Whatsapp Share Like
Simpan

Apakah si Kecil selalu berkeringat ketika tidur? Anak saya juga sering mengalami hal yang sama dan sempat membuat saya khawatir, Bu. Saya pun mulai mencari berbagai informasi seputar bayi mengalami keringat berlebih saat tidur dan baru tahu bahwa kondisi ini sangat umum terjadi pada anak-anak. Menurut dokter anak dan penulis buku Baby and Child Health: The Essential Guide From Birth to 11 Years, Jennifer Shu, anak kecil lebih mudah mengeluarkan keringat saat tidur, ketimbang orang dewasa. Mengapa begitu? Berikut ini alasannya, Bu!

1.  Memasuki Fase Tidur Lelap

Bu, berbeda dengan orang dewasa, ketika sedang tidur si Kecil umumnya akan memasuki fase tidur lelap atau deep sleep. Nah, ketika memasuki fase tidur ini, ia jadi jarang bergerak untuk mengubah posisi tidurnya. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan si Kecil mengeluarkan banyak keringat ketika tidur.

2. Kelenjar Keringat di Kepala

Ketika mencari informasi soal masalah bayi berkeringat saat tidur ini, saya banyak mengunjungi situs online yang membahas soal informasi anak, Bu. Beberapa artikel yang saya temukan menjelaskan bahwa kelenjar keringat anak-anak ternyata berada pada area kepalanya. Hal inilah yang menyebabkan sering kali hanya kepala si Kecil yang penuh dengan keringat.

Artikel Sejenis

3. Sistem Saraf Belum Sempurna

Bayi memiliki sistem saraf yang belum sempurna. Padahal, sistem saraf tersebut berfungsi dalam mengendalikan suhu tubuh. Oleh karenanya, bayi belum dapat mengatur suhu tubuhnya yang dapat berpengaruh terhadap produksi keringatnya. Hal ini pun menyebabkan ia sering berkeringat saat tidur.

4. Merasa Gerah Akibat Banyak Selimut

Banyak orang tua yang beranggapan bahwa bayi lebih mudah kedinginan, sehingga saat tidur bayi akan dibedong rapat atau diberi selimut yang tebal dan berlapis-lapis. Akibatnya, bayi justru menjadi merasa kegerahan dan muncul keringat berlebih. Jadi sebaiknya berikan satu lembar selimut saja atau cukup pakaian berlengan panjang saja.

Bagaimanakah Tanda Berkeringat yang Tidak Normal?

Meski merupakan hal yang wajar untuk bayi berkeringat saat tidur, tapi ada tanda-tanda yang mengindikasikan bahwa keringatnya tidak normal. Bisa jadi ada masalah kesehatan pada si Kecil yang biasanya disertai tanda-tanda seperti:

  • Percepatan pernapasan
  • Berat badan selalu turun
  • Sangat sulit makan
  • Selalu berkeringat meski ruangan sudah sejuk
  • Berkeringat deras di kepala
  • Kulit lebih kering dari biasanya

Adanya Masalah Kesehatan

Keringat yang berlebihan pada bayi juga dapat menjadi pertanda bahwa ia mengalami masalah kesehatan sebagai berikut:

  • Masalah Jantung Kongenital Tidak hanya saat tidur saja, jika si Kecil terlihat sering mengeluarkan keringat berlebih saat melakukan aktivitas kecil yang tidak memerlukan banyak gerakan, maka ini adalah salah satu tanda adanya masalah jantung kongenital. Kelainan ini disebabkan oleh jantung yang tidak berkembang sempurna saat masa kehamilan. Jantung tersebut akhirnya harus bekerja lebih keras dalam memompa darah, sehingga menghasilkan keringat yang deras.
  • Hiperhidrosis Hiperhidrosis adalah kondisi di mana anak mengeluarkan keringat secara berlebihan meski saat berada di ruangan ber-AC dengan suhu yang dingin. Pengeluaran keringat tersebut dilakukan untuk mempertahankan suhu tubuh normalnya. Hiperhidrosis tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan. Namun si Kecil memerlukan pengelolaan keringat yang baik untuk menyesuaikan kondisi tubuhnya dengan lingkungan seiring pertambahan usianya.
  • Sleep Apnea Sleep apnea adalah gangguan tidur serius di mana pernapasan sering berhenti selama tidur. Biasanya gangguan ini sering dialami oleh bayi prematur. Bayi akan selalu berkeringat dan disertai dengan napas yang berhenti tiba-tiba selama 20 detik. Gejala lainnya adalah warna kulitnya akan berwarna kebiruan.
  • Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) SIDS merupakan suatu kondisi di mana bayi berusia di bawah 1 tahun meninggal mendadak tanpa diketahui penyebabnya secara pasti. Kondisi ini dapat membuat bayi mengalami overheating (panas berlebihan) yang biasanya terjadi saat tidur malam. Bayi pun akan terlelap dalam tidurnya yang terdalam sehingga sulit dibangunkan bahkan mungkin tidak bisa dibangunkan lagi.

Tips Mengurangi Keringat Saat Tidur

Keringat yang berlebihan pada bayi dapat menimbulkan biang keringat yang akan membuat si Kecil merasa tidak nyaman. Ibu pun bisa mengurangi keluarnya keringat saat ia tidur dengan cara sebagai berikut:

  1. Memakaikan si Kecil pakaian yang tidak terlalu tebal, nyaman, dan menyerap keringat.
  2. Tidak memberikan selimut secara berlebihan.
  3. Memberikan cukup ruang di sekelilingnya dengan tidak meletakkan banyak mainan.
  4. Mengatur suhu ruangan yang sejuk.
  5. Memberikan cukup cairan sebelum tidur agar bayi tidak dehidrasi.

Bagaimana  Bu, sudah pahamkah mengenai informasi seputar alasan munculnya keringat berlebihan pada bayi saat tidur? Jika si Kecil berkeringat disertai dengan demam, menggigil, pucat, dan gejala sakit lainnya, segera konsultasikan anak ke dokter agar ia mendapatkan diagnosa yang tepat, ya. Semoga informasi ini dapat membantu dan semoga si Kecil selalu dalam sehat, Bu.

Ibu ingin berkonsultasi seputar tumbuh kembang dan kesehatan anak? Konsultasikan saja di laman Tanya Pakar, nantinya para ahli yang akan menjawab semua pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu, ya.

Sumber:

hellosehat.com