Share Like
Simpan

Tahukah, Ibu? Pertumbuhan tulang anak berlangsung pesat ketika balita. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, waktu tersebut adalah saat terbaik untuk mengoptimalkan pertumbuhan tulang si Kecil supaya kuat. Tulang yang kuat tentu saja akan berdampak baik bagi kesehatan, tinggi badan, dan tumbuh kembang fisik si Kecil kelak.

Ternyata, ada dua faktor utama yang berperan penting dalam membantu memperkuat tulang si Kecil. Faktor tersebut adalah santapan berkalsium tinggi dan aktivitas fisik si Kecil. Bagaimana penjelasan selengkapnya? Disimak yuk, Bu!

1Santapan Berkalsium Tinggi

Syarat tumbuh kembang balita optimal di usia 4-6 tahun adalah asupan nutrisi dan mineral yang cukup. Untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang, mineral yang paling penting adalah Kalsium. Kebutuhan kalsium pada usia tersebut adalah sekitar 800 mg per hari.

Untungnya Bu, jenis asupan berkalsium tinggi cukup mudah ditemukan. Beberapa sumber Kalsium terbaik yang bisa Ibu berikan kepada si Kecil adalah kacang-kacangan seperti almond dan kacang merah, serta sayur-sayuran hijau seperti brokoli dan bayam. Ibu juga bisa menggunakan minyak zaitun ketika memasak untuk si Kecil karena tingkat Osteocalcin-nya yang tinggi. Osteocalcin protein yang dihasilkan sel pembentuk tulang. Semakin tinggi kadarnya, tulang si Kecil akan semakin kuat.

Sumber kalsium terbaik lainnya adalah ikan sarden dan susu. Ikan sarden mampu memenuhi sekitar 15% kebutuhan Kalsium si Kecil per hari, sedangkan rutin mengonsumsi susu setiap hari akan membantu membuat tulang si Kecil padat dan kuat. Satu gelas susu mengandung 125 miligram Kalsium, lho. Terkait hal itu, Ibu bisa membantu memenuhi kebutuhan Kalsium si Kecil dengan Susu Frisian Flag Karya sebanyak tiga kali segelas susu dalam sehari. Dengan varian rasa yang beragam, susu Frisian Flag tidak hanya mengandung Kalsium, namun juga banyak vitamin lainnya. Salah satu kandungan yang tak kalah penting adalah Vitamin D3 yang membantu penyerapan Kalsium secara optimal.

2. Aktivitas Fisik

Selain asupan berkalsium tinggi, si Kecil juga butuh melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik menjadi faktor yang tak kalah penting karena mampu membantu menambah massa tulang dan mengoptimalkan pertumbuhan sel-sel pembentuk tulang. Selain itu, koordinasi tulang dan otot si Kecil juga semakin terlatih jika ia banyak melakukan aktivitas. Oleh sebab itu, Ibu bisa mengajak si Kecil untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin, misalnya dua kali sehari. Aktivitas fisik tersebut bisa berupa olahraga atau melakukan gerakan ringan. Misalnya, melompat atau lari jarak pendek. Ibu juga bisa meminta si Kecil membantu menata ulang barang di rumah dengan mendorong atau mengangkat benda-benda yang tidak terlalu berat. Tentu saja, Ibu disarankan untuk selalu menemani dan mengawasi seluruh aktivitas fisiknya tersebut agar tetap aman.

Nah, Bu, itulah dua faktor utama untuk mengoptimalkan kekuatan tulang si Kecil. Pertumbuhan tulang anak pada masa pertumbuhannya merupakan hal penting yang harus kita perhatikan. Jadi, mari dampingi dan bantu si Kecil untuk memperoleh tulang yang kuat sehingga ia tumbuh dengan optimal.