Share Like
Simpan

Menjalani masa kehamilan, tentu membutuhkan perhatian ekstra agar kesehatan Ibu tetap terjaga dan perkembangan janin semakin optimal. Salah satu caranya adalah dengan selalu memerhatikan asupan nutrisi yang Ibu peroleh. Tak hanya saat hamil, Ibu juga harus tetap memikirkan hal ini saat mulai menyusui, agar ASI yang diterima oleh si Kecil memiliki nilai gizi tinggi untuk menunjang proses perkembangannya.

Nah, di balik kebutuhan nutrisi yang perlu Ibu dapatkan dari makanan dan minuman, Ibu juga perlu mengetahui fakta-fakta penting seputar kandungan pada susu Ibu hamil dan menyusui yang Ibu konsumsi. Berikut ini adalah 5 fakta penting seputar nutrisi untuk ibu di kala hamil dan menyusui:

1. Protein

Saat hamil, Ibu perlu membutuhkan 70 gram Protein per hari untuk memelihara daya tahan tubuh dan menjadikan perkembangan organ janin semakin optimal. Sementara, saat menyusui, Ibu memerlukan sekitar 71 gram asupan Protein per hari. Apabila Ibu kekurangan Protein saat hamil, hal ini dapat berpengaruh bagi fisik Ibu maupun proses perkembangan si Kecil. Efek bagi Ibu adalah Ibu akan mudah lelah dan lemas sehingga sulit menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti mual dan muntah. Sedangkan untuk si Kecil, kondisi kurang Protein akan memengaruhi perkembangan tulang dan otak, serta memperbesar risiko cacat lahir, berat bayi lahir rendah (BBLR), lahir prematur, serta lahir meninggal.
Sumber Protein lain: daging ayam, ikan, sapi, kacang-kacangan.

2. Serat Pangan

Menurut data dari WHO, setidaknya 1 dari 2 wanita hamil mengalami sembelit selama periode kehamilannya. Memenuhi kebutuhan Serat Pangan selama menjalani masa kehamilan maupun menyusui, memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Tak hanya itu, Serat Pangan juga menjadi salah satu faktor yang dapat membantu Ibu mengontrol kenaikan berat badan, menurunkan kolesterol, serta menjaga kadar gula dalam darah agar perkembangan janin tak terganggu. Dalam sehari, Ibu perlu memenuhi kebutuhan Serat Pangan sebanyak 28 gram saat hamil. Sementara saat menyusui, Ibu perlu mendapatkan 29 gram Serat Pangan dalam sehari. Jika kondisi Ibu sehat saat hamil dan menyusui, Ibu pun bisa memberikan nutrisi secara maksimal untuk si Kecil. Sementara, jika Ibu kekurangan Serat Pangan, risiko turunnya imunitas tubuh semakin tinggi karena 70% sistem imun dipengaruhi oleh kesehatan pencernaan.
Sumber Serat Pangan lain: buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian.

3. Asam Folat

Kandungan ini merupakan salah satu mineral yang harus dipenuhi setidaknya sebanyak 400 hingga 600 mikrogram per hari, baik oleh Ibu hamil maupun Ibu menyusui. Asam Folat dipercaya dapat membantu proses pembentukan sel-sel otak pada janin serta mencegah Ibu dari anemia. Kekurangan Asam Folat dapat mengakibatkan kelainan pembuluh saraf otak, berupa spina bifida yaitu munculnya celah pada tulang belakang, ataupun anensefali, pembentukan tulang tengkorak dan otak yang tidak sempurna.
Sumber Asam Folat lain: makanan yang berasal dari biji-bijian seperti sereal, roti, pasta, dan nasi.

4. Zat Besi

Saat hamil, Ibu membutuhkan setidaknya 27 miligram Zat Besi per harinya, untuk menjaga daya tahan tubuh Ibu serta memberikan nutrisi bagi janin yang sedang berkembang melalui plasenta. Zat Besi juga merupakan komponen penting dalam pembentukan sel darah merah yang nantinya akan membawa oksigen melalui plasenta untuk si Kecil. Sedangkan saat menyusui, Ibu justru hanya membutuhkan sekitar 6,5 miligram Zat Besi untuk mencegah Ibu dari anemia. Anemia akibat kurang Zat Besi dapat pula menyebabkan bayi lahir cacat/meninggal, keguguran, persalinan lama, pendarahan, syok, dan lemah jantung.
Sumber Zat Besi lain: daging merah, oatmeal, sayur bayam.

5. Kalsium

Dalam satu hari, Ibu yang sedang hamil maupun menyusui perlu memenuhi kebutuhan Kalsium sebanyak 1.000 miligram. Ini dikarenakan Kalsium dapat membantu menjaga kekuatan tulang serta mencegah terjadinya osteoporosis. Kekurangan Kalsium dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi pada kehamilan (preeklamsia), diabetes selama hamil, serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan tulang pada janin. Agar tidak kekurangan Kalsium, Ibu dapat mengonsumsi beragam produk susu dan olahannya.
Sumber Kalsium lain: bayam, kacang almond, ikan sardine.

Itulah lima fakta penting dari nutrisi yang sebaiknya ada di dalam susu Ibu hamil dan menyusui. Nah, semua itu, bisa Ibu dapatkan pada susu Frisian Flag Mama, lho. Kini, susu Frisian Flag Mama bisa dikonsumsi baik oleh Ibu hamil maupun menyusui. Saat hamil, Ibu hanya perlu mengonsumsi satu gelas per hari. Sementara saat mulai menyusui, Ibu bisa menambah porsiya menjadi dua gelas susu Frisian Flag Mama setiap harinya. Dalam dua gelas Frisian Flag Mama, Ibu dapat menambah asupan kalori yang dibutuhkan, yaitu tambahan 300kkal untuk Ibu hamil, dan tambahan 400kkal saat menyusui.

Frisian Flag Mama dengan rasa cokelatnya yang juara, mengandung nutrisi sesuai untuk mendukung Momen Wow Mama dan si Kecil di masa hamil dan menyusui. Menggunakan formula baru, Frisian Flag Mama mengandung lebih banyak Protein, Inulin, Kalsium, Zat Besi, Vitamin B6, dan juga tinggi energi untuk memenuhi kebutuhan tambahan kalori selama masa menyusui. Selain itu, kandungan Asam Folat, AA, DHA, ALA, dan LA di dalamnya, baik untuk perkembangan otak si Kecil.

Kini, Ibu tak perlu lagi khawatir dalam mengoptimalkan perkembangan janin sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk meningkatkan kualitas ASI. Frisian Flag Mama dapat menjadi teman setia Ibu di masa kehamilan dan juga menyusui. Selamat mencoba, Bu!