Share Like
Simpan

Senang rasanya ya, Bu, saat tahu ada janin sedang tumbuh dan berkembang di dalam rahim. Saya pun begitu dulu di awal kehamilan saya, sekitar trimester pertama. Apalagi, si Kecil adalah kehamilan pertama saya. Senang bukan kepalang. Saking antusiasnya, saat itu saya sampai sering mengalami insomnia di malam hari, lho.

Trimester pertama sendiri dulu meninggalkan banyak kesan bagi saya. Berhubung baru pertama kali merasakan hamil saat itu, perasaan saya waktu itu begitu campur aduk, antara bersemangat dan terkejut. Rasanya, saya tidak sabar ingin segera menggendong si Kecil dalam dekapan. Di sisi lain, saya terkejut, karena merasakan perubahan besar dalam diri saya secara mental. Saya pun sering dilanda kecemasan luar biasa, memikirkan proses kelahiran si Kecil nanti.

Sementara itu, perubahan fisik terus berjalan. Kecemasan pun bertambah hebat, karena saya merasa kurang nyaman dengan bentuk tubuh yang tidak seindah dulu. Perut membuncit, buah dada membesar dan mengencang, punggung terasa sakit, kaki pun sering kram dan membengkak. Hasilnya, tidur dengan posisi yang biasa saya lakukan pun menjadi tidak nyaman dan terasa serba salah.

Perubahan-perubahan tersebut mengharuskan saya untuk beradaptasi ulang dengan diri sendiri. Ya, ternyata ini menjadi salah satu penyebab insomnia di kehamilan trimester pertama. Pasalnya, buat sebagian wanita, proses ini bisa menjadi menyenangkan, tapi bisa jadi juga sebaliknya.

Oh iya, ada lagi masalah lain yang saya alami ketika berusaha tidur nyenyak di malam hari. Sering harus bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Benar kan, Bu? Hal ini cukup mengganggu, sehingga tidur nyenyak menjadi hal yang sangat sulit dilakukan.

Apa Ibu juga sedang mengalami masalah serupa seperti saya? Semua masalah itu tentu bisa membuat Ibu menjadi sangat kurang istirahat dan makin stres jika tidak diatasi, ya. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang ingin saya bagikan hari ini untuk mengatasi gangguan tersebut, Bu. Coba deh, ikuti beberapa tips ini:

  1. Minumlah air putih saat siang hari. Usahakan untuk tidak banyak minum air putih di malam hari, terutama saat hendak pergi tidur. Hal ini bisa membantu supaya keinginan untuk buang air kecil di malam hari lebih bisa diminimalisasi.
  2. Letakkan bantal tambahan untuk menopang perut dan punggung ketika tidur. Hal ini bisa membantu memberikan rasa nyaman untuk tubuh Ibu saat berada dalam posisi tidur. 
  3. Sebelum tidur, Ibu boleh meminum segelas susu hangat untuk membantu tidur supaya lebih nyenyak. Untuk itu, saya selalu memilih susu Frisian Flag Mama yang dapat mengurangi rasa mual pada masa kehamilan. Selain itu, susu ini mengandung 28 vitamin dan mineral lainnya serta Kalsium dan Zat Besi yang bisa menyediakan asupan nutrisi komplit yang baik untuk janin dan Ibu.
  4. Lakukan relaksasi yang bisa menenangkan pikiran dan otot tubuh Ibu. Misalnya, melakukan gerakan pemanasan ringan, yoga dan memijat tubuh. Selain itu, Ibu juga bisa mandi atau berendam air hangat sebelum tidur.
  5. Sangat penting untuk rajin melakukan olahraga atau senam ibu hamil secara rutin. Kegiatan ini tidak hanya bisa membantu tidur lebih nyenyak, tapi juga bermanfaat untuk kelancaran proses melahirkan nanti.

Semoga tips saya bisa membantu, ya. Satu hal lagi yang tidak kalah penting, sebaiknya Ibu tidak mengonsumsi obat tidur jika mengalami insomnia, ya. Lebih baik Ibu berkonsultasi ke dokter kandungan untuk meminta obat-obatan yang aman digunakan dan bisa membantu Ibu tidur lebih nyenyak. Selamat menikmati masa kehamilan ya, Bu!