ini sangat penting bagi tubuh karena berperan dalam berbagai fungsi, seperti menjaga kesehatan organ tubuh, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, dan membentuk antibodi. Namun perlu Ibu ketahui, protein yang terkandung dalam kedelai adalah protein nabati. Sementara, protein yang sangat baik dan membutuhkan jumlah yang banyak adalah protein hewani, seperti susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih. Sedangkan protein nabati memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino jenis lainnya tidak terserap dengan maksimal oleh tubuh.

Oleh karena itu, meskipun makanan dari kedelai baik untuk kesehatan, namun jenis asam amino esensial di dalamnya tidak selengkap yang ada di sumber protein hewani sehingga penyerapannya pun kurang baik. Ini artinya, Ibu tetap harus memenuhi kebutuhan protein hewani si kecil karena di dalamnya terdapat 9 asam amino esensial (9AAE) dengan jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat untuk mendukung potensi tumbuh kembang optimal anak. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Jika kekurangan satu jenis asam amino esensial, maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Selain itu, 9 asam amino esensial (9AAE) juga berfungsi untuk membangun dan memelihara jaringan tubuh, membangun antibodi, sebagai sumber energi, serta berperan untuk mengangkut zat gizi. Meskipun begitu, kehadiran protein nabati seperti makanan dari kedelai juga bisa jadi pelengkap nutrisi yang dapat dikonsumsi si kecil. Pastikan untuk menyeimbangkan kebutuhan protein si kecil dengan nutrisi lainnya juga ya, Bu.

Selain protein, kacang kedelai juga mengandung nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang anak, seperti karbohidrat, serat, lemak, vitamin A, C, B1, kalsium, zat besi, kalium, magnesium, folat, zinc, serta lemak baik omega 3 dan omega 6. Semua nutrisi ini bisa Ibu temukan dalam makanan dari kedelai yang bisa dikonsumsi anak. 

Ada banyak pilihan makanan dari kedelai yang bisa Ibu pilih sesuai kesukaan si Kecil. Bahkan, makanan dari kedelai ini bisa Ibu kreasikan lebih nikmat menjadi menu harian untuk menambah nutrisi si Kecil. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa sumber makanan dari kedelai yang baik untuk kesehatan. Umumnya, kedelai bisa diolah menjadi makanan berat, camilan, hingga minuman. Namun, di bawah ini ada tiga makanan dari kedelai yang memiliki kandungan nutrisi tinggi. 

Tempe

Makanan dari kedelai khas Indonesia ini memang populer disajikan di berbagai kesempatan. Tempe juga jadi favorit karena mudah diolah dan harganya cukup terjangkau. Meski ekonomis, tempe mengandung nutrisi tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan, terutama tumbuh kembang anak lho, Bu. Seperti yang Ibu ketahui, makanan dari kedelai ini memiliki kandungan gizi tinggi, mulai dari protein, lemak sehat, karbohidrat, serat, beragam vitamin B, serta mineral. 

Artikel Sejenis

Manfaat Tempe Untuk Kesehatan Anak

  • Membantu menguatkan tulang

Tempe termasuk makanan dari kedelai yang mengandung kalsium tinggi. Kehadiran kalsium ini bisa menguatkan dan membentuk tulang lebih sehat. Dengan mengonsumsi tempe secara rutin, anak bisa terhindar dari risiko pengeroposan tulang di masa mendatang. 

  • Mencegah diare

Mengonsumsi tempe dapat mencegah diare pada anak lho, Bu. Makanan dari kedelai ini mengandung senyawa antibakteri yang bisa mencegah bakteri penyebab diare, seperti salmonella typhi, escherichia colli, dan shigella flexneri. Manfaat tempe ini sudah terbukti dalam penelitian mikrobiolog pangan dari Universitas Wageningen, Petra Roubus. Roubus membuktikan bahwa tempe dapat mempersulit bakteri pembawa penyakit menempel di dinding usus. 

  • Mencegah stunting

Makanan dari kedelai satu ini pun dapat membantu mencegah stunting pada anak. Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga menyebabkan perawakan anak lebih pendek dibandingkan anak-anak seusianya. Ibu pasti tidak mau risiko ini terjadi, bukan? Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk memenuhi gizi lengkap anak sejak dini, termasuk mengonsumsi tempe dengan pengolahan yang tepat. 

  • Menjaga kesehatan kulit

Manfaat tempe selanjutnya adalah mampu menjaga kesehatan kulit anak. Ini karena kacang kedelai sebagai bahan baku utama tempe berfungsi untuk mengencangkan kulit karena adanya kandungan genistein, yaitu hormon dalam kedelai yang berperan untuk produksi kolagen. 

Baca juga: 4 Resep Makanan Asam Amino Esensial Untuk Kesehatan si Kecil

Tahu

Selain tempe, tahu menjadi makanan dari kedelai tak kalah penting bagi kesehatan anak. Tahu kaya akan nutrisi, mulai dari protein, serat, karbohidrat, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya. Selain itu, tahu juga termasuk makanan dari kedelai yang mudah diolah dengan harga yang terjangkau. Meski begitu, tahu memiliki banyak manfaat juga lho, Bu. Apa saja manfaatnya? Simak di bawah ini ya!

