Whatsapp Share Like Simpan

Banyak contoh makanan sehat yang aman dikonsumsi anak-anak untuk mencukupi kebutuhan gizi hariannya. Namun, tak sedikit pula orang tua yang masih belum membiasakan konsumsi makanan sehat tersebut kepada si Kecil sejak dini. Padahal, konsumsi makanan sehat memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan sistem imun, sebagai sumber energi, mengontrol berat badan, mengurangi risiko terkena beragam penyakit, dan lainnya. Selain itu, setiap contoh makanan sehat juga memiliki perannya masing-masing untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Oleh karenanya, pemberian makanan sehat harus dioptimalkan sejak si Kecil sudah diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Ibu bisa memilih berbagai contoh makanan sehat dan bernutrisi untuk dijadikan olahan yang lezat. 

Contoh Makanan Sehat yang Aman Dikonsumsi Anak

Tubuh memerlukan asupan bernutrisi agar dapat berfungsi dengan baik. Asupan bernutrisi ini bisa Ibu dapatkan dari contoh makanan sehat yang aman dikonsumsi anak. Nah, berikut ini beberapa contoh makanan sehat yang perlu Ibu berikan kepada si Kecil setiap hari, sesuai dengan batas normal, antara lain: 

  1. Sayuran hijau

    Contoh makanan sehat yang tidak boleh terlewat adalah sayuran hijau. Sayuran hijau memiliki beragam nutrisi, seperti serat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, vitamin B9 (asam folat), magnesium, kalsium, zat besi, dan kalium yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Alasan lain sayuran hijau termasuk contoh makanan sehat karena adanya kandungan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Pilihan sayuran hijau pun cukup beragam, mulai dari brokoli, sawi, bayam, selada, kangkung, dan lainnya. Sayuran hijau bisa diolah dengan berbagai macam cara, bisa direbus, dikukus, atau ditumis. Hindari mengolah sayuran terlalu lama karena akan mengurangi nutrisi alami di dalamnya. 

  2. Buah-buahan

    Selain sayuran hijau, buah-buahan juga termasuk contoh makanan sehat yang penting dikonsumsi oleh anak-anak karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Nutrisi yang paling banyak ditemukan dalam buah-buahan adalah serat dan vitamin. Ada beberapa buah yang populer karena kaya akan nutrisi, di antaranya jeruk, pisang, alpukat, apel, mangga, kiwi, stroberi, blueberry, dan buah beri lainnya. 

  3. Susu

    Susu termasuk contoh makanan sehat yang aman dikonsumsi anak-anak. Seperti yang Ibu ketahui, sejak si Kecil lahir dan dalam masa pertumbuhan, susu menjadi tambahan nutrisi untuk mencukupi kebutuhan gizi hariannya. Untuk bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan, dianjurkan hanya mengonsumsi ASI eksklusif. Pemberian ASI sebagai contoh makanan sehat dapat Ibu lanjutkan hingga si Kecil berusia 2 tahun. Sebenarnya untuk anak yang berusia 1 tahun ke atas sudah bisa diberikan susu pertumbuhan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Susu pertumbuhan ini termasuk contoh makanan sehat yang kaya manfaat. Pastikan Ibu memilih susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang lengkap dan aman dikonsumsi anak-anak. Sebaiknya pilihlah susu pertumbuhan yang mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) dan nutrisi penting lainnya. Sebab, tubuh tidak bisa memproduksi 9 asam amino esensial (9AAE) sendiri, sehingga membutuhkan asupan dari sumber protein berkualitas seperti susu. 

    Artikel Sejenis

  4. Telur

    Telur juga termasuk contoh makanan sehat yang mengandung beragam nutrisi, seperti protein, lemak, vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang baik untuk perkembangan otak. Telur sudah menjadi contoh makanan sehat yang dibutuhkan sehari-hari. Selain mudah ditemukan dan terjangkau, telur bisa diolah menjadi beragam olahan yang lezat. Bahkan, banyak pula anak-anak yang menyukai telur karena rasanya yang gurih dan lezat. 

