Share Like
Simpan

Hai Bu, bagaimana kabar si Kecil? Semoga sehat selalu ya, Bu. Sebagai syarat tumbuh kembang optimal, tentu ia harus mendapatkan asupan nutrisi dan mineral yang cukup. Salah satunya adalah kalsium. Salah satu mineral ini penting sekali untuk pertumbuhan tulang dan gigi si Kecil.

Ketika ia masih menyusui, saya tak merasa begitu khawatir dengan asupan kalsiumnya. Maklum, air susu Ibu mengandung kalsium yang cukup untuk pertumbuhan si Kecil. Namun, sejak ia mengonsumsi menu MPASI, saya harus memutar otak untuk mencari sumber kalsium lain. Untungnya, di sekitar kita banyak sekali makanan yang mengandung kalsium, Bu. Jadi, saya tak perlu susah payah menyediakannya. Ini dia beberapa di antaranya.

  • Keju

Produk olahan susu ini termasuk mudah sekali ditemukan. Ibu bisa mendapatkannya dari minimarket terdekat hingga hypermarket yang ada di pusat perbelanjaan. Baiknya lagi, keju dapat diolah dengan berbagai jenis makanan lain, seperti roti, sayuran, hingga lauk pauk, tergantung selera saja. Bahkan, jika si Kecil suka, ia dapat mengonsumsi keju langsung tanpa tambahan lain.

Makanan yang satu ini sudah dapat dikonsumsi ketika ia memasuki usia 6 bulan ke atas, atau saat mulai mengonsumsi menu MPASI. Jika si Kecil alergi susu dan produk olahannya, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum memberikannya ya, Bu.  

  • Yogurt

Seperti keju, yogurt juga dapat menjadi salah satu pilihan sumber kalsium bagi si Kecil. Baiknya lagi, salah satu produk susu ini juga mengandung Vitamin A, Protein, Potasium dan lainnya. Dalam satu porsi yogurt, terkandung potasium yang sama dengan sebuah pisang lho, Bu. 

Waktu awal saya memberikan yogurt pada si Kecil, ia tidak menyukainya karena rasanya cukup asam. Akhirnya, saya mencoba memadukannya dengan berbagai buah-buahan yang sudah dipotong kecil-kecil. Oh iya, Ibu juga bisa membuat es loli dari yogurt dan buah-buahan ini, lho.

  • Kaldu

Nah, yang satu ini adalah resep dari ibu saya. Dulu, ibu saya suka sekali memberikan makanan yang mengandung kaldu, seperti sup ayam. Selain dapat mengurangi gejala flu atau demam, kaldu juga mengandung Kalsium, Magnesium dan berbagai mineral lainnya. Umumnya, kaldu dapat dibuat baik, dari daging atau tulang ayam dan sapi.

Kalau saya boleh saran, sebaiknya jangan berikan si Kecil kaldu instan. Ibu bisa membuat sendiri kaldu di rumah. Caranya, cukup didihkan kurang lebih 2kg daging  atau tulang dalam 2 liter air  hingga larut dalam waktu cukup lama, sehingga kandungan Mineral dan Kalsium larut dalam air yang warnanya mulai berubah keruh.  Lalu, saring kaldunya sebelum dikonsumsi atau dicampur dengan bahan makanan lain. Memang sih, sedikit merepotkan. Namun, ini dapat mengurangi risiko si Kecil mengonsumsi kandungan bahan kimia dalam kaldu kemasan.

Lalu, saring kaldunya sebelum dikonsumsi atau dicampur dengan bahan makanan lain. Memang sih, sedikit merepotkan. Namun, ini dapat mengurangi risiko si Kecil mengonsumsi kandungan bahan kimia dalam kaldu kemasan.

  • Sayuran Hijau

Yuk, mulai selipkan menu sayuran hijau pada makanan yang dikonsumsi si Kecil! Bayam, brokoli, bok choy , dan sayuran hijau lainnya mengandung Kalsium yang dibutuhkan olehnya. Selain itu, sayuran hijau juga kaya Folat, Vitamin A, C, E, dan K, serta B kompleks. Jadi, si Kecil bisa mendapatkan berbagai manfaat sekaligus jika mengonsumsi sayuran hijau.

  • Susu

Seperti yang sudah kita tahu, susu merupakan minuman yang mengandung Kalsium tinggi. Baiknya lagi, minuman yang seringkali memiliki beragam rasa ini juga mengandung Potasium, Fosfor, serta Vitamin B2 atau Riboflavin yang sangat penting untuk pembentukan sel darah merah dan juga antibodi. Tak hanya itu, masih ada berbagai macam kebaikan susu yang bisa didapatkan oleh si Kecil dengan rutin mengonsumsi susu setiap hari. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan susu Frisian Flag Jelajah (1-3 tahun) atau Frisian Flag Karya (4-6 tahun ) sebanyak tiga kali sehari ya, Bu.

Selain lima makanan serta minuman di atas, Kalsium juga dapat diperoleh dari berbagai makanan lain Bu, seperti kacang-kacangan, wijen, makanan laut, dan lainnya. Jadi, tak perlu khawatir kekurangan ide memberikan si Kecil asupan Kalsium ya, Bu. Selamat mencoba!