Manfaat Tahu Untuk Kesehatan

  • Membantu meningkatkan kekebalan tubuh

Tahu merupakan sumber protein nabati yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Protein berperan sebagai sumber energi dan antibodi yang bisa menangkal infeksi akibat virus atau bakteri. Peran protein penting bagi si Kecil karena imunitasnya masih belum sempurna seperti orang dewasa. Oleh karena itu, Ibu bisa memberikan tahu sebagai makanan dari kedelai sebagai pendukung kebutuhan gizi si Kecil sehari-hari. 

  • Membantu menguatkan tulang

Kandungan kalsium dan isoflavon dalam tahu dipercaya dapat meningkatkan kepadatan tulang. Dengan mengonsumsi tahu secara rutin, anak bisa terhindar dari risiko pengeroposan tulang di masa mendatang.

  • Mencegah konstipasi

Serat yang terdapat dalam makanan dari kedelai ini berperan untuk mencegah konstipasi pada anak yang ditandai dengan sulitnya buang air besar. Serat dapat membantu menyerap air di usus besar dan dapat mempercepat pembuangan sisa makanan dari usus besar. Oleh karena itu, tahu bisa menjadi salah satu makanan dari kedelai yang dapat melancarkan saluran cerna anak. 

  • Membantu mencegah anemia

Tahukah Ibu? Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 42 persen anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia mengidap anemia. Salah satu cara untuk mencegah anemia adalah dengan memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti zat besi. Tahu merupakan makanan dari kedelai yang mengandung zat besi, sehingga bisa mengontrol kebutuhan sel darah merah dalam tubuh. Namun, Ibu juga tetap harus mengimbangi dengan sumber nutrisi lainnya, agar gizi si Kecil terpenuhi. 

Susu Kedelai

Ibu pasti sudah tidak asing dengan minuman satu ini, ya? Susu kedelai terbuat dari sari kacang kedelai murni yang dibersihkan, direbus, digiling, kemudian dilarutkan dalam air. Susu kedelai bebas kolesterol, rendah lemak jenuh, dan tidak mengandung laktosa, sehingga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Satu gelas susu kedelai tanpa pemanis mengandung sekitar 80 sampai 100 kalori, 4 gram karbohidrat, 4 gram lemak, dan 7 gram protein. Susu kedelai termasuk sumber asam amino esensial (AAE), namun jenis dari asam amino esensial (AAE) dalam susu kedelai tidak selengkap yang ada di sumber protein hewani, seperti susu yang berasal dari sapi. Karena kandungan asam amino esensial (AAE) dari susu kedelai tidak lengkap, maka tingkat penyerapan nutrisi di dalam tubuh tidak akan optimal. Pasalnya, 9 asam amino esensial (9AAE) harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat untuk mendukung potensi tumbuh kembang si kecil. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Jika kekurangan satu jenis asam amino esensial, maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh anak. 

Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan

  • Meningkatkan kekebalan tubuh

Susu kedelai mengandung zinc yang penting untuk menjaga serta meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan zinc pun dapat membantu penyembuhan luka, meningkatkan pertumbuhan sel, membantu sintesis DNA, serta berperan dalam tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, susu kedelai menjadi minuman kesehatan favorit berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

  • Mencegah anemia

Vitamin B12 yang terkandung di dalam susu kedelai berperan untuk mencegah anemia. Sumber vitamin B12 ini sebenarnya bisa didapatkan dalam telur dan susu sapi. Namun, bagi anak yang alergi atau vegetarian, konsumsi susu kedelai dapat membantu melengkapi kebutuhan vitamin B12. 

  • Mengurangi risiko penyakit jantung

Manfaat susu kedelai selanjutnya yakni dapat menyehatkan jantung. Ini karena susu kedelai mengandung asam lemak omega 3 yang dapat membantu mengurangi kadar lemak darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung koroner. 

  • Mengontrol berat badan

Susu kedelai mengandung serat yang tinggi yang membantu merasa kenyang lebih lama. Dengan mengonsumsi susu kedelai dan menjalani pola hidup sehat, berat badan pun akan ideal. Selain itu, serat juga berfungsi untuk melancarkan pencernaan anak. 


Meskipun tiga makanan dari kedelai di atas baik untuk kesehatan anak, Ibu tetap harus memperhatikan kadar atau jumlah konsumsi dari masing-masing makanan tersebut. Hal ini penting agar nutrisi yang masuk sesuai dengan kebutuhan harian si Kecil. Ibu juga masih bisa penuhi nutrisi tambahan dengan selalu memberikan Frisian Flag 123 PRIMANUTRI sebagai susu yang mengandung zat gizi lengkap,seperti protein, karbohidrat, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk tumbuh kembang si Kecil.