Whatsapp Share Like Simpan

Salah satu manfaat vitamin B kompleks yang paling dikenal yaitu membantu tubuh menghasilkan energi dan mendukung tumbuh kembang sel-sel. Vitamin B terdiri dari 8 jenis dan seluruh jenis ini disebut dengan vitamin B kompleks, di antaranya vitamin B1, B2, B3, B4, B5, B6, B7, B9, dan B12. Sebagian nutrisi ini sebenarnya mudah Ibu temukan dalam beberapa jenis makanan sehari-hari, terutama sumber makanan hewani. 

Apa Saja Makanan yang Mengandung Vitamin B Kompleks?

Berikut ini beberapa makanan yang mengandung vitamin B kompleks: 

  1. Susu

    Susu termasuk sumber vitamin B kompleks yang baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil. Pastikan Ibu memilih susu yang berkualitas, seperti susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ karena di dalamnya mengandung vitamin B kompleks yang mencakup vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Berikut ini kandungan vitamin B dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ dengan persentase kebutuhan harian sesuai AKG:

    • Vitamin B1, B6, B9 masing-masing sekitar 10%
    • Vitamin B2, B3, B5 masing-masing sekitar 15%
    • Vitamin B12 sekitar 25%

    Mungkin Ibu bertanya-tanya, berapa banyak susu yang sebaiknya dikonsumsi oleh si Kecil setiap harinya? Nah, mengacu pada penelitian dari Prof. DR. dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA (K), pemberian susu pertumbuhan yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap dengan kadar di atas 300 ml sehari pada anak balita bisa mencegah terjadinya risiko stunting sebesar 72%. Artinya, si Kecil dianjurkan untuk minum susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ sebanyak 2-3 gelas per hari agar mendukung potensinya lebih kreatif, tangguh, dan percaya diri. 

  2. Ikan salmon

    Selain susu, ikan salmon juga termasuk makanan yang mengandung vitamin B kompleks cukup tinggi. Tak heran jika jenis ikan ini sering kali dijadikan makanan yang memberikan banyak manfaat, mulai dari meningkatkan kecerdasan, menjaga kesehatan sistem saraf, mencegah risiko penyakit jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, dan lain sebagainya. 

    Artikel Sejenis

    Melansir laman resmi U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram ikan salmon terkandung beberapa jenis vitamin B dengan persentase kebutuhan harian sebagai berikut:

    • Vitamin B1 sekitar 18%
    • Vitamin B2 sekitar 29%
    • Vitamin B3 sekitar 50%
    • Vitamin B6 sekitar 47%
    • Vitamin B12 sekitar 51%
  3. Daging sapi

    Makanan yang tinggi vitamin B kompleks selanjutnya adalah daging sapi. Tak kalah dari susu dan ikan salmon, daging sapi juga mengandung beberapa jenis vitamin B, di antaranya vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan B12. 

    Menurut U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram daging sapi terkandung beberapa jenis vitamin B dengan persentase kecukupan harian sebagai berikut:

    • Vitamin B1 sekitar 5%
    • Vitamin B2 sekitar 8%
    • Vitamin B3 sekitar 39%
    • Vitamin B5 sekitar 6%
    • Vitamin B6 sekitar 31%
    • Vitamin B12 sekitar 29%

    Dari kandungan tersebut, maka daging sapi termasuk makanan yang bermanfaat untuk menambah energi, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan jantung, membantu menjaga kesehatan sistem saraf, dan lain sebagainya. 

  4. Telur

    Telur merupakan makanan yang mengandung vitamin B kompleks yang mudah didapatkan dan diolah. Telur dikenal sebagai makanan yang mengandung biotin cukup tinggi. Biotin merupakan jenis vitamin B yang bermanfaat untuk kesehatan rambut. 

    Menurut U.S. Department of Agriculture, dalam setiap 50 gram telur ayam masak, Ibu bisa mendapatkan vitamin B dengan persentase kecukupan harian berikut ini:

    • Vitamin B2 sekitar 15%
    • Vitamin B5 sekitar 7%
    • Vitamin B7 sekitar 33%
    • Vitamin B9 sekitar 5%
    • Vitamin B12 sekitar 9%
  5. Hati sapi

    Makanan yang mengandung vitamin B kompleks selanjutnya yaitu hati sapi. Meskipun sering dihindari oleh sebagian orang, tetapi hati sapi memiliki beragam manfaat jika dikonsumsi secara tepat lho, seperti mencegah anemia, mendukung perkembangan fungsi otak, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu menjaga kesehatan mata. 

