Share Like
Simpan

Umumnya para ibu baru beranggapan bahwa tanda si Kecil sudah mendapatkan cukup ASI dilihat dari produksi dan kualitas ASI yang melimpah. Sewaktu baru melahirkan si Kecil tiga bulan lalu, saya juga berpikir demikian, Bu. Itu sebabnya, kuantitas dan kualitas ASI menjadi hal yang paling saya perhatikan. Namun, setelah rutin mengikuti sesi Live Chat di laman Facebook Ibu & Balita, saya jadi sadar bahwa ternyata bukan cuma itu.

Selain kuantitas dan kualitas ASI yang dihasilkan, cara si Kecil menyusu juga perlu diperhatikan. Sebab, cara menyusu yang benar membantu Ibu memastikan si Kecil mendapatkan ASI yang cukup. Terkait hal ini, setidaknya, ada empat ciri yang menandakan si Kecil sudah menyusu dengan cara yang benar, yaitu:

  • Posisi mulut si Kecil menempel dengan benar pada payudara Ibu (mulut harus terbuka lebar dan menghisap sebagian besar daerah areola, terutama areola bagian bawah).
  • Dagu si Kecil menekan payudara Ibu, sementara hidungnya tidak menempel di payudara. Dengan begitu, ia tetap bisa bernapas dengan baik.
  • Payudara Ibu tidak lecet setelah menyusui.

Dengan cara menyusu yang benar, baik si Kecil maupun Ibu akan merasa nyaman selama proses menyusui. Hal ini tentu membuat durasi menyusui bisa berlangsung lebih lama, sehingga kuantitas ASI yang didapat bayi sehat Ibu pun bisa lebih banyak.

Namun, perlu diingat, Bu. Ada kalanya, si Kecil menghisap payudara Ibu tanpa menelan ASI. Hal ini biasanya terjadi ketika ASI yang keluar terlalu sedikit. Oleh sebab itu, pancing bayi untuk terus menyusu dengan meningkatkan aliran ASI. Caranya, tekan lembut bagian bawah payudara Ibu. Bila si Kecil tetap tidak mau menyusu meski payudara sudah ditekan, coba pindahkan si Kecil ke payudara lainnya dan ulangi kembali prosesnya. Hal ini bisa Ibu lakukan secara berulang, hingga bayi Ibu menyusu dan mendapatkan ASI yang cukup.

Saat ia sudah mendapatkan cukup ASI, Ibu bisa membiarkannya tetap mengempeng pada payudara Ibu sampai ia melepaskan mulutnya sendiri, Bu. Tak hanya membuat Ibu dan si Kecil terlibat kontak langsung lebih lama, hal ini juga bisa sekaligus merangsang produksi hormon prolaktin, sehingga produksi ASI makin lancar.

Nah, setelah tahu info ini, yuk pastikan si Kecil menyusu dengan benar supaya tumbuh kembang bayi bisa lebih optimal, Bu!