    Baca juga: Manfaat Asam Amino Esensial (9AAE) Untuk Pertumbuhan Anak

  5. Ikan

    Ibu pasti tahu bahwa semua jenis ikan termasuk contoh makanan sehat yang aman dikonsumsi si Kecil. Ikan seringkali menjadi olahan yang lezat untuk dimasukkan ke dalam menu makanan sehat, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Ikan juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat menyehatkan jantung dan membantu perkembangan otak si Kecil. Ada banyak jenis ikan yang bisa Ibu olah, seperti salmon, tuna, makarel, sarden, nila, dan lainnya.

  6. Daging merah

    Contoh makanan sehat selanjutnya adalah daging merah, salah satunya daging sapi. Ibu dapat mengolah daging merah tanpa lemak untuk dikonsumsi oleh si Kecil. Selain protein, daging merah juga merupakan sumber zat besi, vitamin B12, dan nutrisi penting lainnya yang bermanfaat untuk tubuh. Namun, Ibu juga perlu memberikan daging merah sesuai batas normal dan kebutuhan nutrisi harian si Kecil ya, karena mengonsumsi daging secara berlebihan pun tidak baik untuk kesehatan. 

  7. Daging putih

    Siapa yang tidak suka daging ayam? Sepertinya, kebanyakan orang pasti menyukai daging ayam karena memiliki rasa yang gurih dan tekstur berserat yang cukup lembut. Daging ayam termasuk ke dalam daging putih yang mudah diolah menjadi hidangan lezat kesukaan si Kecil. Contoh makanan sehat satu ini mengandung beragam nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Pilihlah bagian dada ayam karena kandungan proteinnya yang tinggi dan rendah lemak dibandingkan bagian lain. 

  8. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan juga termasuk contoh makanan sehat yang bisa jadi pilihan Ibu lho. Mengonsumsi kacang-kacangan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein yang diperlukan untuk membangun otot dan tulang. Selain itu, contoh makanan sehat ini pun mengandung nutrisi lain yang membantu menyehatkan tubuh. Ada banyak jenis kacang yang bisa Ibu berikan kepada si Kecil, seperti kacang almond, kacang mete, kacang kedelai, kacang hijau, kacang polong, dan masih banyak lagi jenis lainnya.

Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Anak

Seperti yang telah disebutkan, dari contoh makanan sehat di atas, ada salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh si Kecil, yaitu 9 asam amino esensial (9AAE). 9 asam amino esensial (9AAE) merupakan bentuk sederhana dari protein yang dapat diserap oleh tubuh untuk tumbuh kembang anak. Asupan 9 asam amino esensial (9AAE) bisa dimaksimalkan dengan mengonsumsi sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. Di antara protein hewani dan protein nabati, sumber protein mana yang paling penting? Jawabannya adalah protein hewani. Sebab, protein hewani mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) secara lengkap. Sedangkan, protein nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh. Sementara, kebutuhan 9AAE harus dipenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar tumbuh kembang anak lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. 

Bagaimana jika kekurangan satu jenis 9AAE? Maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil. Penelitian dari J.Nutr yang dipublikasikan dalam National Center for Biotechnology Information telah membuktikan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen. Selain itu, penelitian dalam jurnal EBioMedicine yang dipublikasi oleh The Lancet juga menyebutkan kekurangan 9 asam amino esensial (9AAE) dalam tubuh berkaitan erat dengan munculnya masalah stunting pada anak. Oleh karena itu, si Kecil perlu mengonsumsi 9AAE secara lengkap agar tumbuh kembangnya lebih optimal.

Kandungan 9 asam amino esensial (9AAE) ini bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ yang diperkaya juga dengan 9 nutrisi lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3, serta vitamin dan mineral lain untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi. Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ hadir dengan tiga varian rasa, vanilla, madu, dan cokelat yang pasti disukai anak-anak.