    Menurut U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram hati sapi mengandung sejumlah vitamin B kompleks dengan persentase kecukupan harian sebagai berikut:

    • Vitamin B1 sekitar 12%
    • Vitamin B2 sekitar 20%
    • Vitamin B3 sekitar 70%
    • Vitamin B5 sekitar 40%
    • Vitamin B7 sekitar 80%
    • Vitamin B9 sekitar 65%
    • Vitamin B12 sekitar 90%
  6. Kerang

    Makanan laut yang termasuk sumber vitamin B kompleks lainnya adalah kerang, terutama kandungan vitamin B12 yang cukup tinggi. Dalam 100 gram kerang yang sudah dimasak, Ibu akan mendapatkan vitamin B kompleks dengan persentase kecukupan harian berikut ini:

    • Vitamin B1 sekitar 10%
    • Vitamin B2 sekitar 25%
    • Vitamin B3 sekitar 17%
    • Vitamin B9 sekitar 7%
    • Vitamin B12 sekitar 90%
  7. Daging ayam

    Selanjutnya, Ibu bisa mendapatkan manfaat vitamin B kompleks dari daging ayam. Sebagai makanan yang mungkin menjadi favorit banyak orang, daging ayam juga termasuk makanan yang kaya nutrisi, mulai dari protein, karbohidrat, lemak, serta beragam vitamin dan mineral. 

    Menurut U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram dada ayam tanpa kulit mengandung vitamin B dengan persentase kecukupan hariannya sebagai berikut:

    • Vitamin B2 sekitar 7%
    • Vitamin B3 sekitar 69%
    • Vitamin B5 sekitar 10%
    • Vitamin B6 sekitar 30%
    • Vitamin B12 sekitar 6%
  8. Sayuran hijau

    Selain makanan hewani, ada pula beberapa makanan nabati yang mengandung vitamin B kompleks yang bisa mendukung asupan nutrisi harian si Kecil, salah satunya adalah sayuran hijau. Ibu bisa mengolah beberapa jenis sayuran hijau untuk si Kecil di rumah, di antaranya brokoli, bayam, buncis, kubis, kale, dan lain sebagainya.

    Jenis vitamin B kompleks yang paling banyak ditemukan dalam sayuran hijau adalah vitamin B9 (asam folat) yang menjadi nutrisi penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Berikut ini kandungan vitamin B9 (asam folat) dalam setiap 85 gram beberapa jenis sayuran hijau sesuai angka kecukupan gizi harian:

    • Sayur bayam sekitar 31%
    • Lobak sekitar 25%
    • Selada sekitar 29%
  9. Kacang-kacangan

    Selain sayuran hijau, kacang-kacangan juga termasuk makanan yang mengandung vitamin B kompleks, terutama vitamin B9 (asam folat). Berikut ini persentase kecukupan asam folat dalam 85 gram beberapa jenis kacang:

    • Kacang merah sekitar 29%
    • Kacang kedelai sekitar 40%
    • Kacang lentil sekitar 30%
    • Kacang hitam sekitar 32%
    • Edamame sekitar 50%

Seperti yang telah disebutkan, vitamin B kompleks memang memiliki banyak manfaat untuk si Kecil. Akan tetapi, Ibu juga perlu mencukupi kebutuhan nutrisi lainnya agar tumbuh kembangnya lebih optimal. Apalagi asupan zat gizi makro seperti protein yang sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan karena berperan penting untuk membangun dan menjaga kesehatan sel-sel serta jaringan tubuh. Tanpa protein yang cukup, maka penyerapan nutrisi lain pun kurang maksimal.

Kebutuhan protein ini harus didapatkan secara penuh dari makanan hewani, seperti susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih. Makanan tersebut mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap. Asupannya harus dipenuhi secara tepat karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri sehingga harus didapatkan dari makanan hewani tersebut.

Kandungan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO 1+ atau 3+, kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih prima. 

Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga mengandung kombinasi 8 nutrisi penting untuk dukung kreativitas si Kecil, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi.

Susu pertumbuhan ini pun diperkaya 5 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE), serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.l EBioMedicine yang dipublikasi oleh The Lancet juga menyebutkan bahwa masalah stunting pada anak berkaitan erat dengan kurangnya asupan Asam Amino Esensial (9AAE) dalam tubuh.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz